Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Modus Uang Tutup Mulut, Polres Gresik Tangkap Kakek yang Hamilin Anak SMA

Y
Penulis: Yudhi Dwi Anggoro❯
DIGELANDANG: Penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Gresik saat menggelandang tersangka SMI untuk ditahan di Mapolres Gresik.
DIGELANDANG: Penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Gresik saat menggelandang tersangka SMI untuk ditahan di Mapolres Gresik.

RADAR GRESIK – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik berhasil mengungkap fakta baru dalam kasus pencabulan dan persetubuhan anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Sidayu, Gresik.


Advertisement

Pelaku, yang berinisial SMI (59), ternyata telah melakukan aksi bejatnya terhadap korban, AMI (16), sebanyak dua kali dalam kurun waktu September dan Oktober.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik, Ipda Hendri Hadiwoso, mengungkapkan bahwa modus operandi pelaku dilakukan saat korban mendatangi toko kelontong milik tersangka.

"Tersangka melancarkan aksinya saat korban membeli sesuatu di toko kelontong miliknya. Di situ, korban dibawa masuk ke kamar dan peristiwa persetubuhan terjadi. Tersangka melakukannya dua kali dengan modus yang sama dan di lokasi yang sama,"ujar Ipda Hendri, Senin (8/12).

Advertisement

Setelah melancarkan aksinya, Ipda Hendri menambahkan, tersangka selalu memberikan uang sebesar Rp 100 ribu kepada korban, dengan harapan korban tidak menceritakan perbuatan tersebut kepada siapapun.

Sayangnya, aksi tersebut mengakibatkan korban yang masih duduk di bangku SMA kini tengah hamil dengan usia kandungan 8 minggu.

Kasus ini terungkap setelah ibu korban memergoki adanya alat tes kehamilan (test pack) di kamar korban yang menunjukkan hasil positif.

Advertisement

Ibu korban kemudian menginterogasi korban hingga korban mengaku telah disetubuhi oleh pelaku. Tak terima atas perlakuan tersebut, ibu korban segera melapor ke Polres Gresik.

Polisi langsung bergerak cepat. "Lalu kami amankan tersangka pada Jumat (5/12) saat tersangka usai salat di musala," jelas Ipda Hendri.

Dihadapan penyidik, pelaku SMI mengakui seluruh perbuatannya. Bahkan, terungkap pula bahwa pelaku pernah mencabuli korban saat korban masih duduk di bangku SD dan SMP.

"Motif pelaku memang nafsu terhadap korban dan pelaku sudah kami tetapkan tersangka," pungkasnya.

Atas perbuatannya, tersangka SMI terancam jeratan Pasal 81 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Pelaku terancam hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar. (yud/han)

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Aksi Sigap Anggota Satlantas Polres Gresik Selamatkan Ibu dan Bayi yang Melahirkan Darurat di Dalam Mobil

Aksi Sigap Anggota Satlantas Polres Gresik Selamatkan Ibu dan Bayi yang Melahirkan Darurat di Dalam Mobil

RADAR GRESIK – Aksi kemanusiaan ditunjukkan oleh personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik. Petugas dengan sigap melakukan pengawalan darurat terhadap sebuah mobil yang membawa ibu hamil dalam kondisi kritis

Edukasi Tertib Lalu Lintas Lewat Program KOPLING, Satlantas Polres Gresik Ajak Pengendara Ngopi

Edukasi Tertib Lalu Lintas Lewat Program KOPLING, Satlantas Polres Gresik Ajak Pengendara Ngopi

GRESIK – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik punya cara kreatif nan simpatik untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas. Lewat inovasi program KOPLING (Kopi Keliling), aparat

Satresnarkoba Polres Gresik Bekuk Residivis Kurir Narkotika di Bengkel Motor

Satresnarkoba Polres Gresik Bekuk Residivis Kurir Narkotika di Bengkel Motor

RADAR GRESIK – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gresik kembali mengukir prestasi dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Petugas berhasil membongkar jaringan peredaran sabu lintas kecamatan dengan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer