alexametrics
27C
Gresik
Wednesday, 24 February 2021
Desktop_AP_Top Banner

Kadin Diminta Jadi Motor Pemulihan Ekonomi

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

GRESIK – Pandemi Covid 19 memberikan dampak luar biasa pada Ekonomi di kota Santri. Berdasarkan catatan dari Kamar Dagang dan Industri( Kadin) Jawa Timur, ekonomi Gresik terperosok hingga -3,4 persen pada Triwulan II/2020 lalu. Padahal para periode Triwulan sebelumnya Gresik bisa mempertahankan angka pertumbuhan perekomonian hingga 4,10 persen years on years (yoy).

Ketua Umum Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto mengatakan, mengembalikan pertumbuhan perekonomian keangka semula menjadi tantangan Kadin Gresik. “Kami mencatat pada triwulan I/2021 pertumbuhan perekomomian di Gresik sudah berada diangka 2,8 persen. Hal ini perlu terus dijaga agar tidak sampai akhir tahun angka pertumbuhan perekonomian di Gresik bisa kembali diangka 4 persen lebih,” kata Ketua Umum Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto pada acara Musyawarah Kabupaten Kadin Gresik di Hotel Aston, kemarin.

Meningkatkan sinergitas antar asosiasi maupun organisasi usaha di Gresik menjadi salah satu hal yang harus dilakukan oleh kepengurusan baru Kadin Gresik. Di samping juga harus mengseleraskan program kerja pemerintah daerah.

“Belanja pemerintah daerah serta percepatan kegiatan lelang proyek pada awal tahun ini akan memberikan dampak pada daya beli masyarakat dan konsumsi rumah tangga. Jika ini sudah berjalan, maka sektor yang lain seperti UMKM juga akan ikut bergerak,” jelasnya.

Bupati Gresk Terpilih, Fandi Akhmad Yani mengamini apa yang disampaikan Kadin Jawa Timur. Dia berharap Kadin Gresik terus meningkatkan sinergitas pada anggota asosiasi serta menjaga kolaborasi bersama pemerintah daerah.

“Gresik ada pelabuhan, ada industri, ada tambang, dan kekayaan alam lain. Jangan ada monopoli. Gresik sangat luas, sangat kaya. Mari kita bangun bersama-sama,” ajaknya.

Selain masalah industri, pihaknya juga menyampaikan persoalan publik di Kabupaten Gresik yang harus cepat dituntaskan. Seperti banjir, jalan rusak, kemiskinan, dan pengangguran. Dia juga menyoroti banyaknya alumnus SMK yang jadi pengangguran.

“Hal ini persoalan yang harus dituntaskan. Untuk itu, saya berharap ada sinergitas kadin dan pemerintah. Kita akan support penuh. Kita duduk bareng untuk diskusi menuntaskan persoalan publik ini,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Gresik terpilih, Sarjono berharap Kadin Gresik bisa bersinergi dengan pemda di segala sektor guna meningkatkan perekonomian. Utamanya sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) bisa ditingkatkan produktivitas dan kreativitasnya.

“Industri menengah dan besar harus dipertahankan, lebih-lebih ditingkatkan. Tentunya, dengan tidak melupakan pemberdayaan masyarakat,” kata Sarjono yang juga Ketua Umum Pemuda Pancasila Gresik tersebut. (fir/rof)

Mobile_AP_Rectangle 1

GRESIK – Pandemi Covid 19 memberikan dampak luar biasa pada Ekonomi di kota Santri. Berdasarkan catatan dari Kamar Dagang dan Industri( Kadin) Jawa Timur, ekonomi Gresik terperosok hingga -3,4 persen pada Triwulan II/2020 lalu. Padahal para periode Triwulan sebelumnya Gresik bisa mempertahankan angka pertumbuhan perekomonian hingga 4,10 persen years on years (yoy).

Ketua Umum Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto mengatakan, mengembalikan pertumbuhan perekonomian keangka semula menjadi tantangan Kadin Gresik. “Kami mencatat pada triwulan I/2021 pertumbuhan perekomomian di Gresik sudah berada diangka 2,8 persen. Hal ini perlu terus dijaga agar tidak sampai akhir tahun angka pertumbuhan perekonomian di Gresik bisa kembali diangka 4 persen lebih,” kata Ketua Umum Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto pada acara Musyawarah Kabupaten Kadin Gresik di Hotel Aston, kemarin.

Meningkatkan sinergitas antar asosiasi maupun organisasi usaha di Gresik menjadi salah satu hal yang harus dilakukan oleh kepengurusan baru Kadin Gresik. Di samping juga harus mengseleraskan program kerja pemerintah daerah.

Mobile_AP_Half Page

“Belanja pemerintah daerah serta percepatan kegiatan lelang proyek pada awal tahun ini akan memberikan dampak pada daya beli masyarakat dan konsumsi rumah tangga. Jika ini sudah berjalan, maka sektor yang lain seperti UMKM juga akan ikut bergerak,” jelasnya.

Bupati Gresk Terpilih, Fandi Akhmad Yani mengamini apa yang disampaikan Kadin Jawa Timur. Dia berharap Kadin Gresik terus meningkatkan sinergitas pada anggota asosiasi serta menjaga kolaborasi bersama pemerintah daerah.

“Gresik ada pelabuhan, ada industri, ada tambang, dan kekayaan alam lain. Jangan ada monopoli. Gresik sangat luas, sangat kaya. Mari kita bangun bersama-sama,” ajaknya.

Selain masalah industri, pihaknya juga menyampaikan persoalan publik di Kabupaten Gresik yang harus cepat dituntaskan. Seperti banjir, jalan rusak, kemiskinan, dan pengangguran. Dia juga menyoroti banyaknya alumnus SMK yang jadi pengangguran.

“Hal ini persoalan yang harus dituntaskan. Untuk itu, saya berharap ada sinergitas kadin dan pemerintah. Kita akan support penuh. Kita duduk bareng untuk diskusi menuntaskan persoalan publik ini,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Gresik terpilih, Sarjono berharap Kadin Gresik bisa bersinergi dengan pemda di segala sektor guna meningkatkan perekonomian. Utamanya sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) bisa ditingkatkan produktivitas dan kreativitasnya.

“Industri menengah dan besar harus dipertahankan, lebih-lebih ditingkatkan. Tentunya, dengan tidak melupakan pemberdayaan masyarakat,” kata Sarjono yang juga Ketua Umum Pemuda Pancasila Gresik tersebut. (fir/rof)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

Berita Terkait

Desktop_AP_Rectangle 1

Berita HITS

Desktop_AP_Rectangle 2

Berita Terbaru