Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tradisi Ramadan di Gresik Pemuda Desa Bolo Bangunkan Sahur dengan Alat Musik Drumband

R
Penulis: Riri Masfardian❯
TRADISI: Suasana sahur di Desa Bolo, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik terasa ramai dengan alat musik drumband.  
TRADISI: Suasana sahur di Desa Bolo, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik terasa ramai dengan alat musik drumband.  

 


Advertisement

RADAR GRESIK - Suasana sahur di Desa Bolo, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, tahun ini terasa lebih meriah dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Warga desa untuk pertama kalinya membangunkan sahur dengan menggunakan alat musik drumband. Tradisi baru ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat dan menjadi sorotan di tengah Ramadan.

 

Kelompok pemuda Desa Bolo berinisiatif untuk menghidupkan suasana Ramadan dengan cara yang unik. Menggunakan alat musik drumband, mereka berkeliling kampung pada dini hari untuk membangunkan warga agar bersantap sahur. Kegiatan ini bukan hanya untuk membangunkan sahur, tetapi juga mempererat kebersamaan serta menambah semaraknya bulan suci Ramadan di desa tersebut.

Advertisement

"Biasanya kami hanya membangunkan sahur dengan kentongan atau sound system. Tahun ini kami coba sesuatu yang berbeda, yaitu menggunakan drumband. Alhamdulillah, respons warga sangat positif dan banyak yang merasa lebih bersemangat menyambut sahur," ujar Lingga, salah satu pemuda desa yang terlibat.

Inovasi ini tidak hanya disambut baik oleh para pemuda, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari tokoh masyarakat dan perangkat desa. Sadad, salah satu warga Desa Bolo, menyampaikan apresiasinya terhadap kreativitas pemuda desa dalam menjaga semangat Ramadan.

"Ini merupakan inovasi yang luar biasa dari pemuda kami. Selain menjadi cara yang lebih atraktif dalam membangunkan sahur, ini juga mengajarkan disiplin dan kekompakan. Kami berharap tradisi ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang," ujar Sadad.

Advertisement

Dengan adanya drumband sahur ini, suasana Ramadan di Desa Bolo semakin terasa semarak. Masyarakat berharap tradisi baru ini bisa menjadi ciri khas desa dan diteruskan oleh generasi selanjutnya. Warga Desa Bolo merasakan suasana Ramadan yang lebih istimewa tahun ini, berkat kebersamaan dan kreativitas yang tercipta.

"Semoga drumband sahur ini menjadi tradisi yang langgeng, dan menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk memperkaya suasana Ramadan dengan kegiatan positif yang mempererat tali silaturahmi," kata salah satu warga lainnya.

Dengan semangat kebersamaan, Ramadan tahun ini terasa lebih istimewa bagi warga Desa Bolo, dan kegiatan ini diharapkan dapat terus berkembang sebagai bagian dari kebudayaan dan tradisi Ramadan di masa depan. (say/han)

 

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Meracik Kepedulian dari Tungku Pemberdayaan: Pemkab Gresik Uji Program PIRINGKU Jaga Gizi Lanssia

Meracik Kepedulian dari Tungku Pemberdayaan: Pemkab Gresik Uji Program PIRINGKU Jaga Gizi Lanssia

RADAR GRESIK – Nenek Nduk Urfiah duduk menanti di balai-balai depan rumah kontrakannya di Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Selasa (3/11/2026) pagi. Senyum hangat terlukis di bibirnya

Sasar Kafe di Ujungpangkah, Satresnarkoba Polres Gresik Sita Ratusan Botol Miras Ilegal

Sasar Kafe di Ujungpangkah, Satresnarkoba Polres Gresik Sita Ratusan Botol Miras Ilegal

RADAR GRESIK – Peredaran minuman keras (miras) tanpa izin di wilayah Gresik utara terus menjadi sasaran penindakan tegas Polres Gresik. Kali ini, jajaran Satresnarkoba Polres Gresik bergerak menyasar sebuah warkop dan

Lewat Gerakan ASRI, Kader Gerindra Gresik Hijaukan Pesisir Ujungpangkah dengan 750 Mangrove

Lewat Gerakan ASRI, Kader Gerindra Gresik Hijaukan Pesisir Ujungpangkah dengan 750 Mangrove

RADAR GRESIK – Memperingati ulang tahun Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang ke-75, jajaran kader dan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer