alexametrics
29 C
Gresik
Wednesday, 18 May 2022

Diskoperindag Jamin Harga Sembako Stabil

Gresik – Menjelang idul adha, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik terus memantau harga bahan sembako. Ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga yang seringkali terjadi.

“Kami terus melakukan pemantauan. Dan sampai saat ini masih stabil,” ujar Kepala Diskoperindag Gresik Agus Budiono.

Di saat pandemi harga kebutuhan pokok terpantau stabil. Itu karena permintaan masyarakat menurun. Selain itu, faktor penyebab lain adalah sektor ekonomi sangat terdampak Covid-19.

Dijelaskan Agus, jika permintaan menurun dan penawaran tetap tidak berubah, maka mengarah pada harga keseimbangan yang lebih rendah. Dia pun memastikan, menjelasng Hari Raya Idul Adha, pasokan barang aman serta harga terus stabil.

“Sejak sebelum puasa harga landai terus dan stabil hingga sekarang. Dulu hanya bawang putih yang sempat tinggi, tapi ini sudah stabil lagi dan harganya normal. Intinya kalau permintaan rendah ya harga pasti stabil,” jelasnya, menambahkan.

Sementara terkait adanya beberapa pasar yang ditutup karena menjadi klaster penyebaran Covid-19, Agus meminta pedagang dan pembeli terus melakukan dan mempedomani protokol kesehatan ketat.

Sebagai Tim Satgas Covid-19 bidang ekonomi, Agus terus melakukan sosialisasi khususnya pedagang pasar agar menerapkan Physical Distancing serta bermasker dan rajin cuci tangan.

“Bahkan kita terus melakukan sosialisasi kepala pedagang dan pembeli agar menerapkan protokol kesehatan Covid-19 Gresik. Bahkan kita sediakan tempat cuci tangan diseluruh pasar,” pungkasnya. (yud/rof)

Gresik – Menjelang idul adha, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik terus memantau harga bahan sembako. Ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga yang seringkali terjadi.

“Kami terus melakukan pemantauan. Dan sampai saat ini masih stabil,” ujar Kepala Diskoperindag Gresik Agus Budiono.

Di saat pandemi harga kebutuhan pokok terpantau stabil. Itu karena permintaan masyarakat menurun. Selain itu, faktor penyebab lain adalah sektor ekonomi sangat terdampak Covid-19.

-

Dijelaskan Agus, jika permintaan menurun dan penawaran tetap tidak berubah, maka mengarah pada harga keseimbangan yang lebih rendah. Dia pun memastikan, menjelasng Hari Raya Idul Adha, pasokan barang aman serta harga terus stabil.

“Sejak sebelum puasa harga landai terus dan stabil hingga sekarang. Dulu hanya bawang putih yang sempat tinggi, tapi ini sudah stabil lagi dan harganya normal. Intinya kalau permintaan rendah ya harga pasti stabil,” jelasnya, menambahkan.

Sementara terkait adanya beberapa pasar yang ditutup karena menjadi klaster penyebaran Covid-19, Agus meminta pedagang dan pembeli terus melakukan dan mempedomani protokol kesehatan ketat.

Sebagai Tim Satgas Covid-19 bidang ekonomi, Agus terus melakukan sosialisasi khususnya pedagang pasar agar menerapkan Physical Distancing serta bermasker dan rajin cuci tangan.

“Bahkan kita terus melakukan sosialisasi kepala pedagang dan pembeli agar menerapkan protokol kesehatan Covid-19 Gresik. Bahkan kita sediakan tempat cuci tangan diseluruh pasar,” pungkasnya. (yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/