alexametrics
27C
Gresik
Wednesday, 24 February 2021
Desktop_AP_Top Banner

Berawal dari Bondowoso, CCF Memulai Gerakan Ekonomi Membantu UMKM

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

GRESIK-Climate Change Frontier (CCF) adalah sebuah komunitas yang Peduli Terhadap Lingkungan dan Kemanusiaan yang didirikan pada tahun 2015, Sejak 16 Maret 2020 mereka sudah turun ke jalan membantu masyarakat dan pemerintah dalam upaya melawan Covid 19. Banyak program yang mereka jalankan dalam upaya turut serta memberikan kontribusi melawan Covid 19. Salah satunya adalah dari sisi ekonomi.

Sejak bulan April 2020 sampai hari ini, komunitas yang di dirikan oleh Baskoro CCF ini telah mulai memberikan kepedulian terhadap para pelaku UKM dan pedagang kecil. Mereka mengawali dengan Gerakan 100 Ribu. Mereka memberikan modal usaha secara gratis kepada sekian banyak para pedagang kecil yang berada di Kabupaten Bondowoso. Gerakan ini bertujuan agar para pedagang kecil dapat survive ditengah pandemi. Baskoro selaku Founder CCF menyampaikan sejak April 2020, dirinya mendengarkan beberapa sahabat berjualan mengeluh atas keadaan yang terjadi. “Maka dari itu saya berusaha membantu mereka dengan memberikan modal usaha,” kata Baskoro.

Founder CCF Baskoro

Tidak berhenti pada Gerakan 100 ribu saja, mereka melanjutkan upaya mereka dengan membuat Program Sponsor UKM CCF. Program ini memuat tiga hal yakni dari sponsorship, promosi, dan pengembangan usaha. Tujuannya untuk membantu para pelaku UKM dan pedagang kecil pinggir jalan. Salah satu yang mereka lakukan adalah dengan menyediakan sebuah plastform digital dalam mempromosikan usaha dan produk mereka secara gratis tanpa biaya apapun. “UKM Digi CCF itu gratis. Siapapun bisa mempromosikan usaha dan produk mereka, Tidak itu saja mereka akan mendapat kesempatan untuk mempromosikan usaha mereka di media nasional dan melakukan talk show di radio. Itu pun gratis tanpa biaya apapun. Sudah banyak pelaku UKM di Bondowoso dan di luar Bondowoso yang bergabung.” Imbuh Baskoro CCF.

Memasuki tahun 2021, komunitas ini kembali membuat sebuah gebrakan lewat Gerakan 1.000 Usaha Mandiri CCF. Gerakan ini bertujuan untuk membantu masyarakat agar memiliki usaha sendiri serta mendorong laju roda ekonomi. Sudah tiga orang yang mereka bantu dengan membuka usaha baru untuk mereka. Di antaranya, usaha mainan untuk Mas Jaelani yang berada di Poncogati, Curahdami, Bondowoso, rombong jualan untuk Mas Farid berlokasi di Jl. KH Wahid Hasyim, Bondowoso, usaha counter pulsa dan makanan untuk Pak Suyanto berlokasi di Dusun Lucu, Desa Botolinggo, Bondowoso. “Mereka bertekad akan membuka 1000 usaha baru untuk masyarakat. Kesempatan ini tidak saja untuk masyarakat Bondowoso, namun di luar Bondowoso nantinya,” jelasnya. Agar gerakan dan program ini berjalan lebih efektif. Mereka menggabungkan Sponsor UKM CCF, UKM

Digi CCF dan Gerakan 1000 Usaha Mandiri CCF menjadi satu yang mereka beri nama Gerakan Ekonomi CCF. Secara langsung dikelola Baskoro selaku Founder CCF.

“Inilah kiprah anak-anak muda yang berasal dari Bondowoso dalam ikut memberikan kontribusi terhadap negara lewat program-program yang telah mereka bangun. Dan hebatnya, mereka lakukan semua secara mandiri. Sudah saatnya kita semua bergerak untuk Negeri Tercinta Indonesia,” jelasnya. (han)

Mobile_AP_Rectangle 1

GRESIK-Climate Change Frontier (CCF) adalah sebuah komunitas yang Peduli Terhadap Lingkungan dan Kemanusiaan yang didirikan pada tahun 2015, Sejak 16 Maret 2020 mereka sudah turun ke jalan membantu masyarakat dan pemerintah dalam upaya melawan Covid 19. Banyak program yang mereka jalankan dalam upaya turut serta memberikan kontribusi melawan Covid 19. Salah satunya adalah dari sisi ekonomi.

Sejak bulan April 2020 sampai hari ini, komunitas yang di dirikan oleh Baskoro CCF ini telah mulai memberikan kepedulian terhadap para pelaku UKM dan pedagang kecil. Mereka mengawali dengan Gerakan 100 Ribu. Mereka memberikan modal usaha secara gratis kepada sekian banyak para pedagang kecil yang berada di Kabupaten Bondowoso. Gerakan ini bertujuan agar para pedagang kecil dapat survive ditengah pandemi. Baskoro selaku Founder CCF menyampaikan sejak April 2020, dirinya mendengarkan beberapa sahabat berjualan mengeluh atas keadaan yang terjadi. “Maka dari itu saya berusaha membantu mereka dengan memberikan modal usaha,” kata Baskoro.

Founder CCF Baskoro

Mobile_AP_Half Page

Tidak berhenti pada Gerakan 100 ribu saja, mereka melanjutkan upaya mereka dengan membuat Program Sponsor UKM CCF. Program ini memuat tiga hal yakni dari sponsorship, promosi, dan pengembangan usaha. Tujuannya untuk membantu para pelaku UKM dan pedagang kecil pinggir jalan. Salah satu yang mereka lakukan adalah dengan menyediakan sebuah plastform digital dalam mempromosikan usaha dan produk mereka secara gratis tanpa biaya apapun. “UKM Digi CCF itu gratis. Siapapun bisa mempromosikan usaha dan produk mereka, Tidak itu saja mereka akan mendapat kesempatan untuk mempromosikan usaha mereka di media nasional dan melakukan talk show di radio. Itu pun gratis tanpa biaya apapun. Sudah banyak pelaku UKM di Bondowoso dan di luar Bondowoso yang bergabung.” Imbuh Baskoro CCF.

Memasuki tahun 2021, komunitas ini kembali membuat sebuah gebrakan lewat Gerakan 1.000 Usaha Mandiri CCF. Gerakan ini bertujuan untuk membantu masyarakat agar memiliki usaha sendiri serta mendorong laju roda ekonomi. Sudah tiga orang yang mereka bantu dengan membuka usaha baru untuk mereka. Di antaranya, usaha mainan untuk Mas Jaelani yang berada di Poncogati, Curahdami, Bondowoso, rombong jualan untuk Mas Farid berlokasi di Jl. KH Wahid Hasyim, Bondowoso, usaha counter pulsa dan makanan untuk Pak Suyanto berlokasi di Dusun Lucu, Desa Botolinggo, Bondowoso. “Mereka bertekad akan membuka 1000 usaha baru untuk masyarakat. Kesempatan ini tidak saja untuk masyarakat Bondowoso, namun di luar Bondowoso nantinya,” jelasnya. Agar gerakan dan program ini berjalan lebih efektif. Mereka menggabungkan Sponsor UKM CCF, UKM

Digi CCF dan Gerakan 1000 Usaha Mandiri CCF menjadi satu yang mereka beri nama Gerakan Ekonomi CCF. Secara langsung dikelola Baskoro selaku Founder CCF.

“Inilah kiprah anak-anak muda yang berasal dari Bondowoso dalam ikut memberikan kontribusi terhadap negara lewat program-program yang telah mereka bangun. Dan hebatnya, mereka lakukan semua secara mandiri. Sudah saatnya kita semua bergerak untuk Negeri Tercinta Indonesia,” jelasnya. (han)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

Berita Terkait

Desktop_AP_Rectangle 1

Berita HITS

Desktop_AP_Rectangle 2

Berita Terbaru