alexametrics
26 C
Gresik
Thursday, 26 May 2022

Kapal Curah Raksasa MV Great Glen Sandar di TTL

GRESIK – MV Great Glen, kapal curah kering berbobot mati 93.251 Ton, sandar di dermaga Terminal Teluk Lamong. Kapal berbendera Hongkong ini membawa muatan 71.582 Ton pakan ternak asal Brazil dan dibongkar dalam waktu kurang dari 7 hari.

Sebuah terobosan baru dari Pelindo III untuk membuat sistem bongkar curah kering terintegrasi dan ramah lingkungan sehingga mempercepat waktu pelayanan. “Proses pelayanan kapal Terminal Teluk Lamong berbeda karena memiliki standar internasional dan peralatan canggih yang mempercepat proses bongkar muatan”,  ujar Geng Jun, Master Kapal MV Great Glen

Sejak tahun 2010, MV Great Glen melayani muatan curah asal Amerika Latin tujuan Asia Timur dan Asia Tenggara. Kapal sepanjang 229,2 Meter ini menempuh perjalanan 20 hari dari Brazil ke Indonesia untuk melakukan bongkar muatan soya bean meal atau bubuk kedelai untuk pakan ternak di Terminal Teluk Lamong.

Sebelum MV Great Glen, beberapa kapal curah kering internasional berukuran raksasa telah sandar dan melakukan pelayanan di Terminal Teluk Lamong. MV Julius Olendorff asal Portugal bermuatan 60.000 ton, MV Medi Serapo asal Liberia bermuatan 68.597 ton , dan MV Olympic Gemini asal Yunani. Pencapaian tersebut merupakan prestasi untuk Terminal Teluk Lamong karena menjadi kepercayaan pengguna jasa internasional khususnya muatan curah kering.

Terminal Teluk Lamong (TTL) menjaga kepercayaan pengguna jasa dengan melakukan pelayanan prima dan memanfaatkan peralatan modern terintegrasi dengan maksimal. Peralatan terintegrasi dan ramah lingkungan yang dimiliki Terminal Teluk Lamong yaitu 2 Grab Ship Unloader (crane berbahan bakar listrik khusus untuk membongkar muatan curah berkapasitas maksimal 2000 Ton/ Jam), Conveyor (berfungsi memindahkan barang dari crane menuju gudang dengan sistem roller berbahan karet), dan gudang penyimpanan / silo (gudang penyimpanan muatan curah terintegrasi dengan sistem antrian truk).

Penerapapan nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) sebagai semangat baru BUMN untuk Indonesia diwujudkan oleh Terminal Teluk Lamong melalui pelayanan prima kepada pengguna jasa. Terminal Teluk Lamong sebagai bagian dari Pelindo III akan berupaya memberikan yang terbaik untuk Indonesia melalui pelayanan kepelabuhanan yang prima, modern dan ramah lingkungan. (jar/han)

 

GRESIK – MV Great Glen, kapal curah kering berbobot mati 93.251 Ton, sandar di dermaga Terminal Teluk Lamong. Kapal berbendera Hongkong ini membawa muatan 71.582 Ton pakan ternak asal Brazil dan dibongkar dalam waktu kurang dari 7 hari.

Sebuah terobosan baru dari Pelindo III untuk membuat sistem bongkar curah kering terintegrasi dan ramah lingkungan sehingga mempercepat waktu pelayanan. “Proses pelayanan kapal Terminal Teluk Lamong berbeda karena memiliki standar internasional dan peralatan canggih yang mempercepat proses bongkar muatan”,  ujar Geng Jun, Master Kapal MV Great Glen

Sejak tahun 2010, MV Great Glen melayani muatan curah asal Amerika Latin tujuan Asia Timur dan Asia Tenggara. Kapal sepanjang 229,2 Meter ini menempuh perjalanan 20 hari dari Brazil ke Indonesia untuk melakukan bongkar muatan soya bean meal atau bubuk kedelai untuk pakan ternak di Terminal Teluk Lamong.

-

Sebelum MV Great Glen, beberapa kapal curah kering internasional berukuran raksasa telah sandar dan melakukan pelayanan di Terminal Teluk Lamong. MV Julius Olendorff asal Portugal bermuatan 60.000 ton, MV Medi Serapo asal Liberia bermuatan 68.597 ton , dan MV Olympic Gemini asal Yunani. Pencapaian tersebut merupakan prestasi untuk Terminal Teluk Lamong karena menjadi kepercayaan pengguna jasa internasional khususnya muatan curah kering.

Terminal Teluk Lamong (TTL) menjaga kepercayaan pengguna jasa dengan melakukan pelayanan prima dan memanfaatkan peralatan modern terintegrasi dengan maksimal. Peralatan terintegrasi dan ramah lingkungan yang dimiliki Terminal Teluk Lamong yaitu 2 Grab Ship Unloader (crane berbahan bakar listrik khusus untuk membongkar muatan curah berkapasitas maksimal 2000 Ton/ Jam), Conveyor (berfungsi memindahkan barang dari crane menuju gudang dengan sistem roller berbahan karet), dan gudang penyimpanan / silo (gudang penyimpanan muatan curah terintegrasi dengan sistem antrian truk).

Penerapapan nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) sebagai semangat baru BUMN untuk Indonesia diwujudkan oleh Terminal Teluk Lamong melalui pelayanan prima kepada pengguna jasa. Terminal Teluk Lamong sebagai bagian dari Pelindo III akan berupaya memberikan yang terbaik untuk Indonesia melalui pelayanan kepelabuhanan yang prima, modern dan ramah lingkungan. (jar/han)

 

Most Read

Berita Terbaru

/