alexametrics
27 C
Gresik
Saturday, 31 July 2021

Dapat Tambahan Air Baku, Giri Tirta Dorong Serapan ke Sektor Industri

GRESIK – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta Gresik pada tahun ini akan mendapatkan tambahan air baku dari dua Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan dan Bendung Gerak Sembayat (BGS).  Kedua SPAM itu masing-masing akan menggelontorkan air bersih 450 liter perdetik (ltd) di tahun ini.

TAMBAHAN 900 ltd air bersih akan membuat kapasitas eksisting BUMD plat merah itu naik dari yang semula 1.136 ltd menjadi 2.036 ltd. Direktur Utama Perumda Giri Tirta Gresik, Siti Aminatus Zariyah mengatakan  tambahan air baku dari dua SPAM tersebut nantinya akan didorong guna memenuhi kebutuhan industri di Kabupaten Gresik.

“Selama ini kebutuhan air sektor industri belum bisa tercover secara penuh akibat keterbatasan supply air. Sehingga banyak industri yang membeli air curah atau tangki dengan truk besar hingga membuat pengolahan air mandiri,” kata Risa.

Dikatakan, bagi Perumda Giri Tirta Gresik pelanggan industri cukup penting dalam menunjang bisnis. Di Gresik secara total ada 212 industri yang menjadi pelanggan Giri Tirta. Dari jumlah itu jika dikalkulasi memiliki kontribusi hingga 12 persen terhadap pendapatan. Di samping itu, pembayaran tagihan pelanggan di sektor ini juga cukup baik.

“Selama PPKM Darurat serapan air pelanggan industri turun hingga 10 persen. Hal itu dampaknya sangat terasa bagi bisnis kami. Untuk itu pak bupati mendorong agar terus lakukan koodinasi agar serapan air bisa ditingkatkan,” imbuhnya.

Tambahan air baku sebesar 450 ltd  dari SPAM Umbulan sudah didistribusikan sejak Januari. Sedangkan 450 ltd dari SPAM BGS rencananya akan didistribusikan pada Agustus mendatang.

“Harapannya dengan adanya tambahan supply kontribusi pelanggan industri naik hingga 15 persen,” pungkasnya.

Sementara itu, berdasarkan data PDAM Giri Tirta jumlah pelanggan terus naik setiap tahunnya, pada 2017 pelanggan mencapai 91.516 pelanggan. Jumlah itu naik menjadi menjadi eksisting hingga 105 ribu pelanggan atau terjadi penambahan sekitar 14 ribu pelanggan. (FIR/rof)


GRESIK – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta Gresik pada tahun ini akan mendapatkan tambahan air baku dari dua Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan dan Bendung Gerak Sembayat (BGS).  Kedua SPAM itu masing-masing akan menggelontorkan air bersih 450 liter perdetik (ltd) di tahun ini.

TAMBAHAN 900 ltd air bersih akan membuat kapasitas eksisting BUMD plat merah itu naik dari yang semula 1.136 ltd menjadi 2.036 ltd. Direktur Utama Perumda Giri Tirta Gresik, Siti Aminatus Zariyah mengatakan  tambahan air baku dari dua SPAM tersebut nantinya akan didorong guna memenuhi kebutuhan industri di Kabupaten Gresik.

“Selama ini kebutuhan air sektor industri belum bisa tercover secara penuh akibat keterbatasan supply air. Sehingga banyak industri yang membeli air curah atau tangki dengan truk besar hingga membuat pengolahan air mandiri,” kata Risa.

Dikatakan, bagi Perumda Giri Tirta Gresik pelanggan industri cukup penting dalam menunjang bisnis. Di Gresik secara total ada 212 industri yang menjadi pelanggan Giri Tirta. Dari jumlah itu jika dikalkulasi memiliki kontribusi hingga 12 persen terhadap pendapatan. Di samping itu, pembayaran tagihan pelanggan di sektor ini juga cukup baik.

-

“Selama PPKM Darurat serapan air pelanggan industri turun hingga 10 persen. Hal itu dampaknya sangat terasa bagi bisnis kami. Untuk itu pak bupati mendorong agar terus lakukan koodinasi agar serapan air bisa ditingkatkan,” imbuhnya.

Tambahan air baku sebesar 450 ltd  dari SPAM Umbulan sudah didistribusikan sejak Januari. Sedangkan 450 ltd dari SPAM BGS rencananya akan didistribusikan pada Agustus mendatang.

“Harapannya dengan adanya tambahan supply kontribusi pelanggan industri naik hingga 15 persen,” pungkasnya.

Sementara itu, berdasarkan data PDAM Giri Tirta jumlah pelanggan terus naik setiap tahunnya, pada 2017 pelanggan mencapai 91.516 pelanggan. Jumlah itu naik menjadi menjadi eksisting hingga 105 ribu pelanggan atau terjadi penambahan sekitar 14 ribu pelanggan. (FIR/rof)


Berita Terkait

Berita HITS

Berita Terbaru