alexametrics
29 C
Gresik
Thursday, 19 May 2022

Hanya Satu Orang Terkena DBD, Dinkes Bakal Fogging Seluruh Kampung

GRESIK – Penderita demam berdarah (DB) di Gresik makin banyak. Menanggapi hal itu, beberapa puskesmas langsung melakukan fogging di wilayahnya.

Salah satu warga Sidomukti Kecamatan Kebomas, Abdul Jabar mengatakan, jika ada satu warga yang terkena DB, pihaknya langsung meminta bantuan Puskesmas Kebomas untuk melakukan fogging ke tiap – tiap rumah warga. “Aturannya seperti itu, satu terkena, semua harus difogging,” kata Jabar kepada Radar Gresik, Kamis (16/2).

Baca juga : Pasien Semakin Banyak, Maret Diprediksi Puncak DBD

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan(Dinkes) Gresik, dr. Mukhibatul Khusnah mengatakan, untuk operasional fogging diserahkan ke desa atau kelurahan, karena anggaran dari puskesmas tidak mencukupi. Maka dari itu, bakal dialokasikan dari anggaran Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di puskesmas. Biasanya, alat penyemprotan dari warga, kemudian obat dan petugas berasal dari puskesma. “Musim hujan yang tidak pasti ini, kami berharap warga selalu melakukan hidup bersih supaya tidak ada genangan air di sekitar rumah,” kata Khusna. (jar/han)

GRESIK – Penderita demam berdarah (DB) di Gresik makin banyak. Menanggapi hal itu, beberapa puskesmas langsung melakukan fogging di wilayahnya.

Salah satu warga Sidomukti Kecamatan Kebomas, Abdul Jabar mengatakan, jika ada satu warga yang terkena DB, pihaknya langsung meminta bantuan Puskesmas Kebomas untuk melakukan fogging ke tiap – tiap rumah warga. “Aturannya seperti itu, satu terkena, semua harus difogging,” kata Jabar kepada Radar Gresik, Kamis (16/2).

Baca juga : Pasien Semakin Banyak, Maret Diprediksi Puncak DBD

-

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan(Dinkes) Gresik, dr. Mukhibatul Khusnah mengatakan, untuk operasional fogging diserahkan ke desa atau kelurahan, karena anggaran dari puskesmas tidak mencukupi. Maka dari itu, bakal dialokasikan dari anggaran Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di puskesmas. Biasanya, alat penyemprotan dari warga, kemudian obat dan petugas berasal dari puskesma. “Musim hujan yang tidak pasti ini, kami berharap warga selalu melakukan hidup bersih supaya tidak ada genangan air di sekitar rumah,” kata Khusna. (jar/han)

Most Read

Berita Terbaru

/