alexametrics
31 C
Gresik
Wednesday, 19 January 2022

Peringati HUT ke-4, Pasqi Gresik Gelar Festival Qasidah dan Gambus

GRESIK – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Perkumpulan Seni Qosidah Islami (Pasqi) Gresik berlangsung meriah. Selain menggelar festival qasidah dan gambus, mereka juga memberikan santunan kepada anak yatim.

Ketua Umum Pasqi Gresik, Sa’adatul Fitria, S Pd I mengatakan kegiatan ini untuk memberikan wadah kepada mereka dalam unjuk kemampuan. Lomba juga dibagi dua. Yakni junior dan senior.

“Iya ini salah satu wadah bagi mereka untuk mengembangkan kualitas dan kemampuan dalam seni islami. Nantinya akan ada kategori piala bergilir dan dewan juri langsung dari Surabaya yang berkompeten di bidang seni Islami,”kata Fitria.

Pihaknya menjelaskan, sebelum menggelar kegiatan pihaknya berziarah ke makam Sunan Giri sebagai ikhtiar dan kegiatan lancar dengan doa serta menggelar istiqomah bersama anggota. Di samping itu juga melaksanakan Jumat berkah kepada anggota yang kurang mampu dan single parent dengan memberikan beras 5 kilo sejak September sampai bulan ini.

BANGGA: Grup MI Al Falakhiyah mendapatkan piala bergilir di Festival Qasidah HUT ke 4 Pasqi Gresik.

“Kita bersama anggota melaksanakan doa bersama dan berziarah makam wali di Gresik, agar kegiatan lancar,”jelasnya.

Pihaknya berharap Pasqi Gresik ke depan bisa menjadi lembaga yang menjaga kelestarian islami khususnya qosidah. “Kami berharap untuk Pasqi Gresik menjadi lembaga kelestarian Islami dan ingin melebarkan sayap agar bisa memasukkan semua anggota dari grup -grup rebana yang ada di luar bisa masuk ke Pasqi Gresik. Sehingga bisa menjadi wadah representatif pecinta rebana di Kabupaten Gresik,”harapannya.

Sementara dari Ketua Panitia, hj. Umi Faridah, SPd menjelaskan tujuan festival ini untuk menjalin silaturahmi antar anggota grup qasidah dan gambus se-Kabupaten Gresik dan sekitarnya. Mengukur evaluasi potensi dan prestasi semua grup qasidah dan gambus di Gresik. “Ke depan bisa melaksanakan festival tidak hanya Pasqi akan mengembangkan ke grup qasidah dan gambus secara umum,”jelasnya.

Menurut dia, tanpa adanya biaya dari swadaya dengan iuran anggota dan donatur masyarakat serta dinas terkait dan sponsor, pasti tidak akan berjalan kegiatan ini. “Terima kasih atas bantuan dari swadaya iuran anggota dan donasi masyarakat dan sponsor kegiatan ini,”tambahnya.

Di tempat yang sama Pembina Pasqi Gresik, H. Sutrisno, SH mengaku, pada usia ke 4 ini semakin besar dan bermanfaat bagi semuanya serta sebagai wasah untuk mereka khususnya seni Islami di Gresik. “Berharap ke depan semakin besar dan tambah berkembang khususnya seni Islami di Kabupaten Gresik,”terangnya.

Sementara dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik, KH. M. Mansoer Shodiq mengatakan, memberikan apresiasi kepada Pasqi Gresik. MUI Gresik perlu memberikan wadah untuk budaya seni Islami agar tidak hilang. “Mudah – mudahan PASQI Gresik ke-4 tumbuh berkembang serta anggotanya lebih banyak lagi dan bisa menikmati seni Islami, karena tanpa seni tidak akan bermakna hidup dengan tidak adanya seni Islami ini,”ungkapnya.

Untuk hasil juara dari kategori juara Junior yanki juara pertama dari Al Mahabbah, juara kedua dari Baitus Salam. Untuk kategori Senior yakni juara pertama dari Nurul Jannah, juara kedua dari An Nur, juara ketiga dari El Nisa Nada, Juara Keempat dari IPEMI, juara kelima dari Khoirul Nisa’ dan Juara keenam dari Al Barokah.

Kemudian kategori piala bergilir yakni juara pertama dari MI Al Falakhiyah, juara kedua dari Putri Sunan Prapen, juara ketiga dari Sakina Nada, juara keempat dari El QA Nada, juara kelima dari Al Nusa Nada dan juara keenam dari Gema Nada Aida. (*/han)

GRESIK – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Perkumpulan Seni Qosidah Islami (Pasqi) Gresik berlangsung meriah. Selain menggelar festival qasidah dan gambus, mereka juga memberikan santunan kepada anak yatim.

Ketua Umum Pasqi Gresik, Sa’adatul Fitria, S Pd I mengatakan kegiatan ini untuk memberikan wadah kepada mereka dalam unjuk kemampuan. Lomba juga dibagi dua. Yakni junior dan senior.

“Iya ini salah satu wadah bagi mereka untuk mengembangkan kualitas dan kemampuan dalam seni islami. Nantinya akan ada kategori piala bergilir dan dewan juri langsung dari Surabaya yang berkompeten di bidang seni Islami,”kata Fitria.

-

Pihaknya menjelaskan, sebelum menggelar kegiatan pihaknya berziarah ke makam Sunan Giri sebagai ikhtiar dan kegiatan lancar dengan doa serta menggelar istiqomah bersama anggota. Di samping itu juga melaksanakan Jumat berkah kepada anggota yang kurang mampu dan single parent dengan memberikan beras 5 kilo sejak September sampai bulan ini.

BANGGA: Grup MI Al Falakhiyah mendapatkan piala bergilir di Festival Qasidah HUT ke 4 Pasqi Gresik.

“Kita bersama anggota melaksanakan doa bersama dan berziarah makam wali di Gresik, agar kegiatan lancar,”jelasnya.

Pihaknya berharap Pasqi Gresik ke depan bisa menjadi lembaga yang menjaga kelestarian islami khususnya qosidah. “Kami berharap untuk Pasqi Gresik menjadi lembaga kelestarian Islami dan ingin melebarkan sayap agar bisa memasukkan semua anggota dari grup -grup rebana yang ada di luar bisa masuk ke Pasqi Gresik. Sehingga bisa menjadi wadah representatif pecinta rebana di Kabupaten Gresik,”harapannya.

Sementara dari Ketua Panitia, hj. Umi Faridah, SPd menjelaskan tujuan festival ini untuk menjalin silaturahmi antar anggota grup qasidah dan gambus se-Kabupaten Gresik dan sekitarnya. Mengukur evaluasi potensi dan prestasi semua grup qasidah dan gambus di Gresik. “Ke depan bisa melaksanakan festival tidak hanya Pasqi akan mengembangkan ke grup qasidah dan gambus secara umum,”jelasnya.

Menurut dia, tanpa adanya biaya dari swadaya dengan iuran anggota dan donatur masyarakat serta dinas terkait dan sponsor, pasti tidak akan berjalan kegiatan ini. “Terima kasih atas bantuan dari swadaya iuran anggota dan donasi masyarakat dan sponsor kegiatan ini,”tambahnya.

Di tempat yang sama Pembina Pasqi Gresik, H. Sutrisno, SH mengaku, pada usia ke 4 ini semakin besar dan bermanfaat bagi semuanya serta sebagai wasah untuk mereka khususnya seni Islami di Gresik. “Berharap ke depan semakin besar dan tambah berkembang khususnya seni Islami di Kabupaten Gresik,”terangnya.

Sementara dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik, KH. M. Mansoer Shodiq mengatakan, memberikan apresiasi kepada Pasqi Gresik. MUI Gresik perlu memberikan wadah untuk budaya seni Islami agar tidak hilang. “Mudah – mudahan PASQI Gresik ke-4 tumbuh berkembang serta anggotanya lebih banyak lagi dan bisa menikmati seni Islami, karena tanpa seni tidak akan bermakna hidup dengan tidak adanya seni Islami ini,”ungkapnya.

Untuk hasil juara dari kategori juara Junior yanki juara pertama dari Al Mahabbah, juara kedua dari Baitus Salam. Untuk kategori Senior yakni juara pertama dari Nurul Jannah, juara kedua dari An Nur, juara ketiga dari El Nisa Nada, Juara Keempat dari IPEMI, juara kelima dari Khoirul Nisa’ dan Juara keenam dari Al Barokah.

Kemudian kategori piala bergilir yakni juara pertama dari MI Al Falakhiyah, juara kedua dari Putri Sunan Prapen, juara ketiga dari Sakina Nada, juara keempat dari El QA Nada, juara kelima dari Al Nusa Nada dan juara keenam dari Gema Nada Aida. (*/han)

Most Read

Berita Terbaru