alexametrics
25 C
Gresik
Saturday, 4 December 2021

Akomodir Dana CSR Perusahaan Lewat Paguyuban Pengusaha

GRESIK – Berbagai cara dilakukan dalam  pembangunan desa. Salah satunya kecamatan membentuk paguyuban kelompok pengusaha. Paguyuban pengusaha itu diminta untuk menyalurkan dana CSR nya untuk pembangunan desa dan mengurangi angka pengangguran.

Camat Sidayu Gresik, Nuryadi mengatakan, nantinya paguyuban akan berkoordinasi langsung dengan pemerintah, swasta guna kebutuhan masyarakat sosial. “Kami ingin dari perusahan sekitar bisa membantu kegiatan desa untuk mengurangi warga yang belum bekerja (pengangguran) untuk mendapatkan pekerjaan,”kata Yadi.

Dikatakan, paguyuban pengusaha yang dibentuk di Kecamatan Sidayu melakukan penggalian dana. Prosesnya,  paguyuban akan berkoordinasi dengan muspika. Kemudian, distribusi CSR bisa disalurkan demi pembangunan desa. Masyarakat dan swasta bekerjasama untuk membangun kehidupan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat. “Semoga dengan terbentuknya paguyuban pengusaha ini bisa membantu pengusaha bersemangat dalam menjalankan usahanya,”ungkapnya.

Sementara itu, salah satu pengusaha, Muhammad Hendra mengapresiasi langkah beberapa kecamatan yang membentuk paguyuban untuk mengakomodir dana CSR. “Kalau ada yang mengakomodir harapannya CSR bisa didistribuskan dengan tepat ke warga yang membutuhkan,” kata Hendra. (jar/rof)


GRESIK – Berbagai cara dilakukan dalam  pembangunan desa. Salah satunya kecamatan membentuk paguyuban kelompok pengusaha. Paguyuban pengusaha itu diminta untuk menyalurkan dana CSR nya untuk pembangunan desa dan mengurangi angka pengangguran.

Camat Sidayu Gresik, Nuryadi mengatakan, nantinya paguyuban akan berkoordinasi langsung dengan pemerintah, swasta guna kebutuhan masyarakat sosial. “Kami ingin dari perusahan sekitar bisa membantu kegiatan desa untuk mengurangi warga yang belum bekerja (pengangguran) untuk mendapatkan pekerjaan,”kata Yadi.

Dikatakan, paguyuban pengusaha yang dibentuk di Kecamatan Sidayu melakukan penggalian dana. Prosesnya,  paguyuban akan berkoordinasi dengan muspika. Kemudian, distribusi CSR bisa disalurkan demi pembangunan desa. Masyarakat dan swasta bekerjasama untuk membangun kehidupan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat. “Semoga dengan terbentuknya paguyuban pengusaha ini bisa membantu pengusaha bersemangat dalam menjalankan usahanya,”ungkapnya.

-

Sementara itu, salah satu pengusaha, Muhammad Hendra mengapresiasi langkah beberapa kecamatan yang membentuk paguyuban untuk mengakomodir dana CSR. “Kalau ada yang mengakomodir harapannya CSR bisa didistribuskan dengan tepat ke warga yang membutuhkan,” kata Hendra. (jar/rof)


Most Read

Berita HITS

Berita Terbaru