Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Petaka Kartu Merah, Gresik United Takluk 1-2 dari Perseden Denpasar

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯

DIHALANG: Pemain Gresik United berupaya melewati hadangan pemain Perseden Denpasar dalam laga lanjutan di Lapangan Thor, Surabaya.
DIHALANG: Pemain Gresik United berupaya melewati hadangan pemain Perseden Denpasar dalam laga lanjutan di Lapangan Thor, Surabaya.


Advertisement

RADAR GRESIK – Tren positif Gresik United (GU) terpaksa terhenti. Bermain di Lapangan Thor, Surabaya, Laskar Joko Samudro kembali harus mengakui keunggulan Perseden Denpasar dengan skor tipis 1-2.

Hasil ini menjadi kekalahan kedua GU atas tim asal Bali tersebut setelah sebelumnya juga takluk di putaran pertama.

Pertandingan berjalan sengit sejak peluit pertama dibunyikan. Gresik United harus tertinggal lebih dahulu pada menit ke-57 melalui skema set piece bola mati.

Pemain belakang Perseden, Agung Pras, berhasil memanfaatkan peluang tersebut menjadi gol yang mengubah kedudukan menjadi 0-1.

Gresik United sebenarnya sempat memberikan asa. Hanya berselang tiga menit dari gol lawan, tepatnya menit ke-60, Wahyu Agung berhasil menyamakan kedudukan.

Advertisement

Penyerang sayap asal Mojokerto ini melakukan aksi individu menyisir sisi kiri pertahanan lawan sebelum melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti yang gagal dihalau kiper Perseden. Skor berubah 1-1.

Namun, petaka datang pada menit ke-77. Bek Gresik United, Arya Pratama, dianggap melakukan pelanggaran sengaja dengan menghalau bola menggunakan tangan di mulut gawang guna mencegah gol.

Wasit langsung memberikan kartu merah serta hadiah penalti bagi Perseden. Made Antha yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna, membawa Perseden unggul 1-2 hingga laga usai.

Pelatih Gresik United, Andik Ardiansyah, mengakui bahwa pertandingan malam itu berlangsung sangat berat. Meski kecewa dengan hasil akhirnya, ia tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang sempat bangkit mengejar ketertinggalan.

“Secara permainan anak-anak sudah bekerja keras. Kita sempat mengantisipasi kombinasi lawan, namun mereka bisa memanfaatkan situasi bola mati. Kami segera fokus untuk pertandingan berikutnya,” ujar Andik.

Senada dengan pelatih, pemain Gresik United, Fabio, menegaskan bahwa tim tidak akan saling menyalahkan atas hasil ini.

"Kami menatap pertandingan selanjutnya untuk meraih poin penuh," tegasnya.

Kekalahan ini membuat posisi Gresik United kian krusial. Selanjutnya, GU dijadwalkan menghadapi Persekabpas pada putaran ketiga, Kamis (8/1), di Lapangan Pasiran, Surabaya.

Laga ini menjadi harga mati bagi Laskar Joko Samudro yang wajib menyapu bersih kemenangan jika ingin menjaga peluang lolos ke babak delapan besar menuju kasta Liga 2. (jar/han)

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Perkuat Ekonomi Rakyat, Ning Lia Dorong Sinergi Pemerintah dan Lembaga Keuangan Dampingi UMKM Jatim

Perkuat Ekonomi Rakyat, Ning Lia Dorong Sinergi Pemerintah dan Lembaga Keuangan Dampingi UMKM Jatim

RADAR GRESIK  – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Hj. Lia Istifhama, terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan, khususnya bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Beri Ruang Pesepakbola Putri Lokal! Gresik Generasi Tampil di Liga U-15 Regional Surabaya

Beri Ruang Pesepakbola Putri Lokal! Gresik Generasi Tampil di Liga U-15 Regional Surabaya

RADAR GRESIK – Perkembaangan dan geliat sepak bola putri di Kabupaten Gresik terus menunjukkan tren positif. Terbaru, Tim Sepak Bola Putri Gresik Generasi menyatakan kesiapannya untuk berlaga pada ajang bergengsi Liga

Tak Bisa Dihubungi Sejak Akhir Pekan, Pria Asal Surabaya Ditemukan Meninggal Dalam Kamar Kos

Tak Bisa Dihubungi Sejak Akhir Pekan, Pria Asal Surabaya Ditemukan Meninggal Dalam Kamar Kos

RADAR GRESIK – Seorang pria bernama Setio Poedjianto (54) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos milik Inawasih di Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Selasa (13/10) sore. Jasad korban pertama kali

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer