30 C
Gresik
Sunday, 27 November 2022

4000 Warga Cerme Mulai Rasakan Manfaat Jaringan Gas

GRESIK – Sedikitnya 4.000 warga di Kecamatan Cerme kini bisa merasakan manfaat menggunakan jaringan gas. Sebab, sejak awal bulan ini pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga (jargas) yang  merupakan salah satu Program Strategis Nasional (PSN) telah dioperasikan.

Sekretaris Direktorat Jenderal Migas Kementrian ESDM, Setyorini Tri Hutami mengatakan saat ini 4.000 Sambungan Rumah (SR) yang dibangun di Kecamatan Cerme Gresik telah rampung dan dapat dinikmati masyarakat. Oleh sebab itu, guna memastikan hal tersebut pihaknya melakukan kunjungan ke rumah masyarakat di Kecamatan Cerme. “Kunjungan lapangan ini untuk memastikan jargas terbangun dengan baik, memenuhi kaidah keselamatan, serta dapat dinikmati manfaatnya oleh masyarakat,” kata Rini di sela-sela kunjungannya.

Dalam kunjungan tersebut, Rini meninjau fasilitas dan berdialog langsung dengan masyarakat yang menikmati jargas. Secara umum, masyarakat menyambut gembira pembangunan jargas karena biaya bahan bakarnya lebih murah dibandingkan LPG 3 kg, serta tidak perlu  takut repot jika kehabisan bahan bakar untuk memasak karena jargas tersedia 24 jam.

Baca Juga : Endi Berhasil Antarkan MI Nurul Huda Cerme Menjadi Madrasah Digital

“Program jargas  memiliki makna bagi program kemudahan akses energi dimana masyarakat diberikan pilihan terhadap energi yang akan digunakan. Manfaat dari gas bumi seperti mengurangi emisi gas buang yang akan membuat penurunan tingkat pencemaran lingkungan secara signifikan,” paparnya.

Dirincikan, pembangunan jargas tahun 2022 di Kabupaten Gresik sebanyak 4.000 SR mencakup enam kelurahan yaitu Cagak Agung (381 SR), Cerme Kidul (1.127 SR),  Cerme Lor (704 SR),  Betiting (778 SR), Ngabetan (606 SR) dan  Iker Geger  (404 SR).  Sumber gas berasal dari  PT. Kangean Energy Indonesia. Ltd.

GRESIK – Sedikitnya 4.000 warga di Kecamatan Cerme kini bisa merasakan manfaat menggunakan jaringan gas. Sebab, sejak awal bulan ini pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga (jargas) yang  merupakan salah satu Program Strategis Nasional (PSN) telah dioperasikan.

Sekretaris Direktorat Jenderal Migas Kementrian ESDM, Setyorini Tri Hutami mengatakan saat ini 4.000 Sambungan Rumah (SR) yang dibangun di Kecamatan Cerme Gresik telah rampung dan dapat dinikmati masyarakat. Oleh sebab itu, guna memastikan hal tersebut pihaknya melakukan kunjungan ke rumah masyarakat di Kecamatan Cerme. “Kunjungan lapangan ini untuk memastikan jargas terbangun dengan baik, memenuhi kaidah keselamatan, serta dapat dinikmati manfaatnya oleh masyarakat,” kata Rini di sela-sela kunjungannya.

Dalam kunjungan tersebut, Rini meninjau fasilitas dan berdialog langsung dengan masyarakat yang menikmati jargas. Secara umum, masyarakat menyambut gembira pembangunan jargas karena biaya bahan bakarnya lebih murah dibandingkan LPG 3 kg, serta tidak perlu  takut repot jika kehabisan bahan bakar untuk memasak karena jargas tersedia 24 jam.

-

Baca Juga : Endi Berhasil Antarkan MI Nurul Huda Cerme Menjadi Madrasah Digital

“Program jargas  memiliki makna bagi program kemudahan akses energi dimana masyarakat diberikan pilihan terhadap energi yang akan digunakan. Manfaat dari gas bumi seperti mengurangi emisi gas buang yang akan membuat penurunan tingkat pencemaran lingkungan secara signifikan,” paparnya.

Dirincikan, pembangunan jargas tahun 2022 di Kabupaten Gresik sebanyak 4.000 SR mencakup enam kelurahan yaitu Cagak Agung (381 SR), Cerme Kidul (1.127 SR),  Cerme Lor (704 SR),  Betiting (778 SR), Ngabetan (606 SR) dan  Iker Geger  (404 SR).  Sumber gas berasal dari  PT. Kangean Energy Indonesia. Ltd.

Most Read

Berita Terbaru

/