alexametrics
28 C
Gresik
Saturday, 12 June 2021
Desktop_AP_Top Banner

Serba Kekurangan, Tiga Lansia Tak Tersentuh Bantuan Rutin Pemerintah

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

GRESIK – Kehidupan tiga lanjut usia (lansia) bersaudara di Kelurahan Pekelingan, Kecamatan Gresik cukup memprihatinkan. Bagaimana tidak, mereka hidup serba kekurangan. Parahnya, hingga kini mereka tidak pernah tersentuh bantuan pemerintah

TIGA bersaudara tersebut adalah Waras, 71,anak tertua kondisinya buta sejak kecil, setiap harinya tidak jauh dari tempat tidur. Lalu, saudara kedua, Hamim, 59, memiliki penyakit katarak mata dan terakhir si bungsu Siti Khodijah, 52, juga mengalami katarak mata.

Karena tidak menikah, ketiganya sepakat tinggal satu atap rumah, yang merupakan satu-satunya warisan orang tua. Rumah sempit itu menjadi saksi sulitnya hidup mereka. Untuk memenuni kebutuhan setiap harinya, keluarga ini hanya bisa mengharap bantuan dari warga dan tetangga.

Bahkan listrik yang setiap hari menerangi rumah berukuran 2 x 8 meter itu didapatkan dari bantuan tetangga. Tak ayal, satu listrik itu hanya bisa menerangi satu ruangan saja. Kendati demikian, tiga bersaudara itu masih bisa bersukur.

“Iya listriknya dibantu tetangga. Kadang merasa malu harus merepotkan tetangga terus. Tapi mencukupi kebutuhan setiap hari saja masih kewalahan,” ujar Hamim anak nomor kedua.

Hamim sebenarnya pernah bekerja sebagai pembuat songkok. Dia menjadi tulang punggung keluarga, mengingat sang kakak sejak kecil tidak bisa melihat sama sekali. Belakangan, dia berhenti bekerja karena kesehatannya yang selalu menurun.

“Dulu sempat bekerja sebagai pembuat songkok. Kini tidak bisa lagi,”jelasnya.

Tidak hanya Hamim, saudara bungsunya Khodijah juga tidak bekerja karena kesehatannya. Ia sebelumnya bekerja sebagai tukang jahit pakaian. Karena masalah penglihatan dengan mata katarak, ia akhirnya berhenti bekerja.

 

“Kalau yang paling tua memang tidak bisa ngapa-ngapain karena kondisi sejak kecil memang matanya tidak bisa melihat,” terang Hamim.

Kini kehidupan tiga bersudara ini hanya bisa mengharap mendapatkan bantaun dari warga sekitar. Tak jarang, karena kondisi ekonomi, kata warga sekitar, keluarga ini juga kerap berpuasa. Beberapa warga yang kasihan, menyisihkan rejeki untuk mereka. Baik makanan siap saji maupun uang tunai.

Lebih parahnya lagi, ketiganya ini tidak mendapatkan bantuan sama sekali oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Bantuan yang diterimanya dari pemerintah hanyalah bantuan Covid-19, yang kini program itu sudah dihentikan.

“Bantuan dari warga saja. Bantuan dari pemerintah tidak pernah dapat. Hanya bantuan Covid-19 kemarin saja, selian itu tidak ada lagi,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Sosial Gresik Sentot Supriyohadi mengatakan segera akan melakukan pendataan. Kendati demikian, pendataan tidak bisa langsung mendapatkan bantuan. Harus menunggu persetujuan dari pusat.

“Diakomodir dulu dari kelurahan, kemudian nanti kita usulkan agar dapat bantuan dari program keluarga harapan atau PKH,” pungkasnya. (yud/rof)

Mobile_AP_Rectangle 1

GRESIK – Kehidupan tiga lanjut usia (lansia) bersaudara di Kelurahan Pekelingan, Kecamatan Gresik cukup memprihatinkan. Bagaimana tidak, mereka hidup serba kekurangan. Parahnya, hingga kini mereka tidak pernah tersentuh bantuan pemerintah

TIGA bersaudara tersebut adalah Waras, 71,anak tertua kondisinya buta sejak kecil, setiap harinya tidak jauh dari tempat tidur. Lalu, saudara kedua, Hamim, 59, memiliki penyakit katarak mata dan terakhir si bungsu Siti Khodijah, 52, juga mengalami katarak mata.

Karena tidak menikah, ketiganya sepakat tinggal satu atap rumah, yang merupakan satu-satunya warisan orang tua. Rumah sempit itu menjadi saksi sulitnya hidup mereka. Untuk memenuni kebutuhan setiap harinya, keluarga ini hanya bisa mengharap bantuan dari warga dan tetangga.

Mobile_AP_Half Page

Bahkan listrik yang setiap hari menerangi rumah berukuran 2 x 8 meter itu didapatkan dari bantuan tetangga. Tak ayal, satu listrik itu hanya bisa menerangi satu ruangan saja. Kendati demikian, tiga bersaudara itu masih bisa bersukur.

“Iya listriknya dibantu tetangga. Kadang merasa malu harus merepotkan tetangga terus. Tapi mencukupi kebutuhan setiap hari saja masih kewalahan,” ujar Hamim anak nomor kedua.

Hamim sebenarnya pernah bekerja sebagai pembuat songkok. Dia menjadi tulang punggung keluarga, mengingat sang kakak sejak kecil tidak bisa melihat sama sekali. Belakangan, dia berhenti bekerja karena kesehatannya yang selalu menurun.

“Dulu sempat bekerja sebagai pembuat songkok. Kini tidak bisa lagi,”jelasnya.

Tidak hanya Hamim, saudara bungsunya Khodijah juga tidak bekerja karena kesehatannya. Ia sebelumnya bekerja sebagai tukang jahit pakaian. Karena masalah penglihatan dengan mata katarak, ia akhirnya berhenti bekerja.

 

“Kalau yang paling tua memang tidak bisa ngapa-ngapain karena kondisi sejak kecil memang matanya tidak bisa melihat,” terang Hamim.

Kini kehidupan tiga bersudara ini hanya bisa mengharap mendapatkan bantaun dari warga sekitar. Tak jarang, karena kondisi ekonomi, kata warga sekitar, keluarga ini juga kerap berpuasa. Beberapa warga yang kasihan, menyisihkan rejeki untuk mereka. Baik makanan siap saji maupun uang tunai.

Lebih parahnya lagi, ketiganya ini tidak mendapatkan bantuan sama sekali oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Bantuan yang diterimanya dari pemerintah hanyalah bantuan Covid-19, yang kini program itu sudah dihentikan.

“Bantuan dari warga saja. Bantuan dari pemerintah tidak pernah dapat. Hanya bantuan Covid-19 kemarin saja, selian itu tidak ada lagi,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Sosial Gresik Sentot Supriyohadi mengatakan segera akan melakukan pendataan. Kendati demikian, pendataan tidak bisa langsung mendapatkan bantuan. Harus menunggu persetujuan dari pusat.

“Diakomodir dulu dari kelurahan, kemudian nanti kita usulkan agar dapat bantuan dari program keluarga harapan atau PKH,” pungkasnya. (yud/rof)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

Berita Terkait

Desktop_AP_Rectangle 1

Berita HITS

Desktop_AP_Rectangle 2

Berita Terbaru