alexametrics
24 C
Gresik
Sunday, 22 May 2022

Kurangi Pengangguran, Abdullah Syafii Produksi Es Kristal dan Tube

GRESIK –  Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Gresik yang terus tumbuh di masa pandemi Covid-19. Salah satunya produksi es kristal dan tube. Hebatnya lagi, lewat produksi es kristal kini banyak pekerja lokal yang diserapnya selama dua tahun terakhir ini.

Pengusaha Indo Ice Tube Gresik, Abdullah Syafi’i mengatakan,  meski daerah industri, tetapi banyak pekerja lokal yang belum diserap perusahaan besar. “Dari situ, kami berinisiatif membuat UMKM produksi es kristal, kami mengajak masyarakat yang belum bekerja di perusahaan di kawasan Manyar,”kata Syafi’i saat ditemui di rumah produksi es kristal dan tube di Jalan Siti Maimun, Desa Leran, Kecamatan Manyar Gresik, Rabu (10/11)

Dikatakan, saat ini sudah mempunyai tiga pekerja dan satu mesin. Rencananya tahun depan menambah dua mesin, sehingga bisa menampung 10 pekerja. Meningkatnya permintaan ice itu karena banyak warung kopi (warkop), rumah makan, hotel dan lain sebagainya. “Kami  sudah mempunyai izin dari Jawa Timur, bahkan Kabupaten Gresik salah satu mempunyai izin usaha,” kata Syafii.

Operator es Kristal dan Tube Gresik, Yayan mengatakan, sehari bisa memproduksi 150 sampai 250 kantong plastik es. “Semoga perkembangan produksi es semakin baik dan melihat pangsa pasar di Gresik sangat prospek untuk produksi es ini,” harap Yayan.

Pekerja kurir, Kristianto mengaku, setiap hari membawa 50 kantong plastik es pesanan untuk pelanggan, terutama warung kopi di sekitar Manyar.”Alhamdulillah sekarang meningkat dari 30 menjadi 50 kantong plastik yang dipesan pelanggan. Mereka puas karena kualitas es bagus dan tahan lama,”ungkapnya. (jar/han)

GRESIK –  Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Gresik yang terus tumbuh di masa pandemi Covid-19. Salah satunya produksi es kristal dan tube. Hebatnya lagi, lewat produksi es kristal kini banyak pekerja lokal yang diserapnya selama dua tahun terakhir ini.

Pengusaha Indo Ice Tube Gresik, Abdullah Syafi’i mengatakan,  meski daerah industri, tetapi banyak pekerja lokal yang belum diserap perusahaan besar. “Dari situ, kami berinisiatif membuat UMKM produksi es kristal, kami mengajak masyarakat yang belum bekerja di perusahaan di kawasan Manyar,”kata Syafi’i saat ditemui di rumah produksi es kristal dan tube di Jalan Siti Maimun, Desa Leran, Kecamatan Manyar Gresik, Rabu (10/11)

Dikatakan, saat ini sudah mempunyai tiga pekerja dan satu mesin. Rencananya tahun depan menambah dua mesin, sehingga bisa menampung 10 pekerja. Meningkatnya permintaan ice itu karena banyak warung kopi (warkop), rumah makan, hotel dan lain sebagainya. “Kami  sudah mempunyai izin dari Jawa Timur, bahkan Kabupaten Gresik salah satu mempunyai izin usaha,” kata Syafii.

-

Operator es Kristal dan Tube Gresik, Yayan mengatakan, sehari bisa memproduksi 150 sampai 250 kantong plastik es. “Semoga perkembangan produksi es semakin baik dan melihat pangsa pasar di Gresik sangat prospek untuk produksi es ini,” harap Yayan.

Pekerja kurir, Kristianto mengaku, setiap hari membawa 50 kantong plastik es pesanan untuk pelanggan, terutama warung kopi di sekitar Manyar.”Alhamdulillah sekarang meningkat dari 30 menjadi 50 kantong plastik yang dipesan pelanggan. Mereka puas karena kualitas es bagus dan tahan lama,”ungkapnya. (jar/han)

Most Read

Berita Terbaru

/