alexametrics
26 C
Gresik
Monday, 3 October 2022

Jelang HUT RI, Warga Pecinan Bersihkan Kampung Wisata Heritage

GRESIK – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia, warga Kampung Wisata Heritage Gresik melakukan bersih-bersih. Kawasan yang dipilih adalah Kampung Pecinan di Kelurahan Pulopancikan, Kecamatan Kota Gresik.

Aksi sosial ini berlangsung secara turun-temurun guna menumbuhkan jiwa patriotisme, melestarikan situs cagar budaya dan menjaga kecantikan kota. “Ini sudah menjadi tradisi setiap memasuki Agustus, sekaligus menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Tan Sutanto, warga kampung Pecinan, Minggu (7/8).

Tradisi bersih-bersih kampung, lanjut dia, diikuti oleh warga, ibu PKK dan tim Satgas Kota Tanpa Kumuh Gresik. Mereka bergotong-royong mengecat pagar, dinding rumah, menyapu jalan dan membersihkan drainase. “Tradisi gotong royong ini sejalan dengan program pemerintah mewujudkan destinasi wisata haritage kota Bandar Grisee,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik Sutaji Rudi mengatakan, pihaknya mengapresiasi antusias warga terlibat aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih. “Kami sangat mengapresiasi keguyuban dan rasa kebersamaan warga mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat,” katanya.

Menurutnya, jika warga sudah mendukung, maka destinasi wisata haritage akan menjadi komoditas unggulan. Ikon baru Gresik hadir dengan impresi berbeda, namun memiliki manfaat yang luas bagi masyarakat. “Karena juga akan ada UMKM, produk lokal, pentas seni dan budaya,” tuturnya.

Sutaji Rudi menambahkan, Gresik memiliki kawasan haritage Kota Bandar Grissee. Luasnya 50 hektar. Kawasan itu menggunakan dengan konsep tematik, di antaranya Kampung Pecinan, Kampung Arab, Melayu, Kolonial dan Kampung Pribumi.

“Potensinya luar biasa dan akan menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke kota santri Gresik,” imbuhnya.  (yud/han)

GRESIK – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia, warga Kampung Wisata Heritage Gresik melakukan bersih-bersih. Kawasan yang dipilih adalah Kampung Pecinan di Kelurahan Pulopancikan, Kecamatan Kota Gresik.

Aksi sosial ini berlangsung secara turun-temurun guna menumbuhkan jiwa patriotisme, melestarikan situs cagar budaya dan menjaga kecantikan kota. “Ini sudah menjadi tradisi setiap memasuki Agustus, sekaligus menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Tan Sutanto, warga kampung Pecinan, Minggu (7/8).

Tradisi bersih-bersih kampung, lanjut dia, diikuti oleh warga, ibu PKK dan tim Satgas Kota Tanpa Kumuh Gresik. Mereka bergotong-royong mengecat pagar, dinding rumah, menyapu jalan dan membersihkan drainase. “Tradisi gotong royong ini sejalan dengan program pemerintah mewujudkan destinasi wisata haritage kota Bandar Grisee,” ungkapnya.

-

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik Sutaji Rudi mengatakan, pihaknya mengapresiasi antusias warga terlibat aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih. “Kami sangat mengapresiasi keguyuban dan rasa kebersamaan warga mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat,” katanya.

Menurutnya, jika warga sudah mendukung, maka destinasi wisata haritage akan menjadi komoditas unggulan. Ikon baru Gresik hadir dengan impresi berbeda, namun memiliki manfaat yang luas bagi masyarakat. “Karena juga akan ada UMKM, produk lokal, pentas seni dan budaya,” tuturnya.

Sutaji Rudi menambahkan, Gresik memiliki kawasan haritage Kota Bandar Grissee. Luasnya 50 hektar. Kawasan itu menggunakan dengan konsep tematik, di antaranya Kampung Pecinan, Kampung Arab, Melayu, Kolonial dan Kampung Pribumi.

“Potensinya luar biasa dan akan menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke kota santri Gresik,” imbuhnya.  (yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/