alexametrics
28 C
Gresik
Tuesday, 5 July 2022

Antisipasi DBD, Puskesmas Cerme Fogging Rutan Banjarsari

GRESIK – Untuk mengantisipasi penyakit demam berdarah dengue (DBD), fogging  atau pengasapan dilakukan dalam lingkungan Rutan Kelas IIB Gresik.  Kepala Rutan Kelas IIB Gresik Aris Sakuriyadi mengatakan, dalam kegiatan itu pihaknya bekerja sama dengan Puskesmas Cerme.

Pengasapan mulai di kamar hunian, ruang perkantoran hingga saluran air yang menjadi habitat berkembang biaknya nyamuk aedes agepypti  dan anopheles).

Ditambahkan Aris Sakuriyadi mengimbau warga binaan, agar pada saat proses pengasapan untuk menutup makanan dan minuman serta tidak berada di dalam kamar hunian, menunggu di area titik kumpul saja.

Baca juga : Over Capacity, 10 Warga Rutan Banjarsari Dipindah ke Lapas Surabaya

“Usahakan bagi seluruh warga binaan dan seluruh pegawainya untuk menutup makanan dan minuman, karena asap dari fogging ini mengandung disenfektan,” imbaunya.

Lebih lanjut Aris menambahkan penyakit DBD ini harus menjadi perhatian mengingat penyakit ini tingkat resiko kematiannya cukup tinggi. “Lebih baik mencegah daripada mengobati,” pungkasnya. (yud/han)

GRESIK – Untuk mengantisipasi penyakit demam berdarah dengue (DBD), fogging  atau pengasapan dilakukan dalam lingkungan Rutan Kelas IIB Gresik.  Kepala Rutan Kelas IIB Gresik Aris Sakuriyadi mengatakan, dalam kegiatan itu pihaknya bekerja sama dengan Puskesmas Cerme.

Pengasapan mulai di kamar hunian, ruang perkantoran hingga saluran air yang menjadi habitat berkembang biaknya nyamuk aedes agepypti  dan anopheles).

Ditambahkan Aris Sakuriyadi mengimbau warga binaan, agar pada saat proses pengasapan untuk menutup makanan dan minuman serta tidak berada di dalam kamar hunian, menunggu di area titik kumpul saja.

-

Baca juga : Over Capacity, 10 Warga Rutan Banjarsari Dipindah ke Lapas Surabaya

“Usahakan bagi seluruh warga binaan dan seluruh pegawainya untuk menutup makanan dan minuman, karena asap dari fogging ini mengandung disenfektan,” imbaunya.

Lebih lanjut Aris menambahkan penyakit DBD ini harus menjadi perhatian mengingat penyakit ini tingkat resiko kematiannya cukup tinggi. “Lebih baik mencegah daripada mengobati,” pungkasnya. (yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/