alexametrics
28 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Pengelola Mall Minta Kelonggaran Menggelar Even

GRESIK – Era new normal yang telah berlangsung beberapa bulan terakhir belum mampu membuat okupansi kunjungan mall stabil. Agar tidak gulung tikar, pengelola mall berharap agar pemerintah memberikan dukungan dengan melonggarkan aturan untuk menggelar even.

General Manager Icon Mall Gresik, Alfialdy Baeners mengatakan, dukungan pemerintah diharapkan untuk mendorong okupansi mall. Salah satu dukungan yang diberikan bisa berupa kelonggaran dalam pembuatan event maupun pemerintah menggelar event di mall.

“Dalam kondisi saat ini memang para operator mall membutuhkan dukungan dari banyak pihak demi memulihkan bisnisnya,” kata dia.

Dikatakan, pihak mall berkomitmen dalam setiap penyelenggaraan acara tetap menerapkan protokol kesehatan, namun tidak banyak pihak yang berani membuat acara di mall karena khawatir tidak mendapatkan izin.

“Kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan dalam memberikan sosialisasi terkait dengan penyelenggaraan acara di mall. Dengan adanya jaminan event boleh digelar hal ini akan meningkatkan antusiasme masyarakat untuk datang atau menggelar event di mall,” imbuhnya.

Hal senada diungkapkan General Manager Gressmall Gresik, Yudi Wahyu Rohadi. Menurutnya saat ini kunjungan di mall mulai mengalami lonjakan setelah Gresik berada di zona oranye. Hanya saja, masih ada keraguan dari pihak penyelenggara event menggelar acara di mall.

“Beberapa penyelenggara event yang kami tawarkan untuk membuat acara masih merasa takut perihal perizinan. Untuk itu kami harapkan dari pihak pemerintah gencar memberikan sosialisasi terkait teknis pembuatan acara di mall,” kata Yudi.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Gresik, Agustin Halomoan Sinaga meminta agar para pengelola mall intens melakukan koordinasi dengan pemerintah sebelum menggelar even. Tujuannya agar Pemkab bisa memantau sekaligus melakukan pengawasan terhadap aktvitas masyarakat.

“Pemerintah tidak pernah melarang event digelar di mall selama taat dan patuh terhadap protokol kesehatan. Kami memberikan dukungan agar perekonomian masyarakat segera pulih,” tegas Sinaga. (fir/rof)

GRESIK – Era new normal yang telah berlangsung beberapa bulan terakhir belum mampu membuat okupansi kunjungan mall stabil. Agar tidak gulung tikar, pengelola mall berharap agar pemerintah memberikan dukungan dengan melonggarkan aturan untuk menggelar even.

General Manager Icon Mall Gresik, Alfialdy Baeners mengatakan, dukungan pemerintah diharapkan untuk mendorong okupansi mall. Salah satu dukungan yang diberikan bisa berupa kelonggaran dalam pembuatan event maupun pemerintah menggelar event di mall.

“Dalam kondisi saat ini memang para operator mall membutuhkan dukungan dari banyak pihak demi memulihkan bisnisnya,” kata dia.

-

Dikatakan, pihak mall berkomitmen dalam setiap penyelenggaraan acara tetap menerapkan protokol kesehatan, namun tidak banyak pihak yang berani membuat acara di mall karena khawatir tidak mendapatkan izin.

“Kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan dalam memberikan sosialisasi terkait dengan penyelenggaraan acara di mall. Dengan adanya jaminan event boleh digelar hal ini akan meningkatkan antusiasme masyarakat untuk datang atau menggelar event di mall,” imbuhnya.

Hal senada diungkapkan General Manager Gressmall Gresik, Yudi Wahyu Rohadi. Menurutnya saat ini kunjungan di mall mulai mengalami lonjakan setelah Gresik berada di zona oranye. Hanya saja, masih ada keraguan dari pihak penyelenggara event menggelar acara di mall.

“Beberapa penyelenggara event yang kami tawarkan untuk membuat acara masih merasa takut perihal perizinan. Untuk itu kami harapkan dari pihak pemerintah gencar memberikan sosialisasi terkait teknis pembuatan acara di mall,” kata Yudi.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Gresik, Agustin Halomoan Sinaga meminta agar para pengelola mall intens melakukan koordinasi dengan pemerintah sebelum menggelar even. Tujuannya agar Pemkab bisa memantau sekaligus melakukan pengawasan terhadap aktvitas masyarakat.

“Pemerintah tidak pernah melarang event digelar di mall selama taat dan patuh terhadap protokol kesehatan. Kami memberikan dukungan agar perekonomian masyarakat segera pulih,” tegas Sinaga. (fir/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/