25 C
Gresik
Monday, 30 January 2023

Jadi Investasi Hadapi Resesi, Pertumbuhan Logam Mulia di Gresik Naik

GRESIK– Bisnis perhiasan di Kabupaten Gresik mulai menggeliat menjelang akhir tahun. Hal ini terlihat dari mulai tumbuhnya permintaan disejumlah ritel di kota pudak. Salah satunya seperti yang terlihat di gerai perhiasan Goldmart Gressmall Gresik. Setiap harinya Goldmart Gresik kewalahan menerima tingginya permintaan logam mulia dari masyarakat.

Area Manager Goldmart Indonesia Timur, I Gusti Ayu Komang Widariani mengatakan, tingginya permintaan logam mulia di Gresik terdorong dari tumbuhnya masyarakat kelas menengah di Kota Wali.

“Gresik yang saat ini memiliki nilai upah minimum kabupaten tertinggi di Jawa Timur secara otomatis akan memberikan kontribusi terhadap tumbuhnya kelas menengah baru. Hal ini secara tidak langsung membuat masyarakat akan semakin konservatif dalam memilih produk investasi,” ujar I.G.A Komang.

Dia menuturkan, saat ini permintaan logam mulia (LM) di Gresik tumbuh hingga dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Bahkan, banyak masyarakat Gresik yang datang ke gerainya untuk berbelanja LM dengan kepingan besar 10 hingga 25 gram. Tingginya permintaan logam mulia secara otomatis mendongkrak kontribusi gerai dari yang sebelumnya 20 persen menjadi 35 persen.

Sementara itu, Kepala Pegadaian Syariah Mussarifah membenarkan jika permintaan logam mulia terus meningkat jelang akhir tahun. “Yang tahan dengan resesi memang saat ini logam mulia, pembelian melalui tabungan di pegadaian,” lata Mussarifatun. (fir/han)

GRESIK– Bisnis perhiasan di Kabupaten Gresik mulai menggeliat menjelang akhir tahun. Hal ini terlihat dari mulai tumbuhnya permintaan disejumlah ritel di kota pudak. Salah satunya seperti yang terlihat di gerai perhiasan Goldmart Gressmall Gresik. Setiap harinya Goldmart Gresik kewalahan menerima tingginya permintaan logam mulia dari masyarakat.

Area Manager Goldmart Indonesia Timur, I Gusti Ayu Komang Widariani mengatakan, tingginya permintaan logam mulia di Gresik terdorong dari tumbuhnya masyarakat kelas menengah di Kota Wali.

“Gresik yang saat ini memiliki nilai upah minimum kabupaten tertinggi di Jawa Timur secara otomatis akan memberikan kontribusi terhadap tumbuhnya kelas menengah baru. Hal ini secara tidak langsung membuat masyarakat akan semakin konservatif dalam memilih produk investasi,” ujar I.G.A Komang.

-

Dia menuturkan, saat ini permintaan logam mulia (LM) di Gresik tumbuh hingga dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Bahkan, banyak masyarakat Gresik yang datang ke gerainya untuk berbelanja LM dengan kepingan besar 10 hingga 25 gram. Tingginya permintaan logam mulia secara otomatis mendongkrak kontribusi gerai dari yang sebelumnya 20 persen menjadi 35 persen.

Sementara itu, Kepala Pegadaian Syariah Mussarifah membenarkan jika permintaan logam mulia terus meningkat jelang akhir tahun. “Yang tahan dengan resesi memang saat ini logam mulia, pembelian melalui tabungan di pegadaian,” lata Mussarifatun. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru