Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SPAM Umbulan Pasok 150 liter per Detik ke Freeport Gresik

M
Penulis: Mus Purmadani❯
On The Track : Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas (kanan) menyampaikan progres kepada Menteri ESDM Arifin Tasrif beberapa waktu yang lalu.
On The Track : Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas (kanan) menyampaikan progres kepada Menteri ESDM Arifin Tasrif beberapa waktu yang lalu.

 


Advertisement

RADAR GRESIK-Kehadiran Freeport di Gresik meningkatkan perekonomian di Jawa Timur, bahkan mampu menyerap tenaga kerja baru.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono optimistis pembangunan pabrik pengolahan hasil tambang (smelter) milik raksasa pertambangan asal Amerika Serikat tersebut mampu mendongkrak perekonomian Jatim.

"Dari sisi lapangan pekerjaan, tenaga kerja pembangunan smelter secara kumulatif telah menyerap sekitar 30 ribu orang," katanya di Gedung Negara Grahadi, Jumat (23/2).

Advertisement

Komposisi tenaga kerja pembangunan smelter yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik secara keseluruhan adalah 99 persen pekerja dari Indonesia. Sekitar 60 persen di antaranya merupakan pekerja dari wilayah Jatim.

Pabrik smelter tersebut merupakan yang kedua yang dibangun PT Freeport Indonesia setelah yang pertama dibangun pada 1996 dan dikelola oleh PT Smelting.

Dalam pembangunan pabrik smelter yang kedua tersebut, PT Freeport Indonesia telah menanamkan investasi hingga USD 3,1 miliar Serikat atau setara Rp 48 triliun per akhir Desember 2023.

Advertisement

Pembangunannya ditargetkan rampung pada pertengahan 2024 yang diharapkan sudah mulai beroperasi sebelum akhir tahun.

Pabrik smelter tembaga dengan Design Single Line terbesar di dunia ini nantinya mampu memurnikan konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi 1,7 juta ton. 

Adhy menandaskan, kebutuhan air untuk pabrik smelter akan dipasok oleh Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gresik sebanyak 150 liter per detik.

Adhy optimistis perputaran ekonomi dari sektor UMKM akan semakin besar ketika ketika pabrik smelter mulai beroperasi.

"Karena UMKM itu persaingan bisnis sehingga kita harapkan UMKM harus menyambutnya dengan penuh persiapan. Saya berharap peluang-peluang UMKM dapat diisi oleh masyarakat lokal," tuturnya. (han)

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Dukung Pemulihan Masyarakat Terdampak Gempa NTT, Freeport Indonesia Salurkan Bantuan Rp2,5 Miliar

Dukung Pemulihan Masyarakat Terdampak Gempa NTT, Freeport Indonesia Salurkan Bantuan Rp2,5 Miliar

Rangkaian respons tersebut mencerminkan pendekatan perusahaan dalam mengintegrasikan kapasitas sumber daya, keterlibatan karyawan, dan kemitraan dengan berbagai lembaga dalam penanganan situasi kebencanaan. Melalui kolab

Gandeng Pemkab Gresik dan Pelaku Industri, PPLI-DESI Unjuk Gigi Kelola Limbah Ramah Lingkungan

Gandeng Pemkab Gresik dan Pelaku Industri, PPLI-DESI Unjuk Gigi Kelola Limbah Ramah Lingkungan

RADAR GRESIK – PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) bersama PT Dowa Eco-System Indonesia (DESI) menunjukkan komitmennya dalam mendukung industri hijau melalui partisipasi pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidu

Atasi Krisis Planet, DLH Gresik dan PT Freeport Indonesia Tanam 50.000 Bibit Mangrove di Manyar

Atasi Krisis Planet, DLH Gresik dan PT Freeport Indonesia Tanam 50.000 Bibit Mangrove di Manyar

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik berkolaborasi dengan PT Freeport Indonesia (PTFI) menggelar aksi nyata pelestarian ekosistem pesisir dengan menanam 50.000 bibit mangrove. Aksi penghijauan ini dipusatkan di

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer