Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pudak Cap Kuda di Pesisir Pelabuhan, Kuliner Legendaris Gresik Bertahan Sejak 1950

H
Penulis: Hany Akasah❯
PUDAK CAP KUDA: KULINER LEGENDARIS GRESIK SEJAK 1950
PUDAK CAP KUDA: KULINER LEGENDARIS GRESIK SEJAK 1950

RADAR GRESIK - Salah satu kuliner legendaris yang menjadi ikon Kota Gresik, Pudak Cap Kuda, terus bertahan dan mempertahankan kualitasnya sejak berdiri pada tahun 1950.


Advertisement

Kini dikelola oleh generasi ketiga dari keluarga Nyonya Tjoe, pudak ini dikenal sebagai pelopor pudak pertama di Indonesia.

Berlokasi di Jalan Aipda Karel Sasuit Tubun No. 21, Pulopancikan, Kecamatan Gresik, Pudak Cap Kuda tidak memiliki cabang di mana pun. Lokasi ini menjadi satu-satunya tempat untuk mendapatkan pudak otentik dan bersejarah.

Menurut generasi ketiga yang mengelola usaha ini, pudak menjadi makanan khas Gresik karena di tengah statusnya sebagai kota industri, Gresik tidak memiliki makanan khas.

Advertisement

Ciri khas utama Pudak Cap Kuda adalah kemasannya yang unik, terbuat dari daun pohon pinang yang didatangkan langsung dari Jember dan dijahit agar adonan tidak keluar.

Selain pudak, mereka juga memproduksi Jenang Jubung, yang keduanya dibuat secara rumahan dan tanpa bahan pengawet. Untuk menjaga kualitas rasa, mereka bahkan menggiling sendiri tepung beras sebagai bahan utama.

Pudak dijual seharga Rp50.000 per ikat (10 biji) dan jenang jubung seharga Rp35.000 per besek. Pudak ini hanya mampu bertahan hingga 3 hari.

Advertisement

Meskipun sudah melegenda, Pudak Cap Kuda juga menghadapi kendala. Pemiliknya mengungkapkan bahwa pengiriman bahan baku, seperti kemasan dari daun pinang, sempat terhambat karena adanya demonstrasi. Hal ini mengakibatkan stok menipis dan hanya tersisa untuk pesanan yang sudah ada.

Pudak Cap Kuda buka setiap hari dari jam 7 pagi hingga 8 malam, dengan proses memasak yang disesuaikan dengan waktu pengambilan pesanan.

Dengan sejarah panjang dan kualitas yang terjaga, Pudak Cap Kuda menjadi contoh nyata bagaimana kuliner warisan dapat terus bertahan dan diterima oleh generasi saat ini dan masa depan. (sof/han) 

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Sajikan Kuliner Kekinian, Hotel Horison GKB Gresik Tawarkan Promo Ayam Bawang Putih

Sajikan Kuliner Kekinian, Hotel Horison GKB Gresik Tawarkan Promo Ayam Bawang Putih

RADAR GRESIK – Menjawab tren kuliner kekinian yang tengah digandrungi masyarakat, Hotel Horison GKB Gresik meluncurkan penawaran promo kuliner spesial untuk periode Oktober hingga November 2026. Hotel berbintang

Semarak Hari Santri 2026, KHAS Gresik Hotel Hadirkan Promo Kuliner Lezat Mulai Lima Ribu Rupiah

Semarak Hari Santri 2026, KHAS Gresik Hotel Hadirkan Promo Kuliner Lezat Mulai Lima Ribu Rupiah

KHAS Gresik Hotel meramaikan Semarak Hari Santri 2026 di WEP dengan menghadirkan promo kuliner mulai Rp 5 ribu. Kehadiran stan ini turut mendapat kunjungan dan apresiasi langsung dari Kepala Disparekrafbudpora Gresik.

Jaga Warisan, Gresik Siapkan Empat Budaya Lokal Menuju WBTbI 2027

Jaga Warisan, Gresik Siapkan Empat Budaya Lokal Menuju WBTbI 2027

RADAR GRESIK — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berupaya menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah. Salah satunya melalui inventarisasi, kajian, dokumentasi, serta pengusulan Warisan Budaya Takbenda Indone

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer