Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Makam Maulana Malik Ibrahim, Batu Nisan Model Kapal Khas Gujarat (1)

H
Penulis: Hany Akasah❯
SUNAN GRESIK: Makam Maulana Malik Ibrahim yang berada di Gapuro Sukolilo ini selalu ramai dkunjungi oleh peziarah dari seluruh penjuru Nusantara bahkan dunia. (Dok/Radar Gresik)
SUNAN GRESIK: Makam Maulana Malik Ibrahim yang berada di Gapuro Sukolilo ini selalu ramai dkunjungi oleh peziarah dari seluruh penjuru Nusantara bahkan dunia. (Dok/Radar Gresik)
GRESIK - Makam Maulana Malik Ibrahim yang juga dikenal sebagai Syekh Maulana Maghribi, adalah makam yang tidak pernah sepi dari peziarah. Pasalnya, Wali Songo yang sering disebut Sunan Gresik itu adalah orang pertama yang menyebarkan Islam di Jawa, ketika Kerajaan Majapahit masih berdiri.

Beberapa peziatah ramai melangkahkan kaki di depan kompleks bangunan Makam Maulana Malik Ibrahim Gresik yang lokasinya berada di tepi Jalan Malik Ibrahim di Desa Gapuro Sukolilo. Kompleks makam itu tampak cukup bersih dan terawat dengan baik. Suatu hal yang membesarkan hati mengingat jasa besar sang maulana semasa hidupnya.

Ketua Yayasan Makam Maulana Malik Ibrahim Taufiq Harris mengatakan, banyak makna yang bisa dipahami dari bangunan makam Maulana Malik Ibrahim. “Semua arsitekturnya dibangun dengan penuh makna,” kata Taufiq.

Baca Juga : Diminta Mencari Tanah Seperti di Pasai Hingga Dirikan Pesantren

Memasuki kompleks makam terlihat ada sebuah gapura berbentuk paduraksa di sebelah kanan yang menjadi salah satu jalan masuk ke dalam cungkup makam. Selanjutnya, terdapat semacam ruang pengurus, dan di sampingnya terdapat bangunan terbuka berbentuk memanjang.

Paving blok di sekitar cungkup makam terlihat rapi dan terawat, serta dinaungi cukup banyak pohon-pohon kamboja dan pohon lainnya yang lumayan rindang.

Menurut Taufiq, bangunan Makam Maulana Malik Ibrahim sendiri memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan dengan makam lainnya sehingga mempunyai daya tarik mempesona bagi wisatawan. Hal ini dapat dilihat dari bahan batu nisan dan gaya tulisan arab yang terdapat pada makam.

Baca Juga : Buyut Dirah dan Buyut Tohir, Babat Alas dan Sebarkan Islam di Roomo

“Batu nisan bergaya nisan Gujarat terbuat dari batu marmer berbentuk lunas kapal khas Gujarat, serta model tulisan arabnya banyak dijumpai di negei Gujarat,” kata Taufiq.

Bukan hanya bangunan Makam Maulana Malik Ibrahim sendiri,  suasaran Arab juga terasa di sekitar makam. Hampir 50 persen penduduk sekitar merupakan keturunan Arab. Bahkan, menjadi bagian dari wisata kota lama bernuasan Arab di Kabupaten Gresik  (nov/han)

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Radar Gresik Sukses Gelar Semarak Satu Dekade Hari Santri 2026, Wadah Kreativitas dan Ekonomi UMKM

Radar Gresik Sukses Gelar Semarak Satu Dekade Hari Santri 2026, Wadah Kreativitas dan Ekonomi UMKM

Radar Gresik sukses menggelar Semarak Satu Dekade Hari Santri 2026 di WEP. Acara ini diisi lomba mewarnai, Santri's Got Talent, serta bazar UMKM, dan mendapat apresiasi tinggi dari Pemkab Gresik dan DPRD Kabupaten Gresik

Radar Gresik dan Kemenhaj Siap Gelar Pameran Haji dan Umrah Pertama di Gressmall

Radar Gresik dan Kemenhaj Siap Gelar Pameran Haji dan Umrah Pertama di Gressmall

RADAR GRESIK — Guna memberikan akses informasi yang aman, transparan, dan terpercaya terkait perjalanan ibadah ke Tanah Suci, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Gresik bersama Radar Gresik bakal mengg

Senator Lia Istifhama Meriahkan HUT Radar Surabaya Online Group, Dorong Sinergi Media dan Masyarakat

Senator Lia Istifhama Meriahkan HUT Radar Surabaya Online Group, Dorong Sinergi Media dan Masyarakat

Kehadiran Anggota DPD RI Lia Istifhama menjadi salah satu perhatian dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 RadarSurabaya.id, HUT ke-6 RadarSidoarjo.id, dan RadarGresik.id yang digelar melalui Open House.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer