alexametrics
27 C
Gresik
Thursday, 19 May 2022

Warga Lumpur Kembangkan Potensi Mangrove

GRESIK – Warga Kelurahan Lumpur berhasil menyulap pesisir pantai di wilayahnya menjadi destinasi wisata baru di tengah Kota Gresik. Dengan memanfaatkan keberadaan tanaman mangrove, para pengunjung bisa bersantai sambil menikmati pemandangan dan udara khas pantai.

Lurah Lumpur Kecamatan Gresik Fathan mengatakan pengembangan wisata ini dilakukan dengan partisipasi warga dan para pemuda. Harapannya, agar perekonomian desa bisa semakin meningkat.

“Dengan adanya wisata ini, kami berharap warga Gresik tidak lagi perlu ke luar kota untuk berwisata,” ujarnya.

Menurut dia, di lokasi saat ini sudah ada jembatan di tengah hutan mangrove dengan dihiasi lampu lampion yang menyala pada malam hari. “Memang paling pas berkunjung pada sore hingga malam hari. Selain menikmati udara sejuk pantai dan indahnya lampion, pengunjung bisa melihat langsung puluhan kapal nelayan bersandar usai melaut,” ungkap dia.

Kondisi lampu lampion di malam hari. (DOK/RADAR GRESIK)

Ke depan, pihaknya masih akan terus melanjutkan pembangunan wisata tersebut. Salah satunya, menyediakan tempat berjualan untuk UMKM. “Memang tujuannya untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat. Jadi nanti akan kami hadirkan di lokasi wisata produk jajanan khas Kelurahan Lumpur,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Ketua Karang Taruna Pangaskarto Lumpur Gresik, Achmad Rofiqi. Pihaknya menjelaskan pembangunan destinasi wisata ini merupakan program unggulan dari karang taruna pangaskarto di divisi ekonomi kreatif dan pariwisata.

“Gagasan ini sudah kita rencanakan sejak awal tahun.  Namun karena faktor pandemi program ini baru bisa direalisasikan sekitar tiga bulan ini. Dan perlu diketahui untuk memulai gagasan ini kita hanya mengandalkan dana patungan dari teman – teman pemuda pemudi  dan masyarakat balai pesusuan,” jelas dia.

Wisata yang diberi nama Wisata Alam Dolen Mburi Omah ini diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Selain itu, pihaknya berharap para pemuda dan masyarakat di Kelurahan lumpur bisa mempunyai rasa memiliki terhadap wisata ini.  Dan juga turut merawat, menjaga tempat wisata ini. “Kami ingin Kelurahan Lumpur bisa dikenal sebagai tempat wisata oleh masyarakat secara luas dan tentunya bisa memberikan manfaat di masyarakat,” imbuhnya. (jar/rof)

GRESIK – Warga Kelurahan Lumpur berhasil menyulap pesisir pantai di wilayahnya menjadi destinasi wisata baru di tengah Kota Gresik. Dengan memanfaatkan keberadaan tanaman mangrove, para pengunjung bisa bersantai sambil menikmati pemandangan dan udara khas pantai.

Lurah Lumpur Kecamatan Gresik Fathan mengatakan pengembangan wisata ini dilakukan dengan partisipasi warga dan para pemuda. Harapannya, agar perekonomian desa bisa semakin meningkat.

“Dengan adanya wisata ini, kami berharap warga Gresik tidak lagi perlu ke luar kota untuk berwisata,” ujarnya.

-

Menurut dia, di lokasi saat ini sudah ada jembatan di tengah hutan mangrove dengan dihiasi lampu lampion yang menyala pada malam hari. “Memang paling pas berkunjung pada sore hingga malam hari. Selain menikmati udara sejuk pantai dan indahnya lampion, pengunjung bisa melihat langsung puluhan kapal nelayan bersandar usai melaut,” ungkap dia.

Kondisi lampu lampion di malam hari. (DOK/RADAR GRESIK)

Ke depan, pihaknya masih akan terus melanjutkan pembangunan wisata tersebut. Salah satunya, menyediakan tempat berjualan untuk UMKM. “Memang tujuannya untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat. Jadi nanti akan kami hadirkan di lokasi wisata produk jajanan khas Kelurahan Lumpur,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Ketua Karang Taruna Pangaskarto Lumpur Gresik, Achmad Rofiqi. Pihaknya menjelaskan pembangunan destinasi wisata ini merupakan program unggulan dari karang taruna pangaskarto di divisi ekonomi kreatif dan pariwisata.

“Gagasan ini sudah kita rencanakan sejak awal tahun.  Namun karena faktor pandemi program ini baru bisa direalisasikan sekitar tiga bulan ini. Dan perlu diketahui untuk memulai gagasan ini kita hanya mengandalkan dana patungan dari teman – teman pemuda pemudi  dan masyarakat balai pesusuan,” jelas dia.

Wisata yang diberi nama Wisata Alam Dolen Mburi Omah ini diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Selain itu, pihaknya berharap para pemuda dan masyarakat di Kelurahan lumpur bisa mempunyai rasa memiliki terhadap wisata ini.  Dan juga turut merawat, menjaga tempat wisata ini. “Kami ingin Kelurahan Lumpur bisa dikenal sebagai tempat wisata oleh masyarakat secara luas dan tentunya bisa memberikan manfaat di masyarakat,” imbuhnya. (jar/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/