alexametrics
29 C
Gresik
Wednesday, 18 May 2022

Fasilkom UPN “Veteran” Jatim Bantu Pedagang Pasar Lewat Marketplace

GRESIK – Fakultas Ilmu Komputer UPN “Veteran” Jawa Timur melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui Program Hibah Pemanfaatan IPTEKS Bagi Masyarakat (PIKAT) di Pasar Kota Gresik. Bekerja sama dengan UPTD Pasar Kota Gresik dan Persatuan Pedagang Pasar Kota Gresik (PPPKG) dengan tim yang terdiri dari dua dosen yakni Tresna Maulana Fahrudin, S.ST., M.T.dan Made Hanindia Prami Swari, S.Kom., M.Cs. dibantu 3 mahasiswa yakni Risnaldy Novendra Irawan, Nine Alvariqati, dan Nabila Rizky Amalia Putri dari Program Studi Sains Data.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat tersebut berlangsung sejak 6 hingga 13 Juli. Tujuan kegiatan itu untuk  membantu memberikan sumbangsih terhadap permasalahan nyata yang terjadi pada masyarakat.

Achmad Saiful Hadi, S.H. selaku ketua PPPKG mengakui, dampak pandemi ini benar-benar sangat terasa bagi pedagang kecil, pendapatan bukan hanya turun 25 persen. Namun, hingga 50 persen,” ungkapnya.

Salah satu upaya yang cukup berhasil diterapkan dalam mengatasi kelesuan penjualan akibat menurunnya jumlah pengunjung pasar tradisional adalah dengan beralih ke pemasaran hybrid, yakni mengadopsi perkembangan teknologi informasi melalui penjualan online di marketplace yang marak berkembang belakangan ini. “Pandemi yang tak kunjung usai meski sudah melanda lebih dari setahun terakhir ini semestinya membuat masyarakat harus berinovasi agar mampu bertahan bahkan meningkatkan eksistensinya” ujar Tresna Maulana Fahrudin selaku ketua tim Pengabdian kepada Masyarakat.

Dengan membantu para pedagang melebarkan metode usahanya dengan metode penjualan online melalui marketplace Shopee. Melibatkan tiga pedagang di Pasar Kota Gresik yakni Toko Sumber Rejeki yang menjual alat dapur, Toko Merdeka yang menjual baju gamis, tas dan sepatu, serta Toko Bunga Kertajaya yang menjual bunga plastik atau sintetis.

Diawali dengan penyuluhan secara daring melalui Zoom Meeting pada tanggal 6 dan 9 Juli, Pedagang juga mendapatkan pendampingan melalui Whatsapp grup untuk praktik pada tanggal 7, 8, 10, 11 dan 12 Juli.

Topik yang dibahas pada tanggal 6 Juli yakni tentang riset pasar dan produk serupa serta analisis segmentasi pemasaran produk melalui dashboard analytics. Selanjutnya pada tanggal 9 Juli membahas tentang advertising produk dan peninjauan performa advertising produk menggunakan Iklanku Shopee. Kedua topik tersebut perlu untuk disampaikan mengingat banyaknya penjual yang menjual barang serupa, sehingga diperlukan strategi-strategi khusus untuk mengeksplorasi dan menentukan strategi penjualan melalui analitik data, segmentasi pemasaran produk, advertising produk hingga analisis peninjauan performa advertising produk.

Selain kegiatan melalui Zoom Meeting, tim PKM  juga melakukan pendampingan intensif bagi para pedagang melalui Whatsapp grup untuk membantu pedagang membuat akun serta menerapkan berbagai strategi.

Kegiatan terakhir dilaksanakan pada Selasa, 13 Juli secara luring untuk meninjau dan mengevaluasi apa yang telah dipraktikkan oleh para pedagang. Dihadiri perwakilan tim dosen dengan pedagang, ketua dan bendahara PPPKG di kantor PPPKG dengan protokol kesehatan secara ketat. (rir/han)

GRESIK – Fakultas Ilmu Komputer UPN “Veteran” Jawa Timur melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui Program Hibah Pemanfaatan IPTEKS Bagi Masyarakat (PIKAT) di Pasar Kota Gresik. Bekerja sama dengan UPTD Pasar Kota Gresik dan Persatuan Pedagang Pasar Kota Gresik (PPPKG) dengan tim yang terdiri dari dua dosen yakni Tresna Maulana Fahrudin, S.ST., M.T.dan Made Hanindia Prami Swari, S.Kom., M.Cs. dibantu 3 mahasiswa yakni Risnaldy Novendra Irawan, Nine Alvariqati, dan Nabila Rizky Amalia Putri dari Program Studi Sains Data.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat tersebut berlangsung sejak 6 hingga 13 Juli. Tujuan kegiatan itu untuk  membantu memberikan sumbangsih terhadap permasalahan nyata yang terjadi pada masyarakat.

Achmad Saiful Hadi, S.H. selaku ketua PPPKG mengakui, dampak pandemi ini benar-benar sangat terasa bagi pedagang kecil, pendapatan bukan hanya turun 25 persen. Namun, hingga 50 persen,” ungkapnya.

-

Salah satu upaya yang cukup berhasil diterapkan dalam mengatasi kelesuan penjualan akibat menurunnya jumlah pengunjung pasar tradisional adalah dengan beralih ke pemasaran hybrid, yakni mengadopsi perkembangan teknologi informasi melalui penjualan online di marketplace yang marak berkembang belakangan ini. “Pandemi yang tak kunjung usai meski sudah melanda lebih dari setahun terakhir ini semestinya membuat masyarakat harus berinovasi agar mampu bertahan bahkan meningkatkan eksistensinya” ujar Tresna Maulana Fahrudin selaku ketua tim Pengabdian kepada Masyarakat.

Dengan membantu para pedagang melebarkan metode usahanya dengan metode penjualan online melalui marketplace Shopee. Melibatkan tiga pedagang di Pasar Kota Gresik yakni Toko Sumber Rejeki yang menjual alat dapur, Toko Merdeka yang menjual baju gamis, tas dan sepatu, serta Toko Bunga Kertajaya yang menjual bunga plastik atau sintetis.

Diawali dengan penyuluhan secara daring melalui Zoom Meeting pada tanggal 6 dan 9 Juli, Pedagang juga mendapatkan pendampingan melalui Whatsapp grup untuk praktik pada tanggal 7, 8, 10, 11 dan 12 Juli.

Topik yang dibahas pada tanggal 6 Juli yakni tentang riset pasar dan produk serupa serta analisis segmentasi pemasaran produk melalui dashboard analytics. Selanjutnya pada tanggal 9 Juli membahas tentang advertising produk dan peninjauan performa advertising produk menggunakan Iklanku Shopee. Kedua topik tersebut perlu untuk disampaikan mengingat banyaknya penjual yang menjual barang serupa, sehingga diperlukan strategi-strategi khusus untuk mengeksplorasi dan menentukan strategi penjualan melalui analitik data, segmentasi pemasaran produk, advertising produk hingga analisis peninjauan performa advertising produk.

Selain kegiatan melalui Zoom Meeting, tim PKM  juga melakukan pendampingan intensif bagi para pedagang melalui Whatsapp grup untuk membantu pedagang membuat akun serta menerapkan berbagai strategi.

Kegiatan terakhir dilaksanakan pada Selasa, 13 Juli secara luring untuk meninjau dan mengevaluasi apa yang telah dipraktikkan oleh para pedagang. Dihadiri perwakilan tim dosen dengan pedagang, ketua dan bendahara PPPKG di kantor PPPKG dengan protokol kesehatan secara ketat. (rir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/