Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kontes Bandeng Kawak Gresik 2025, Ajang Apresiasi Petambak dan Pelestarian Budaya

Y
Penulis: Yudhi Dwi Anggoro❯
TRADISI: Gubernur Jawa Timur bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat kontes bandeng kawak tahun lalu.
TRADISI: Gubernur Jawa Timur bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat kontes bandeng kawak tahun lalu.

RADAR GRESIK - Kabupaten Gresik kembali menggelar Kontes Bandeng Kawak 2025, sebuah tradisi tahunan yang selalu dinanti menjelang Hari Raya Idul Fitri.  


Advertisement

Sebagai bagian dari warisan budaya lokal, Kontes Bandeng Kawak menjadi ajang bergengsi bagi para petambak untuk memamerkan hasil budidaya bandeng terbaik mereka. Bandeng yang dikonteskan dikenal sebagai bandeng kawak, yakni bandeng berukuran besar dengan kualitas unggulan.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan Kontes Bandeng Kawak bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap petambak yang telah berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan dan perekonomian daerah.

"Tradisi ini telah menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Gresik. Kami berharap kontes ini dapat semakin memotivasi para petambak untuk terus meningkatkan kualitas budidaya bandeng serta memperkuat daya saing sektor perikanan kita," ujar Bupati Yani.

Advertisement

Selain itu, Bupati Yani mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan meramaikan acara ini. “Saya mengundang seluruh masyarakat Gresik untuk datang dan menyaksikan kemeriahan Kontes Bandeng Kawak 2025. Mari bersama-sama melestarikan tradisi ini, mendukung para petambak lokal, serta menikmati berbagai hiburan yang telah disiapkan. Acara ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga kebersamaan dan kebanggaan akan budaya kita," ajaknya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menambahkan bahwa Kontes Bandeng Kawak juga memiliki dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Gresik.

"Selain menjadi kebanggaan masyarakat, acara ini juga mendukung geliat ekonomi lokal, mulai dari pelaku UMKM, pedagang pasar bandeng, hingga industri kuliner berbasis olahan bandeng. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan meramaikan acara ini," tuturnya.

Advertisement

Dalam kompetisi ini, bandeng dengan ukuran dan kualitas terbaik akan dinilai oleh tim juri profesional. Tiga peserta dengan bandeng terbaik akan mendapatkan penghargaan berupa trofi dan hadiah uang tunai hingga puluhan juta rupiah.

Selain kontes utama, acara ini juga akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan pendukung, termasuk arak-arakan bandeng dan live cooking bersama King Abdi (Finalis Masterchef Indonesia). Yang tak kalah menarik, panitia telah menyiapkan 3.000 porsi bandeng gratis bagi para pengunjung yang hadir di sepanjang Jalan Basuki Rahmat.

Kehadiran mereka menunjukkan betapa pentingnya tradisi ini bagi masyarakat Gresik, sekaligus upaya pelestarian budaya lokal dan atensi bagi pengembangan sektor perikanan daerah. (yud/han)

Advertisement

Artikel Terkait

Tembus Final KKI 2026 di Bengkalis, Tim Robot Bawah Air UMG Dilepas Wakil Bupati Gresik

Tembus Final KKI 2026 di Bengkalis, Tim Robot Bawah Air UMG Dilepas Wakil Bupati Gresik

RADAR GRESIK — Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, secara resmi melepas Tim Robotik Bawah Air "Siti Busyro" dari Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) untuk bertanding di babak final Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026. Ac

Pemerintah Daerah Kembali Membangkitkan Jaga Ketertiban Di Dalam Masyarakat Melalui ASLINMAS

Pemerintah Daerah Kembali Membangkitkan Jaga Ketertiban Di Dalam Masyarakat Melalui ASLINMAS

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali membangkitkan dan memperkuat barisan pengamanan swakarsa berbasis warga. Langkah ini ditegaskan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, saat memimpin Apel Akbar

Bupati Gresik Dukung Penuh Mantan Penggawa Liga Indonesia Era 90-an Pimpin Askab PSSI

Bupati Gresik Dukung Penuh Mantan Penggawa Liga Indonesia Era 90-an Pimpin Askab PSSI

RADAR GRESIK – Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, secara blak-blakan menyoroti kondisi kepengurusan Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Gresik yang dinilai belum optimal, terutama dalam menangani pembinaan sepak bola usia din

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer