Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tradisi Tinjo di Gresik Memperkuat Silaturahmi Menjelang Idul Fitri

H
Penulis: Hany Akasah❯
LESTARIKAN TRADISI : Salah satu warga Di Duduksampeyan ikut melestarikan tradisi tinjo
LESTARIKAN TRADISI : Salah satu warga Di Duduksampeyan ikut melestarikan tradisi tinjo

RADAR GRESIK - Saat menjelang bulan Ramadan atau menjelang Idul Fitri, tradisi tinjo atau juga disebut tinju selalu memberikan warna. Tradisi ini merupakan kebiasaan turun-temurun yang dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan kasih sayang kepada anggota keluarga yang lebih tua.


Advertisement

Dalam praktiknya tradisi tinjo digambarkan dengan membagi-bagikan bingkisan makanan kepada keluarga yang lebih tua, seperti Bapak/Ibu, Mertua, Paman, maupun Kakek/Nenek. Bingkisan tersebut biasanya berisi bahan makanan mentah, ikan bandeng, susu, gula, sirup, dan lainnya.

Seperti yang nampak di Desa Kawistowindu Duduksampeyan, Menurut Hj. Nur, salah satu warga setempat, tradisi tinjo telah ada sejak zaman dahulu.

"Asal mulanya dari orang tua zaman dahulu yang selalu membagikan barang atau makanan kepada saudara yang lebih tua. Dan biasanya tinjo itu dilakukan sebelum hari raya Idul Fitri," terangnya.

Advertisement

Lebih dari sekadar berbagi makanan, tradisi tinjo juga memiliki makna yang lebih dalam. Tradisi ini menjadi simbol pengingat datangnya hari kemenangan dan momen untuk mempererat tali silaturahmi antar keluarga.

"Tradisi tinjo ini mengingatkan kita untuk saling menghormati dan menyayangi antar keluarga. Selain itu, tradisi ini juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat hubungan kekeluargaan," ungkap Hj. Nur.

Setiap tahun, tradisi tinjo selalu dinanti-nantikan oleh masyarakat Kawistowindu Duduksampeyan. Bagi mereka, tradisi ini bukan hanya kebiasaan, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan budaya mereka.

Advertisement

Tradisi tinjo tak hanya digelar di Desa Kawistowindu Duduksampeyan, namun juga sebagian besar warga Gresik. Hal ini menjadi contoh indah bagaimana budaya dan tradisi mampu memperkuat hubungan antar keluarga dan memperkaya nilai-nilai kekeluargaan di tengah masyarakat. (Rin/Han)

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Merawat Ingatan Warga, Festival Menjadi Gresik Jadikan Kampung Kemasan Ruang Arsip Sejarah Kota

Merawat Ingatan Warga, Festival Menjadi Gresik Jadikan Kampung Kemasan Ruang Arsip Sejarah Kota

RADAR GRESIK — Sejarah dan identitas Kota Gresik tidak hanya terpatri pada deretan bangunan kuno maupun lembaran dokumen resmi. Lebih dari itu, ingatan kolektif warga mengenai tradisi kuliner, busana, seluk-beluk kampung

Kecelakaan di Jalan Dr Wahidin Kebomas, Bus Trans Jatim Sundul Mobil yang Parkir di Bahu Jalan

Kecelakaan di Jalan Dr Wahidin Kebomas, Bus Trans Jatim Sundul Mobil yang Parkir di Bahu Jalan

RADAR GRESIK – Kecelakaan lalu lintas melibatkan moda transportasi publik terjadi di Jalan Raya Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Sebuah mobil pribadi jenis Toyota Agya dihantam dari belakang

Manjakan Pencinta Kuliner, Gressmall Gresik Boyong Roadshow Kuliner Viral Indonesia Lintas Negara

Manjakan Pencinta Kuliner, Gressmall Gresik Boyong Roadshow Kuliner Viral Indonesia Lintas Negara

RADAR GRESIK – Menikmati aneka hidangan dan jajanan kekinian yang tengah viral dari berbagai belahan dunia kini tak perlu lagi repot pergi ke luar negeri. Gressmall Gresik kembali menghadirkan terobosan wahana kuliner

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer