alexametrics
28C
Gresik
Monday, 12 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Bea Cukai Gresik Award, Raup Penerimaan Rp 5,16 T Sepanjang 2020

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

GRESIK– Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) B Gresik berhasil meraup penerimaan keuangan negara Rp 5,16 triliun sepanjang 2020. Capaian ini tentu tidak lepas dari dukungan mitra industri dan para pengguna jasa di Kabupaten Gresik. Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Bea Cukai Gresik, Bier Budi Kismuljanto pada acara Bea Cukai Gresik Awward di Hotel Aston Inn Kamis (25/02).

Kegiatan yang dikemas dengan tema Appreciation And Declaration Day 2021 itu dihadiri puluhan perusahaan dari wilayah Gresik dan Lamongan yang selama ini menjadi mitra industri Bea Cukai Gresik. “Di tengah pandemi Covid 19 kami berhasil mencatat penerimaan keuangan negara hingga Rp 5,16 triliun. Capaian ini sangat baik dan tidak akan bisa terealisasi tanpa dukungan semua pihak. Atas nama Bea Cukai Gresik kami ucapkan terimakasih,” kata Kepala Kantor Bea Cukai Gresik, Bier Budi Kismuljanto.

Dipaparkan, kontribusi penerimaan berasal dari bea masuk sebesar Rp 192 miliar, bea keluar Rp 29 miliar dan dana sawit Rp 455 miliar. Jumlah itu ditambah dengan penerimaan pajak cukai Rp 749 miliar dan pajak rokok Rp 72 miliar.

“Sepanjang 2020, kami juga mencatat penerimaan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) senilai Rp 3,6 triliun. Sehingga secara kumulatif total penerimaan keuangan negara sebesar Rp 5,16 triliun,” paparnya. Tidak hanya fokus pada sektor penerimaan saja melainkan juga memberikan pelayanan dan pengawasan kepada masyarakat. Diantaranya, melaksanakan pengawasan dan pelayanan ekspor selama 24 non stop setiap harinya pada hanggar-hanggar industri agar semakin cepat. Serta melaksanakan sosialisasi dan asistensi ekspor kepada masyarakat umum khususnya pada pelaku IKM Mulai dari melatih pembuatan NIB ekspor hingga mengisi modul ekspor.

“Di samping itu kami juga mengfasilitasi para IKM agar bisa berkomunikasi secara langsung pada atase perdagangan kementrian luar negeri yang ada di Hongkong. Alhamdulillah, dari kegiatan ini terjadilah business matching dan beberapa UKM di Gresik akhirnya bisa mengekpor produknya ke beberapa negara di Asia,”tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Bea Cukai Gresik menyerahkan sejumlah penghargaan kepada mitra industri dan pengguna jasa yang telah mendukung berbagai program Bea Cukai Gresik. Di antaranya indutri Tempat Penimbunan Berikat yang telah ditetapkan KB Mandiri Tahun 2020 dan Perusahaan dengan tata ruang atau layout terbaik diraih PT Cargil Indonesia. Eksportir dengan Tingkat Kepatuhan Terbaik Tahun 2020 diraih PT Petro Oxo Nusantara. Perusahaan penyedia sarana dan prasarana hanggar terbaik tahun 2020 diberikan pada PT Smelting. Perusahaan dengan Jumlah Kegiatan Impor Terbanyak Tahun 2020 diraih PT Petrokimia Gresik serta Best of The Best Company 2020 diberikan pada PT HM Sampoerna.

Selain menyerahkan beberapa penghargaan kepada para mitra industri Bea Cukai Gresik juga mengajak para stakeholder di Kabupaten Gresik untuk melakukan penandatanganan komitmen bersama mewujudkan Zona integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“2019 kami sudah mendapat predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Pada tahun ini kami mencanangkan meraih predikat WBBM. Tentu saja, ini semua bisa tercapat jika ada dukungan dan kerjasama dari semua pihak,” tegas Bier. (fir/han)

Mobile_AP_Rectangle 1

GRESIK– Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) B Gresik berhasil meraup penerimaan keuangan negara Rp 5,16 triliun sepanjang 2020. Capaian ini tentu tidak lepas dari dukungan mitra industri dan para pengguna jasa di Kabupaten Gresik. Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Bea Cukai Gresik, Bier Budi Kismuljanto pada acara Bea Cukai Gresik Awward di Hotel Aston Inn Kamis (25/02).

Kegiatan yang dikemas dengan tema Appreciation And Declaration Day 2021 itu dihadiri puluhan perusahaan dari wilayah Gresik dan Lamongan yang selama ini menjadi mitra industri Bea Cukai Gresik. “Di tengah pandemi Covid 19 kami berhasil mencatat penerimaan keuangan negara hingga Rp 5,16 triliun. Capaian ini sangat baik dan tidak akan bisa terealisasi tanpa dukungan semua pihak. Atas nama Bea Cukai Gresik kami ucapkan terimakasih,” kata Kepala Kantor Bea Cukai Gresik, Bier Budi Kismuljanto.

Dipaparkan, kontribusi penerimaan berasal dari bea masuk sebesar Rp 192 miliar, bea keluar Rp 29 miliar dan dana sawit Rp 455 miliar. Jumlah itu ditambah dengan penerimaan pajak cukai Rp 749 miliar dan pajak rokok Rp 72 miliar.

Mobile_AP_Half Page

“Sepanjang 2020, kami juga mencatat penerimaan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) senilai Rp 3,6 triliun. Sehingga secara kumulatif total penerimaan keuangan negara sebesar Rp 5,16 triliun,” paparnya. Tidak hanya fokus pada sektor penerimaan saja melainkan juga memberikan pelayanan dan pengawasan kepada masyarakat. Diantaranya, melaksanakan pengawasan dan pelayanan ekspor selama 24 non stop setiap harinya pada hanggar-hanggar industri agar semakin cepat. Serta melaksanakan sosialisasi dan asistensi ekspor kepada masyarakat umum khususnya pada pelaku IKM Mulai dari melatih pembuatan NIB ekspor hingga mengisi modul ekspor.

“Di samping itu kami juga mengfasilitasi para IKM agar bisa berkomunikasi secara langsung pada atase perdagangan kementrian luar negeri yang ada di Hongkong. Alhamdulillah, dari kegiatan ini terjadilah business matching dan beberapa UKM di Gresik akhirnya bisa mengekpor produknya ke beberapa negara di Asia,”tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Bea Cukai Gresik menyerahkan sejumlah penghargaan kepada mitra industri dan pengguna jasa yang telah mendukung berbagai program Bea Cukai Gresik. Di antaranya indutri Tempat Penimbunan Berikat yang telah ditetapkan KB Mandiri Tahun 2020 dan Perusahaan dengan tata ruang atau layout terbaik diraih PT Cargil Indonesia. Eksportir dengan Tingkat Kepatuhan Terbaik Tahun 2020 diraih PT Petro Oxo Nusantara. Perusahaan penyedia sarana dan prasarana hanggar terbaik tahun 2020 diberikan pada PT Smelting. Perusahaan dengan Jumlah Kegiatan Impor Terbanyak Tahun 2020 diraih PT Petrokimia Gresik serta Best of The Best Company 2020 diberikan pada PT HM Sampoerna.

Selain menyerahkan beberapa penghargaan kepada para mitra industri Bea Cukai Gresik juga mengajak para stakeholder di Kabupaten Gresik untuk melakukan penandatanganan komitmen bersama mewujudkan Zona integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“2019 kami sudah mendapat predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Pada tahun ini kami mencanangkan meraih predikat WBBM. Tentu saja, ini semua bisa tercapat jika ada dukungan dan kerjasama dari semua pihak,” tegas Bier. (fir/han)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

Berita Terkait

Desktop_AP_Rectangle 1

Berita HITS

Desktop_AP_Rectangle 2

Berita Terbaru