Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Tiga Bulan Gemblengan Intensif, Kickboxer Gresik Siap Panen Medali di Porprov Jatim 2025

Fajar Yuliyanto • Jumat, 30 Mei 2025 | 15:18 WIB
LATIHAN INTENSIF: Cabang Olahraga (Cabor) Kickboxing Gresik tengah mematangkan persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025.
LATIHAN INTENSIF: Cabang Olahraga (Cabor) Kickboxing Gresik tengah mematangkan persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025.

RADAR GRESIK – Cabang Olahraga (Cabor) Kickboxing Gresik tengah mematangkan persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Para atlet telah menjalani pemusatan latihan (TC) intensif selama tiga bulan terakhir di dua lokasi berbeda, menunjukkan keseriusan dalam meraih prestasi maksimal di ajang olahraga bergengsi ini.

Ketua Pengkab Kickboxing Indonesia Gresik, Akhmad Ibrahim Haitammi, menjelaskan TC atlet Kickboxing Gresik dipusatkan di Malang dan Surabaya. Strategi ini dipilih untuk mengakomodasi kebutuhan latihan spesifik masing-masing kategori. Yakni atlet kategori fighting dilatih secara intensif di Malang setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Kemudian, atlet kategori creative form mengasah kemampuan di Surabaya setiap hari Senin dan Kamis. “Pembagian lokasi latihan ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi setiap atlet sesuai dengan disiplinnya,” tegasnya.

Kickboxing Gresik akan mengirimkan enam atlet terbaiknya ke Porprov Jatim 2025. Lima atlet di antaranya dibiayai oleh KONI Gresik, sementara satu atlet lainnya merupakan jalur mandiri.

Mereka akan berlaga di berbagai nomor, menunjukkan keragaman kekuatan Kickboxing Gresik. Yakni Creative Form Team Open Hand, Point Fighting dan Ring Sport di kelas Full Contact. 

Untuk meningkatkan peluang meraih medali, satu atlet diizinkan mengikuti dua kategori, kecuali “untuk nomor tatami dan ring sport yang hanya bisa diikuti satu kategori saja,” tegasnya.

Terkait pendampingan, Kickboxing Gresik hanya mendapat satu kuota pelatih dari KONI untuk Porprov Jatim 2025. Namun, mengingat pertandingan akan digelar di dua arena berbeda, pihaknya terpaksa menambah satu pelatih lagi secara mandiri. "Jika tidak ada pelatih di salah satu arena, atlet bisa langsung didiskualifikasi karena tidak ada pendamping," imbuh Akhmad. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#gresik #cabor #Porprov Jatim #Atlet #pemusatan latihan #intensif #Medali #kickboxing