alexametrics
27 C
Gresik
Thursday, 19 May 2022

Produk UMKM Yang Dijual di Pudak Gallery Bakal Dibarcode

KOTA – Dinas Koperasi, Usaha Mikro Perindustrian Dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Gresik terus mengoptimalkan layanan di Pudak Gallery. Salah satunya dengan memberikan barcode pada produk yang dijual di pujasera yang berada di Jalan Pahlawan tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan UKM, Fransiska Dyah AP mengatakan, sudah ada 450 produk UMKM yang dipasarkan di Pudak Gallery. Di antaranya, camilan, minuman, makanan, kerajinan tangan dan lain sebagainya. “Minggu ini, semua produk akan dikurasi. Yang kurang diminati masyarakat kami ganti yang diminati. Evaluasi memang kami lakukan setiap tiga bulan,”ujar Dyah kepada Radar Gresik, Minggu (23/1).

Banyak yang belum tahu pudak gallery karena masih tergolong pujasera baru. Maka dari itu, pihaknya berencana memasang banner atau spanduk yang dipasang di depan pujasera ini. Tujuannya menarik para wisatawan atau para peziarah dari makam Malik Ibrahim. “Untuk ke depan peziarah bisa membeli oleh – oleh dari pujasera. Selain itu juga, kami sudah bekerjasama dengan pariwisata atau guide pariwisata untuk membawa ke pujasera untuk belanja cemilan atau mamin di pujasera ini,” kata Dyah.

Sementara itu, Ketua Yayasan Maulana Malik Ibrahim, Taufiq Harris menyambut baik jika diskoperindag mau bekerjasama dengan pihaknya. “Butuh sinergitas antara pemerintah dengan pengelola makam, harapannya kami bisa membantu dalam upaya mengembangkan potensi UMKM di sekitar makam,” kata Taufiq. (jar/han)

KOTA – Dinas Koperasi, Usaha Mikro Perindustrian Dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Gresik terus mengoptimalkan layanan di Pudak Gallery. Salah satunya dengan memberikan barcode pada produk yang dijual di pujasera yang berada di Jalan Pahlawan tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan UKM, Fransiska Dyah AP mengatakan, sudah ada 450 produk UMKM yang dipasarkan di Pudak Gallery. Di antaranya, camilan, minuman, makanan, kerajinan tangan dan lain sebagainya. “Minggu ini, semua produk akan dikurasi. Yang kurang diminati masyarakat kami ganti yang diminati. Evaluasi memang kami lakukan setiap tiga bulan,”ujar Dyah kepada Radar Gresik, Minggu (23/1).

Banyak yang belum tahu pudak gallery karena masih tergolong pujasera baru. Maka dari itu, pihaknya berencana memasang banner atau spanduk yang dipasang di depan pujasera ini. Tujuannya menarik para wisatawan atau para peziarah dari makam Malik Ibrahim. “Untuk ke depan peziarah bisa membeli oleh – oleh dari pujasera. Selain itu juga, kami sudah bekerjasama dengan pariwisata atau guide pariwisata untuk membawa ke pujasera untuk belanja cemilan atau mamin di pujasera ini,” kata Dyah.

-

Sementara itu, Ketua Yayasan Maulana Malik Ibrahim, Taufiq Harris menyambut baik jika diskoperindag mau bekerjasama dengan pihaknya. “Butuh sinergitas antara pemerintah dengan pengelola makam, harapannya kami bisa membantu dalam upaya mengembangkan potensi UMKM di sekitar makam,” kata Taufiq. (jar/han)

Most Read

Berita Terbaru

/