Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tradisi Kirim Doa Jelang Ramadan, Peziarah Padati Makam Tlogopojok

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯
TRADISI: Suasana khidmat para peziarah saat membacakan doa di pemakaman Tlogopojok, Gresik.
TRADISI: Suasana khidmat para peziarah saat membacakan doa di pemakaman Tlogopojok, Gresik.

RADAR GRESIK – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, suasana di tempat pemakaman umum (TPU) Tlogopojok, Kecamatan Gresik, mulai dipadati peziarah.


Advertisement

Tradisi turun-temurun mengunjungi makam keluarga dan sanak famili untuk mengirim doa menjadi pemandangan rutin warga Jawa, termasuk di Kabupaten Gresik.

Sejak beberapa hari terakhir, warga berbondong-bondong datang bersama keluarga. Pantauan di lapangan menunjukkan deretan kendaraan peziarah terparkir rapi di sepanjang Jalan Raya Gubernur Suryo, menandakan tingginya animo masyarakat menyambut bulan penuh berkah.

Sambil membawa alas duduk dan buku Yasin, para peziarah tampak khidmat membacakan ayat-ayat suci Al-Qur'an di samping pusara keluarga mereka. Salah satu peziarah, Imron, mengaku rutin datang setiap tahun bersama keluarga besarnya.

Advertisement

"Ini sudah menjadi tradisi keluarga menjelang Ramadan. Kami datang ke sini untuk mengirim doa di makam mertua, supaya ibadah puasa nanti bisa dijalani dengan lebih tenang," ungkap Imron saat ditemui di lokasi, Selasa (17/2).

Senada, Rani, warga Randuagung yang datang bersama suaminya, menyebut ziarah ini sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua yang telah berpulang.

"Tradisi setahun sekali, mengirim doa di makam sebelum puasa. Nanti sebelum Lebaran biasanya kami datang lagi," ujarnya.

Advertisement

Ramainya peziarah turut membawa berkah tersendiri bagi para pelaku UMKM. Mulai dari pintu masuk hingga area pemakaman, para pedagang makanan ringan, minuman, hingga bunga tabur tampak menjajakan dagangannya.

Tak hanya pedagang, sejumlah anak-anak dan warga setempat juga "kecipratan" rezeki dengan membuka jasa tukang bersih makam dadakan.

Dengan bermodalkan sabit dan sapu lidi, mereka membantu peziarah merapikan rumput liar di atas makam dengan imbalan seikhlasnya.

Animo warga yang datang diprediksi mencapai puncaknya pada hari Selasa (17/2), mengingat bertepatan dengan tanggal merah atau hari libur nasional keagamaan. Ribuan peziarah diperkirakan akan memadati TPU Tlogopojok hingga sore hari.

Tradisi ziarah kubur ini tidak hanya menjadi simbol ketaatan spiritual, tetapi juga mempererat ikatan kekeluargaan serta menggerakkan roda ekonomi kecil di sekitar area pemakaman. (jar/han) 

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Guru Asal Panceng Meninggal Dunia Usai Tabrak Belakang Tronton Parkir di Tlogopojok Gresik

Guru Asal Panceng Meninggal Dunia Usai Tabrak Belakang Tronton Parkir di Tlogopojok Gresik

RADAR GRESIK – Kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa terjadi di Jalan Raya Kelurahan Tlogopojok, kawasan Jalan Gubernur Suryo, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Senin (2/11/2026) malam sekitar pukul 18.30 WIB.

Resahkan Warga, Damkar Gresik Evakuasi Ular Kobra di Atas Kasur Rumah Warga Tlogopojok

Resahkan Warga, Damkar Gresik Evakuasi Ular Kobra di Atas Kasur Rumah Warga Tlogopojok

RADAR GRESIK — Seekor ular kobra ditemukan masuk ke dalam rumah warga di Jalan Gubernur Suryo Gang 5D/30, RT 002 RW 002, Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan Gresik, Senin malam (31/8). Ular berbisa tersebut kedapatan berada

Kompak Berbuat Kriminal, Sepasang Kekasih di Tlogopojok Gresik Nekat Gasak Motor Warga

Kompak Berbuat Kriminal, Sepasang Kekasih di Tlogopojok Gresik Nekat Gasak Motor Warga

RADAR GRESIK – Sinergi negatif ditunjukkan oleh sepasang kekasih di Kabupaten Gresik. Akibat nekat melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor), sejoli ini harus berurusan dengan pihak berwajib setelah

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer