alexametrics
28 C
Gresik
Wednesday, 18 May 2022

Vaksin Booster di Puskesmas Diserbu Warga

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik sejak mulai 12 Januari lalu memulai kegiatan vaksinasi dosis ketiga atau booster. Hingga mendekati sepekan rupanya vaksin booster cukup diminati masyarakat. Terutama para kaum lansia.  Seperti yang terlihat Senin, (17/1), sejumlah puskesmas memdati masyarakat vaksin booster itu. Seperti di Puskesmas Industri, misalnya. Masyarakat yang datang untuk vaksin booster itu harus rela antre di halaman puskesmas untuk menunggu diskrining oleh petugas.

Kepala Puskesmas Industri Widyaningsih mengaku, di hari Senin kemarin tercatat ada 57 masyarakat yang vaksin booster. Mayoritas dari lansia dengan jumlah 45 orang. “Sisanya usia produktif,” ujarnya.

Menurutnya, jika dibandingkan hari pertama vaksin booster lalu jumlahnya mengalami kenaikan. Rabu lalu (12/1), hanya ada 27 masyarakat yang vaksin booster. Kemudian naik menjadi 52 masyarakat.  Sama halnya di Puskesmas Industri, masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Alun-alun pun demikian. “Hari ini (kemarin,red) totalnya 57 orang. Ini cukup bagus karena masyarakat ingin adanya booster itu. Tapi rata-rata baru lansia,” kata dokter yang ikut jadi vaksinator itu.

Kepala Puskesmas Alun-Alun Ahmad Taufik mengaku, sejak pagi masyarakat yang akan booster itu sudah memadati puskesmas. Jumlahnya memang banyak.  “Banyak sekali yang vaksin,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Gresik Mukhibatul Khusna mengakui apabila sejak dimulai Rabu lalu vaksin booster ini banyak diminati. Namun pihaknya masih terkendala rekapitulasi data pada sistem. Sehingga hingga sore kemarin, booster yang sudah disuntikan itu belum bisa terlihat disistem. “Sudah kami input sebetulnya, hanya saja masih pending. Sehingga belum bisa dilihat,” kata Khusna.

Pihaknya berharap agar masyarakat langsung mendatangi fasilitas kesehatan (faskes) terdekat terutama puskesmas. Untuk vaksin booster tinggal membawa KTP dan sertifikat vaksin.  “Gratis, semua bisa ke faskes. Kebetulan ini kami masih menunggu stok tambahan vaksinnya yang sedang kami ajukan ke provinsi,” kata dokter mantan Kepala Puskesmas Gending itu.

Kadinkes menyampaikan, apabila capaian vaksinasi di Gresik cukup bagus. Jika ditotal, tercatat sudah ada 904.916 masyarakat divaksin dosis 1 atau 89,45 .

“Untuk anak-anak juga meningkat sudah 65 persen. Dengan itu, booster ini juga akan bagus capaiannya,” pungkasnya. (fir/han)

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik sejak mulai 12 Januari lalu memulai kegiatan vaksinasi dosis ketiga atau booster. Hingga mendekati sepekan rupanya vaksin booster cukup diminati masyarakat. Terutama para kaum lansia.  Seperti yang terlihat Senin, (17/1), sejumlah puskesmas memdati masyarakat vaksin booster itu. Seperti di Puskesmas Industri, misalnya. Masyarakat yang datang untuk vaksin booster itu harus rela antre di halaman puskesmas untuk menunggu diskrining oleh petugas.

Kepala Puskesmas Industri Widyaningsih mengaku, di hari Senin kemarin tercatat ada 57 masyarakat yang vaksin booster. Mayoritas dari lansia dengan jumlah 45 orang. “Sisanya usia produktif,” ujarnya.

Menurutnya, jika dibandingkan hari pertama vaksin booster lalu jumlahnya mengalami kenaikan. Rabu lalu (12/1), hanya ada 27 masyarakat yang vaksin booster. Kemudian naik menjadi 52 masyarakat.  Sama halnya di Puskesmas Industri, masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Alun-alun pun demikian. “Hari ini (kemarin,red) totalnya 57 orang. Ini cukup bagus karena masyarakat ingin adanya booster itu. Tapi rata-rata baru lansia,” kata dokter yang ikut jadi vaksinator itu.

-

Kepala Puskesmas Alun-Alun Ahmad Taufik mengaku, sejak pagi masyarakat yang akan booster itu sudah memadati puskesmas. Jumlahnya memang banyak.  “Banyak sekali yang vaksin,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Gresik Mukhibatul Khusna mengakui apabila sejak dimulai Rabu lalu vaksin booster ini banyak diminati. Namun pihaknya masih terkendala rekapitulasi data pada sistem. Sehingga hingga sore kemarin, booster yang sudah disuntikan itu belum bisa terlihat disistem. “Sudah kami input sebetulnya, hanya saja masih pending. Sehingga belum bisa dilihat,” kata Khusna.

Pihaknya berharap agar masyarakat langsung mendatangi fasilitas kesehatan (faskes) terdekat terutama puskesmas. Untuk vaksin booster tinggal membawa KTP dan sertifikat vaksin.  “Gratis, semua bisa ke faskes. Kebetulan ini kami masih menunggu stok tambahan vaksinnya yang sedang kami ajukan ke provinsi,” kata dokter mantan Kepala Puskesmas Gending itu.

Kadinkes menyampaikan, apabila capaian vaksinasi di Gresik cukup bagus. Jika ditotal, tercatat sudah ada 904.916 masyarakat divaksin dosis 1 atau 89,45 .

“Untuk anak-anak juga meningkat sudah 65 persen. Dengan itu, booster ini juga akan bagus capaiannya,” pungkasnya. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/