alexametrics
28 C
Gresik
Tuesday, 5 July 2022

Selama PPKM Mikro, Disparbud Tetap Buka Wisata Religi

GRESIK – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Gresik hanya memperbolehkan wisata religi Makam Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri yang tetap buka selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro. Hanya saja, penerapan protokol kesehatan (prokes) diperketat pengawasannya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Agustin Halomoan Sinaga mengatakan pihaknya mendukung upaya pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 dan mencegah penularan di sektor wisata.

“Tentu sektor wisata sangat tersampak. Sesuai dengan aturan kami intruksikan seluruh wisata tutup untuk sementara waktu. Sesuai edaran gubernur dan bupati,” ujaranya,  Kamis (25/2).

Sinaga menjelaskan PPKM Mikro merupakan upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Maka dari itu, masyarakat harus mendukung upaya ini.

“Kita mendukung karena keselamatan jiwa manusia atau masyarakat lebih penting untuk itu mari kita berdoa mas semoga pandemi cepat selesai dan berakhir dan tidak ada lagi korban lagi,” jelasnya.

Sinaga mengungkapkan selama pandemi Covid-19 pengunjung disejumlah tempat wisata di Kota Pudak turun drastis.  “Turun dratis bahkan sampai ke titik terendah ini fakta,” ungkapnya.

Terkait dua wisata religi di Gresik yakni Makam Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim masih buka namun tetap menerapkan protokol kesehatan ketat serta pembatasan berkunjung.

Dalam praktiknya, di dua wisata religi itu peziarah diberi waktu 15 menit dalam berziarah  harus cuci tangan, pakai masker, menjaga jarak dan harus benar- benar patuh protokol kesehatan.

“Baru di Bulan Januari dan Pebruari ini ada pengunjung karena mendekati bulan puasa, namun peziarah bergantian,” tambah Abdul Wahab, pegawai TU di Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim. (yud/rof)

GRESIK – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Gresik hanya memperbolehkan wisata religi Makam Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri yang tetap buka selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro. Hanya saja, penerapan protokol kesehatan (prokes) diperketat pengawasannya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Agustin Halomoan Sinaga mengatakan pihaknya mendukung upaya pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 dan mencegah penularan di sektor wisata.

“Tentu sektor wisata sangat tersampak. Sesuai dengan aturan kami intruksikan seluruh wisata tutup untuk sementara waktu. Sesuai edaran gubernur dan bupati,” ujaranya,  Kamis (25/2).

-

Sinaga menjelaskan PPKM Mikro merupakan upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Maka dari itu, masyarakat harus mendukung upaya ini.

“Kita mendukung karena keselamatan jiwa manusia atau masyarakat lebih penting untuk itu mari kita berdoa mas semoga pandemi cepat selesai dan berakhir dan tidak ada lagi korban lagi,” jelasnya.

Sinaga mengungkapkan selama pandemi Covid-19 pengunjung disejumlah tempat wisata di Kota Pudak turun drastis.  “Turun dratis bahkan sampai ke titik terendah ini fakta,” ungkapnya.

Terkait dua wisata religi di Gresik yakni Makam Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim masih buka namun tetap menerapkan protokol kesehatan ketat serta pembatasan berkunjung.

Dalam praktiknya, di dua wisata religi itu peziarah diberi waktu 15 menit dalam berziarah  harus cuci tangan, pakai masker, menjaga jarak dan harus benar- benar patuh protokol kesehatan.

“Baru di Bulan Januari dan Pebruari ini ada pengunjung karena mendekati bulan puasa, namun peziarah bergantian,” tambah Abdul Wahab, pegawai TU di Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim. (yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/