alexametrics
26 C
Gresik
Sunday, 29 May 2022

Bupati Yani Rombak Direksi Gresik Migas

GRESIK– Menjelang berakhirnya program 99 kerja, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuat keputusan berani. Bupati millenial 36 tahun itu merombak seluruh dewan komisaris dan direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Gresik Migas melalui agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) di Hotel Aston Inn Gresik, Jumat (21/05) pagi.

Keputusan Bupati Yani ini terbilang mengejutkan. Pasalnya, Direktur Gresik Migas, M. Prisdianto Mihardjo baru saja diangkat meduduki kursi nomor satu BUMD Migas itu pada bulan Oktober lalu. Namun belum genap satu tahun memimpin, kini posisinya digantikan oleh M. Habibulloh.

Berdasarkan data yang dihimpun, M. Habibuloh merupakan mantan Staf Ahli Komisi VII DPR-RI yang membidangi Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Dia juga pernah menjadi perusahaan di bidang industri minyak dan gas di Sidoarjo. Masuknya Habib, membuat posisi M. Prisdianto bergeser ke Direktur Teknik dan Operasional.

Kepada wartawan, Dirut Gresik Migas, M. Habibulloh mengaku amanah dari Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi dia. Untuk itu dia berjanji akan melakukan perbaikan secara menyeluruh terhadap BUMD yang dia pimpin dari hal yang paling kecil.

“Baru Senin besok saya masuk kantor. Nanti disana saya akan bertemu dengan seluruh karyawan. Saya coba inventalisir apa saja yang urgent dibenahi,” kata Habib.

Diakuinya, pengalaman memimpin perusahaan daerah dibidang Migas menjadi yang pertama kali baginya. Dia pun mengaku pada tahap awal sudah menyusun rencana bisnis (Renbis) yang akan dijadikan sebagai blue printnya dalam bekerja.

“Untuk yang pertama mungkin saya akan melakukan optimalisasi bisnis. Salah satunya dengan mengejar tambahan alokasi gas yang dikelola. Setelah itu baru kita gencar berjualan gas ke kawasan industri. Termasuk didalamnya ada proyek pembangunan jaringan gas baru,” imbuhnya.

Sebagai putra daerah Gresik, Habib meminta doa restu dan dukungan kepada seluruh masyarakat kota Santri. Dia berharap ditangannya Gresik Migas bisa semakin baik.
Tidak hanya jajaran direksi, Bupati Yani juga merombak total susunan dewan komisaris Gresik Migas. Ketua Dewan Pengawas dari yang semula dipimpin M. Nadjib mantan Sekda Gresik kini beralih ke Ahmad Nadir.

Melalui sambungan telepon, politisi senior yang juga Mantan Ketua DPRD Gresik itu mengaku belum bisa memberikan banyak keterangan atas ditunjuknya sebagai Ketua Dewan Komisaris BUMD Gresik Migas.

“Saya belum bisa menyampaikan apa-apa. Nanti saja kalau sudah dilantik. Namun secara gambaran umum saya tahu apa saja yang harus saya benahi di Gresik Migas,” kata Nadir. (fir/han)

GRESIK– Menjelang berakhirnya program 99 kerja, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuat keputusan berani. Bupati millenial 36 tahun itu merombak seluruh dewan komisaris dan direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Gresik Migas melalui agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) di Hotel Aston Inn Gresik, Jumat (21/05) pagi.

Keputusan Bupati Yani ini terbilang mengejutkan. Pasalnya, Direktur Gresik Migas, M. Prisdianto Mihardjo baru saja diangkat meduduki kursi nomor satu BUMD Migas itu pada bulan Oktober lalu. Namun belum genap satu tahun memimpin, kini posisinya digantikan oleh M. Habibulloh.

Berdasarkan data yang dihimpun, M. Habibuloh merupakan mantan Staf Ahli Komisi VII DPR-RI yang membidangi Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Dia juga pernah menjadi perusahaan di bidang industri minyak dan gas di Sidoarjo. Masuknya Habib, membuat posisi M. Prisdianto bergeser ke Direktur Teknik dan Operasional.

-

Kepada wartawan, Dirut Gresik Migas, M. Habibulloh mengaku amanah dari Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi dia. Untuk itu dia berjanji akan melakukan perbaikan secara menyeluruh terhadap BUMD yang dia pimpin dari hal yang paling kecil.

“Baru Senin besok saya masuk kantor. Nanti disana saya akan bertemu dengan seluruh karyawan. Saya coba inventalisir apa saja yang urgent dibenahi,” kata Habib.

Diakuinya, pengalaman memimpin perusahaan daerah dibidang Migas menjadi yang pertama kali baginya. Dia pun mengaku pada tahap awal sudah menyusun rencana bisnis (Renbis) yang akan dijadikan sebagai blue printnya dalam bekerja.

“Untuk yang pertama mungkin saya akan melakukan optimalisasi bisnis. Salah satunya dengan mengejar tambahan alokasi gas yang dikelola. Setelah itu baru kita gencar berjualan gas ke kawasan industri. Termasuk didalamnya ada proyek pembangunan jaringan gas baru,” imbuhnya.

Sebagai putra daerah Gresik, Habib meminta doa restu dan dukungan kepada seluruh masyarakat kota Santri. Dia berharap ditangannya Gresik Migas bisa semakin baik.
Tidak hanya jajaran direksi, Bupati Yani juga merombak total susunan dewan komisaris Gresik Migas. Ketua Dewan Pengawas dari yang semula dipimpin M. Nadjib mantan Sekda Gresik kini beralih ke Ahmad Nadir.

Melalui sambungan telepon, politisi senior yang juga Mantan Ketua DPRD Gresik itu mengaku belum bisa memberikan banyak keterangan atas ditunjuknya sebagai Ketua Dewan Komisaris BUMD Gresik Migas.

“Saya belum bisa menyampaikan apa-apa. Nanti saja kalau sudah dilantik. Namun secara gambaran umum saya tahu apa saja yang harus saya benahi di Gresik Migas,” kata Nadir. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/