alexametrics
27 C
Gresik
Thursday, 19 May 2022

Pelaku Perbankan Bergerak Masif Ajak UMKM Go Digital

GRESIK – Kalangan pelaku perbankan bergerak masif mengajak para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar bisa Go Digital.  Salah guna beralih ke transaksi non tunai melalui program Bangga Buatan Indonesia.

Komite Tetap Pemberdayaan dan Pengembangan UMKM Kamar Dagang dan Industri Gresik, Ismail Fahmi mengatakan, pihaknya gencar menjalin kerjasama dengan kalangan perbankan agar bisa memberikan fasilitas dan layanan pada pelaku usaha di Gresik. Diantaranya melalui kerjasama Merchant dan penggunaan aplikasi Qris.

“Bersama perbankan kami terus bergerak mengajak UMKM agar bisa go digital dan mendapatkan akses layanan perbankan,” kata dia.

Pria yang juga Ketua Komunitas Pelopor Usaha Gresik (KPUG) itu menyebut, salah satu program yang kini tengah dijalankan yaitu transaksi UMKM dengan skema scan barcode. Menurut Fahmi, dengan penggunaan skema transaksi digital ini banyak keuntungan yang bisa di dapat oleh UMKM seperti promo cashback dari perbankan.

“Di Gresik sudah ada ribuan UMKM yang kini sudah beralih menggunakan transaksi non tunai. Kedepan capaian ini terus diperluas,” imbuh Fahmi di Pudak Gallery, Rabu (26/1).

Sementara itu, Perwakilan BRI Gresik, Fitri mengungkapkan jika pihaknya juga terus mengajak para UMKM agar bisa bertransaksi secara non tunai. Sebab hal tersebut sejalan dengan misi pemerintah memperluas akses pasar UMKM dengan mendorong UMKM untuk go digital.

“Transformasi wirausaha produktif berbasis teknologi merupakan suatu agenda transformasi utama dalam mengembangkan UMKM masa depan,” kata Fitri.

Menurutnya, UMKM yang telah melakukan digitalisasi tercatat mampu meningkatkan penjualan di tengah covid-19. Belajar dari pengalaman selama pandemi, Fitri strategi berbeda bagi UMKM dengan melakukan digitalisasi adalah salah satu kunci sukses. (fir/han)

GRESIK – Kalangan pelaku perbankan bergerak masif mengajak para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar bisa Go Digital.  Salah guna beralih ke transaksi non tunai melalui program Bangga Buatan Indonesia.

Komite Tetap Pemberdayaan dan Pengembangan UMKM Kamar Dagang dan Industri Gresik, Ismail Fahmi mengatakan, pihaknya gencar menjalin kerjasama dengan kalangan perbankan agar bisa memberikan fasilitas dan layanan pada pelaku usaha di Gresik. Diantaranya melalui kerjasama Merchant dan penggunaan aplikasi Qris.

“Bersama perbankan kami terus bergerak mengajak UMKM agar bisa go digital dan mendapatkan akses layanan perbankan,” kata dia.

-

Pria yang juga Ketua Komunitas Pelopor Usaha Gresik (KPUG) itu menyebut, salah satu program yang kini tengah dijalankan yaitu transaksi UMKM dengan skema scan barcode. Menurut Fahmi, dengan penggunaan skema transaksi digital ini banyak keuntungan yang bisa di dapat oleh UMKM seperti promo cashback dari perbankan.

“Di Gresik sudah ada ribuan UMKM yang kini sudah beralih menggunakan transaksi non tunai. Kedepan capaian ini terus diperluas,” imbuh Fahmi di Pudak Gallery, Rabu (26/1).

Sementara itu, Perwakilan BRI Gresik, Fitri mengungkapkan jika pihaknya juga terus mengajak para UMKM agar bisa bertransaksi secara non tunai. Sebab hal tersebut sejalan dengan misi pemerintah memperluas akses pasar UMKM dengan mendorong UMKM untuk go digital.

“Transformasi wirausaha produktif berbasis teknologi merupakan suatu agenda transformasi utama dalam mengembangkan UMKM masa depan,” kata Fitri.

Menurutnya, UMKM yang telah melakukan digitalisasi tercatat mampu meningkatkan penjualan di tengah covid-19. Belajar dari pengalaman selama pandemi, Fitri strategi berbeda bagi UMKM dengan melakukan digitalisasi adalah salah satu kunci sukses. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/