alexametrics
29 C
Gresik
Wednesday, 18 May 2022

Industri Padat Karya Diminta Serap Tenaga Kerja Lokal

GRESIK – Kabupaten Gresik memiliki banyak industri yang bergerak di sektor padat karya. Hanya saja hingga saat ini angka pengangguran di kota wali masih cukup tinggi. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Gresik secara aktif menjalin kerjasama dengan kalangan industri guna menyediakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan siap pakai.

Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Kiswanto mengatakan, di Kabupaten Gresik ada 60 sekolah termasuk 4 sekolah yang ada di Pulau Bawean. Dari jumlah itu sekitar 20 persen merupakan fresh graduate yang berkeinginan untuk melanjutkan Pendidikan ke jenjang berikutnya.

“Dengan menggandeng perusahaan seperti ini diharapkan ada sikronisasi link and match sehingga perusahaan yang ada di Gresik ini bisa memberikan manfaat langsung untuk lulusan SMK Kabupaten Gresik,” kata Kiswanto.

Pertemuan ini merupakan satu dari sekian kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Daerah Gresik, yang bertujuan untuk membentuk link kerja sama antara SMK dengan industri yang ada di Kabupaten Gresik. Setiap tahunnya, SMK di Kabupaten Gresik meluluskan sekitar 4 ribu siswa dan memiliki total hampir 16 ribu siswa.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah menyebutkan, jumlah pengangguran terbuka di Gresik saat ini diatas rata- rata Jawa Timur. Oleh sebab itu, dengan intensifnya usaha pemerintah daerah untuk mempertemukan antara perusahaan dengan sekolah, diharapkan apabila perusahaan membuka lapangan pekerjaan maka yang dihubungi pertama kali adalah sekolah – sekolah yang ada di Kabupaten Gresik.

“Apalagi dengan turunnya level Covid-19 kabupaten Gresik yang sekarang berlevel 2, maka pertumbuhan ekonomi diharapkan juga akan pulih,” kata Bu Min. (fir/rof)

GRESIK – Kabupaten Gresik memiliki banyak industri yang bergerak di sektor padat karya. Hanya saja hingga saat ini angka pengangguran di kota wali masih cukup tinggi. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Gresik secara aktif menjalin kerjasama dengan kalangan industri guna menyediakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan siap pakai.

Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Kiswanto mengatakan, di Kabupaten Gresik ada 60 sekolah termasuk 4 sekolah yang ada di Pulau Bawean. Dari jumlah itu sekitar 20 persen merupakan fresh graduate yang berkeinginan untuk melanjutkan Pendidikan ke jenjang berikutnya.

“Dengan menggandeng perusahaan seperti ini diharapkan ada sikronisasi link and match sehingga perusahaan yang ada di Gresik ini bisa memberikan manfaat langsung untuk lulusan SMK Kabupaten Gresik,” kata Kiswanto.

-

Pertemuan ini merupakan satu dari sekian kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Daerah Gresik, yang bertujuan untuk membentuk link kerja sama antara SMK dengan industri yang ada di Kabupaten Gresik. Setiap tahunnya, SMK di Kabupaten Gresik meluluskan sekitar 4 ribu siswa dan memiliki total hampir 16 ribu siswa.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah menyebutkan, jumlah pengangguran terbuka di Gresik saat ini diatas rata- rata Jawa Timur. Oleh sebab itu, dengan intensifnya usaha pemerintah daerah untuk mempertemukan antara perusahaan dengan sekolah, diharapkan apabila perusahaan membuka lapangan pekerjaan maka yang dihubungi pertama kali adalah sekolah – sekolah yang ada di Kabupaten Gresik.

“Apalagi dengan turunnya level Covid-19 kabupaten Gresik yang sekarang berlevel 2, maka pertumbuhan ekonomi diharapkan juga akan pulih,” kata Bu Min. (fir/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/