alexametrics
28 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Pemkab Gresik Bantu Kemudahan Legalitas UMKM

GRESIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik mendorong percepatan legalitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Gresik. Salah satunya dengan mempermudah legalitas pada bidang makanan dan minuman.

Kepala Dinkes Gresik, drg. Saifudin Ghozali mengatakan, pihaknya akan mendorong penuh di dalam percepatan legalitas terutama UMKM yang bergerak di bidang makanan dan minuman seperti sertifikat Laik higiene makanan, PIRT dan izin MD. “Kami menyupport UMKM Gresik supaya bisa maju bersama -sama dengan Dinkes Gresik,”ujar dia.

Penggerak UMKM Gresik dan Ketua  KPUG, M. Ismail Fahmi mengaku, respon Dinkes Gresik sangat bagus untuk legalitas UMKM, mulai dari legalitas rumah makan atau catering (laik higienis) bisa dibantu gratis. “Tahun ini akan dibuatkan pengurusan  legalitas BPOM untuk minuman berkemasan dan frozen. Mudah -mudahan dibantu hingga PAK Agustus 2021. Tentu, hal ini sangat berguna dan membantu UMKM untuk kemajuannya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Diskoperindag, Agus Budiono menambahkan, untuk membantu UMKM pihaknya menyediakan layanan hak paten merk dagang secara gratis.

“Saat ini ada 70 UMKM Gresik yang diajukan secara gratis untuk hak paten merek secara gratis,”kata Agus. Pendaftaran hak merek paten dagang dengan biaya 2.8 juta. Sehingga dengan 70 UMKM Gresik yang didaftarkan secara gratis, maka Pemerintah Daerah mengeluarkan biaya Rp 210 juta. “Semoga dengan pandemi covid-19 tetap bisa bersaing dan tetap tumbuh perekonomian di Indonesia khususnya di Gresik,”ujar dia. (jar/han)

GRESIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik mendorong percepatan legalitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Gresik. Salah satunya dengan mempermudah legalitas pada bidang makanan dan minuman.

Kepala Dinkes Gresik, drg. Saifudin Ghozali mengatakan, pihaknya akan mendorong penuh di dalam percepatan legalitas terutama UMKM yang bergerak di bidang makanan dan minuman seperti sertifikat Laik higiene makanan, PIRT dan izin MD. “Kami menyupport UMKM Gresik supaya bisa maju bersama -sama dengan Dinkes Gresik,”ujar dia.

Penggerak UMKM Gresik dan Ketua  KPUG, M. Ismail Fahmi mengaku, respon Dinkes Gresik sangat bagus untuk legalitas UMKM, mulai dari legalitas rumah makan atau catering (laik higienis) bisa dibantu gratis. “Tahun ini akan dibuatkan pengurusan  legalitas BPOM untuk minuman berkemasan dan frozen. Mudah -mudahan dibantu hingga PAK Agustus 2021. Tentu, hal ini sangat berguna dan membantu UMKM untuk kemajuannya,” harapnya.

-

Sementara itu, Kepala Diskoperindag, Agus Budiono menambahkan, untuk membantu UMKM pihaknya menyediakan layanan hak paten merk dagang secara gratis.

“Saat ini ada 70 UMKM Gresik yang diajukan secara gratis untuk hak paten merek secara gratis,”kata Agus. Pendaftaran hak merek paten dagang dengan biaya 2.8 juta. Sehingga dengan 70 UMKM Gresik yang didaftarkan secara gratis, maka Pemerintah Daerah mengeluarkan biaya Rp 210 juta. “Semoga dengan pandemi covid-19 tetap bisa bersaing dan tetap tumbuh perekonomian di Indonesia khususnya di Gresik,”ujar dia. (jar/han)

Most Read

Berita Terbaru

/