RADAR GRESIK – Atmosfer kompetisi seni bela diri menyelimuti Kabupaten Gresik. Sebanyak 118 pesilat muda mengikuti Kejuaraan Cabang (Kejurcab) VI Pagar Nusa Kabupaten Gresik yang digelar di Pondok Pesantren Ushulul Hikmah Al Ibrohimi, Kecamatan Manyar, Gresik.
Ajang bergengsi tahunan ini melibatkan perwakilan dari 12 Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa se-Kabupaten Gresik.
Sekretaris PC PSNU Pagar Nusa Gresik, Aris Afandi, menjelaskan bahwa Kejurcab ke-VI ini adalah momentum penting untuk mengukur kemampuan atlet-atlet muda yang telah dibina oleh tiap PAC.
“Para peserta yang bertanding ini akan memperebutkan gelar juara sekaligus tiket menuju Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) Zona yang akan digelar di Kabupaten Bojonegoro pada 15-16 November 2025,” kata Aris.
Target Juara Umum Grand Final
Melihat potensi yang dimiliki atlet Gresik, Aris Afandi menyatakan optimismenya untuk meraih gelar tertinggi di tingkat wilayah.
“Target kami jelas yaitu menjadi Juara Umum 1, sehingga Gresik bisa melangkah ke Grand Final Kejurwil yang rencananya dilaksanakan mendatang di Kabupaten Jombang,” ujarnya, menunjukkan ambisi Pagar Nusa Gresik di kancah regional.
Peran Pesilat dalam Menjaga Marwah NU
Sementara itu, salah satu Majelis Masyayikh Pondok Pesantren Al Ibrohimi, Khoirul Atho’ Chusnan, turut memberikan semangat dan menekankan pentingnya peran pesilat Pagar Nusa.
Ia mengingatkan bahwa Pagar Nusa memiliki tugas vital dalam menjaga marwah pesantren dan Nahdlatul Ulama (NU).
“Pagar Nusa Gresik harus mampu mencetak kader-kader yang cerdas, tangkas, dan militan sebagaimana tugasnya untuk mengawal dan menjaga para kiai serta Nahdlatul Ulama,” pungkasnya. (jar/han)
Editor : Hany Akasah