Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Terpilih Secara Aklamasi, dr Anis Ambiyo Putri Kembali Jabat Ketua KONI Gresik

Riri Masfardian • Rabu, 12 Februari 2025 | 04:27 WIB
Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Gresik 2025 telah sukses digelar di Aula Putri Mijil, Pendopo Kabupaten Gresik, pada Selasa (11/2).
Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Gresik 2025 telah sukses digelar di Aula Putri Mijil, Pendopo Kabupaten Gresik, pada Selasa (11/2).

RADAR GRESIK  - Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Gresik 2025 telah sukses digelar di Aula Putri Mijil, Pendopo Kabupaten Gresik, pada Selasa (11/2). Dalam Musorkab tersebut memiliki agenda utama pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Gresik yang baru.

Dalam kesempatan tersebut, dr Anis Ambiyo Putri terpilih kembali secara aklamasi untuk memimpin KONI Gresik.

"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Alhamdulillah, saya masih dipercaya untuk memimpin KONI Gresik," ungkap dr Anis setelah terpilih kembali.

Dari 53 cabang olahraga (cabor) yang memiliki hak suara, 51 cabor hadir dan memberikan dukungan penuh kepada dr Anis. Sebanyak 50 cabor menyatakan dukungan mereka secara tertulis, menunjukkan soliditas dan kepercayaan yang besar terhadap kepemimpinan dr Anis.

"50 di antaranya memilih saya untuk kembali menjabat. Dengan dukungan hampir 100 persen dari cabor, saya merasa harus memenuhi harapan mereka melalui berbagai program dan prestasi olahraga di Gresik," tuturnya penuh semangat.

Wakil Ketua 3 KONI Jawa Timur, Dedi Suhayadi, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan pesan penting terkait dukungan terhadap cabor di Gresik. Ia berharap setiap cabor dapat menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan di Gresik.

Bahkan, ia mengusulkan agar setiap cabor menjadi anak asuh satu atau dua perusahaan. Dijelaskannya bahwa KONi tidak boleh menjaring sponsor, namun cabor diperkenankan memiliki sponsor.

"Saya berpesan agar 50 cabor bermitra dengan perusahaan. Syukur-syukur bukan hanya satu, namun dua perusahaan setiap cabor. Jika kompetisi besar dilaksanakan di Gresik dan disponsori oleh perusahaan, tentu prosesnya bisa lebih cepat," terangnya.

Dedi juga menekankan pentingnya peran pelatih yang berkualitas dalam mencetak atlet berprestasi. Menurutnya, pelatih harus memiliki komitmen terhadap penjadwalan latihan. Sebab, tonggak keberhasilan cabor juga berada di tangan pelatih.

Lebih lanjut, Dedi mengingatkan bahwa KONI tidak boleh menjaring sponsor, namun cabor sangat diperkenankan dan diperbolehkan menjaring sponsor. Selain itu setiap organisasi cabor dapat terstruktur dengan baik.

"Kalau organisasi cabor tidak baik, akan sulit untuk mendapatkan sponsor. Oleh karena itu, mari bersama-sama memperbaiki manajemen organisasi olahraga di gresik," pungkasnya. (rir)

Editor : Hany Akasah
#dr Anis Ambiyo Putri #olahraga #Musorkab #gresik #koni #cabor