alexametrics
29 C
Gresik
Wednesday, 18 May 2022

Bantu Pengadaan Alat, Petani Diminta Produksi Tembakau

GRESIK – Dinas Pertanian Kabupaten Gresik terus mendorong para petani di Kabupaten Gresik untuk belajar proses pengelolahan tembakau. Salah satunya dengan memberi alat bantu petani tembakau baik dari alat pengelolaan, perkebunan dan pasca panen tembakau.

Kasi Perkebunan Dinas Pertanian (distan) Gresik, M. Nursyamsi mengatakan, distan member lima unit traktor, dua mesin perajang dan lima unit cultivator. “Dengan alat tersebut supaya mereka lebih cepat dalam pengelolaan lahan serta efisien dan efektif,” kata Nusyamsi.

Selain itu tidak hanya memberikan alat tersebut tetapi juga memberikan bimbingan teknis (bimtek) kepada mereka, agar nantinya bisa mengelola alatnya dan perbaikan alat tersebut.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Gresik, Samsul Ma’arif mengatakan, petani tembakau di Gresik semakin banyak. Dengan adanya alat tersebut mereka tidak takut lagi dalam hal menanam tembakau sampai penjualannya. “Untuk lahan tembakau di Gresik sebanyak 25 hektar di selatan dan utara. Kami berharap ke depannya bisa lebih banyak lagi petani tembakau dan bisa menambah luas lahan 30 sampai 50 hektar,”tutup Samsul. (jar/han)

GRESIK – Dinas Pertanian Kabupaten Gresik terus mendorong para petani di Kabupaten Gresik untuk belajar proses pengelolahan tembakau. Salah satunya dengan memberi alat bantu petani tembakau baik dari alat pengelolaan, perkebunan dan pasca panen tembakau.

Kasi Perkebunan Dinas Pertanian (distan) Gresik, M. Nursyamsi mengatakan, distan member lima unit traktor, dua mesin perajang dan lima unit cultivator. “Dengan alat tersebut supaya mereka lebih cepat dalam pengelolaan lahan serta efisien dan efektif,” kata Nusyamsi.

Selain itu tidak hanya memberikan alat tersebut tetapi juga memberikan bimbingan teknis (bimtek) kepada mereka, agar nantinya bisa mengelola alatnya dan perbaikan alat tersebut.

-

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Gresik, Samsul Ma’arif mengatakan, petani tembakau di Gresik semakin banyak. Dengan adanya alat tersebut mereka tidak takut lagi dalam hal menanam tembakau sampai penjualannya. “Untuk lahan tembakau di Gresik sebanyak 25 hektar di selatan dan utara. Kami berharap ke depannya bisa lebih banyak lagi petani tembakau dan bisa menambah luas lahan 30 sampai 50 hektar,”tutup Samsul. (jar/han)

Most Read

Berita Terbaru

/