alexametrics
31 C
Gresik
Wednesday, 19 January 2022

Jelang Akhir Tahun, Harga Cabai di Gresik Makin Pedas

GRESIK – Jelang akhir tahun, harga cabai di Kabupaten Gresik mengalami peningkatan hingga dua kali lipat. Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag) Kabupaten Gresik memastikan kenaikan cabai itu karena musim penghujan.

Kepala Diskoperindag Gresik, Agus Budiono mengatakan, kenaikan harga sembako yang paling signifikan pada cabai. Cabai rawit sebelum November hanya Rp 16.765, namun kini nyaris Rp 23.429. Cabai besar dari Rp. 25.429 menjadi Rp. 35.413. “Harga naik karena permintaan naik dan faktor cuaca. Namun di pasaran masih terkoreksi stabil,”kata Agus, Kamis (25/11).

Kemudian, sembako lainnya seperti beras biasa dari harga Rp. 10.014 menjadi Rp. 10.157 dan tepung terigu Rp. 7.500 menjadi Rp.7.786. Kenaikan jelang akhir tahun karena penghujan. Stok sembako masih aman dan tetap stabil. ”Nanti kami cek lagi di Pasar Agro berapa kenaikannya, semoga aman sampai akhir tahun,” kata Agus.

Sementara itu, Aminatun mengatakan, jika harga cabai yang dijual secara ecer bisa mencapai Rp 40 ribu per kilogram, begitupula dengan harga sembako lainnya. “Semua naik, tidak ada yang turun. Kalau ada bilang yang turun itu pasti tidak pernah ke pasar,” kata Aminatun tersenyum.

Sementara itu, ibu rumah tangga, Sumiah Sari menjelaskan, saat membeli cabai harganya naik dua minggu lalu stabil. “Kami berharap untuk pemerintah untuk bisa menurunkan harga sembako terutama harga cabai yang sering dikonsumsi setiap hari,”tutup Sari. (jar/han)

GRESIK – Jelang akhir tahun, harga cabai di Kabupaten Gresik mengalami peningkatan hingga dua kali lipat. Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag) Kabupaten Gresik memastikan kenaikan cabai itu karena musim penghujan.

Kepala Diskoperindag Gresik, Agus Budiono mengatakan, kenaikan harga sembako yang paling signifikan pada cabai. Cabai rawit sebelum November hanya Rp 16.765, namun kini nyaris Rp 23.429. Cabai besar dari Rp. 25.429 menjadi Rp. 35.413. “Harga naik karena permintaan naik dan faktor cuaca. Namun di pasaran masih terkoreksi stabil,”kata Agus, Kamis (25/11).

Kemudian, sembako lainnya seperti beras biasa dari harga Rp. 10.014 menjadi Rp. 10.157 dan tepung terigu Rp. 7.500 menjadi Rp.7.786. Kenaikan jelang akhir tahun karena penghujan. Stok sembako masih aman dan tetap stabil. ”Nanti kami cek lagi di Pasar Agro berapa kenaikannya, semoga aman sampai akhir tahun,” kata Agus.

-

Sementara itu, Aminatun mengatakan, jika harga cabai yang dijual secara ecer bisa mencapai Rp 40 ribu per kilogram, begitupula dengan harga sembako lainnya. “Semua naik, tidak ada yang turun. Kalau ada bilang yang turun itu pasti tidak pernah ke pasar,” kata Aminatun tersenyum.

Sementara itu, ibu rumah tangga, Sumiah Sari menjelaskan, saat membeli cabai harganya naik dua minggu lalu stabil. “Kami berharap untuk pemerintah untuk bisa menurunkan harga sembako terutama harga cabai yang sering dikonsumsi setiap hari,”tutup Sari. (jar/han)

Most Read

Berita Terbaru