alexametrics
30 C
Gresik
Saturday, 23 October 2021

PJB Gresik dan UPHT Sinergi Dengan Dinkes Gelar Vaksinasi

GRESIK – PT Pembangkitan Jawa Bali senantiasa terus berperan aktif dalam mencegah penyebaran virus Covid-19. Hal ini ditunjukkan melalui pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis pertama untuk keluarga karyawan dan warga sekitar, yang digelar PT PJB UP Gresik dan UPHT bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, Kamis (16/9).

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama dilaksanakan di area lapangan tennis outdoor dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir pula Direktur SDM PT PJB Karyawan Aji.

General Manager PT PJB UP Gresik Sidik Wiyono mengatakan, vaksinasi menjadi syarat penting dalam menurunkan penyebaran Covid-19 di Indonesia. Untuk tahap pertama ini ada 600 dosis dengan jenis vaksin Moderna. “Untuk dosis pertama ini sasarannya adalah 37 persen untuk keluarga karyawan dan 63 persen untuk warga sekitar perusahaan,” kata Sidik.

Sidik menambahkan, dalam kegiatan ini seluruh panitia telah di-rapid test antigen terlebih dahulu. Hal ini merupakan komitmen perusahaan untuk selalu menerapkan budaya 3T (testing, tracing, treatment).

PT PJB UP Gresik meyakini bahwa vaksinasi bertujuan untuk memicu respons kekebalan. Dan untuk mencapai imunitas secara maksimal diperlukan vaksinasi tahap kedua, yang akan diselenggarakan sebulan kemudian di tempat yang sama.

“Program vaksinasi, bukan semata untuk membuat seseorang menjadi kebal dan terbebas dari Covid-19. Vaksinasi juga tidak serta merta menggantikan implementasi protokol kesehatan. Oleh karena itu pelaksanaan vaksinasi harus tetap diiringi dengan disiplin menerapkan 5M dan melanjutkan budaya 3T. Kami juga tidak henti-hentinya selalu mengajak kepada seluruh karyawan beserta keluarga dan masyarakat untuk selalu menjalankan protokol kesehatan. Selain itu, kami akan terus mengajak untuk mendukung program dari pemerintah dalam upaya memutus penyebaran Covid-19,” jelasnya

Dalam program gelaran vaksinasi kemarin, PT PJB UP Gresik juga membuka Posko Relaksasi yang dijalankan oleh Poli Kesehatan Tradisional dan Cafe Jamu ‘Jampi’ Puskesmas Alun-Alun yang merupakan binaan CSR PT PJB UP Gresik.

Di posko relaksasi ini peserta vaksin yang gagal di-assessment atau screening dapat diterapi terlebih dulu secara tradisional oleh terapis bersertifikat dengan teknik akupresur dan akupuntur. Peserta vaksinasi juga bisa mengkonsumsi jamu olahan dari rimpang-rimpangan yang berkhasiat, sehingga setelah diterapi diharapkan mereka bisa lulus screening.

Selain itu, bagi peserta yang sudah divaksin diberikan souvenir berupa Healthy Drink (Hendrink) produksi UMKM binaan yang tergabung dalam program comdev Bank Tanaman Gemah Ripah Lohjinawi. Produk Hedrink terdiri dari bermacam-macam olahan toga dan buah-buahan yang menyegarkan dan menyehatkan. (ind)


GRESIK – PT Pembangkitan Jawa Bali senantiasa terus berperan aktif dalam mencegah penyebaran virus Covid-19. Hal ini ditunjukkan melalui pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis pertama untuk keluarga karyawan dan warga sekitar, yang digelar PT PJB UP Gresik dan UPHT bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, Kamis (16/9).

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama dilaksanakan di area lapangan tennis outdoor dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir pula Direktur SDM PT PJB Karyawan Aji.

General Manager PT PJB UP Gresik Sidik Wiyono mengatakan, vaksinasi menjadi syarat penting dalam menurunkan penyebaran Covid-19 di Indonesia. Untuk tahap pertama ini ada 600 dosis dengan jenis vaksin Moderna. “Untuk dosis pertama ini sasarannya adalah 37 persen untuk keluarga karyawan dan 63 persen untuk warga sekitar perusahaan,” kata Sidik.

-

Sidik menambahkan, dalam kegiatan ini seluruh panitia telah di-rapid test antigen terlebih dahulu. Hal ini merupakan komitmen perusahaan untuk selalu menerapkan budaya 3T (testing, tracing, treatment).

PT PJB UP Gresik meyakini bahwa vaksinasi bertujuan untuk memicu respons kekebalan. Dan untuk mencapai imunitas secara maksimal diperlukan vaksinasi tahap kedua, yang akan diselenggarakan sebulan kemudian di tempat yang sama.

“Program vaksinasi, bukan semata untuk membuat seseorang menjadi kebal dan terbebas dari Covid-19. Vaksinasi juga tidak serta merta menggantikan implementasi protokol kesehatan. Oleh karena itu pelaksanaan vaksinasi harus tetap diiringi dengan disiplin menerapkan 5M dan melanjutkan budaya 3T. Kami juga tidak henti-hentinya selalu mengajak kepada seluruh karyawan beserta keluarga dan masyarakat untuk selalu menjalankan protokol kesehatan. Selain itu, kami akan terus mengajak untuk mendukung program dari pemerintah dalam upaya memutus penyebaran Covid-19,” jelasnya

Dalam program gelaran vaksinasi kemarin, PT PJB UP Gresik juga membuka Posko Relaksasi yang dijalankan oleh Poli Kesehatan Tradisional dan Cafe Jamu ‘Jampi’ Puskesmas Alun-Alun yang merupakan binaan CSR PT PJB UP Gresik.

Di posko relaksasi ini peserta vaksin yang gagal di-assessment atau screening dapat diterapi terlebih dulu secara tradisional oleh terapis bersertifikat dengan teknik akupresur dan akupuntur. Peserta vaksinasi juga bisa mengkonsumsi jamu olahan dari rimpang-rimpangan yang berkhasiat, sehingga setelah diterapi diharapkan mereka bisa lulus screening.

Selain itu, bagi peserta yang sudah divaksin diberikan souvenir berupa Healthy Drink (Hendrink) produksi UMKM binaan yang tergabung dalam program comdev Bank Tanaman Gemah Ripah Lohjinawi. Produk Hedrink terdiri dari bermacam-macam olahan toga dan buah-buahan yang menyegarkan dan menyehatkan. (ind)


Most Read

Berita HITS

Berita Terbaru