Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

MPLS Hari Pertama, SMPN 1 Gresik Launching Sekolah Lima Hari

Fahtia Ainur Rofiq • Selasa, 18 Juli 2023 | 17:03 WIB
LAUNCHING: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat melaunching sekolah lima hari pada MPLS di SMPN 1 Gresik.
LAUNCHING: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat melaunching sekolah lima hari pada MPLS di SMPN 1 Gresik.

GRESIK - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) meresmikan sekolah lima hari, kemarin. Launching digelar bersamaan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 1 Gresik. Orang nomor satu di Pemkab Gresik ini berharap sekolah bisa menjadi wadah pengembangan potensi.

"Pelaksanaan 5 hari sekolah merupakan keputusan Kemendikbud. Senin sampai Jumat pembelajaran aktif di sekolah, Sabtu diisi ekstra. Ini kita jalankan sesuai instruksi kementerian pendidikan, mudah-mudahan bisa menjadi inovasi dalam pendidikan," ujarnya.

Sekolah sebagai tempat pembelajaran, didorong agar bisa mengembangkan potensi seluruh peserta didik yang dimilikinya melalui kebijakan lima hari sekolah.

Hal ini sesuai Perpres 21/2023 tentang Hari Kerja dan Jam Kerja Instansi Pemerintah dan ASN serta keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik nomor 420/0064/437.53/2023.

"5 kriteria tujuan MPLS ini adalah, salah satunya bagaimana dalam MPLS ini benar-benar bisa menciptakan sekolah ramah anak, ini menjadi substansinya," imbuh dia.

Pada hari Sabtunya bisa digunakan untuk  memberikan keterampilan di luar dunia akademik.

"Bisa menumbuhkan prestasi, tidak hanya dari akademik saja. Di luar akademik, mereka punya modal di jam ekstra. Artinya, mereka bisa berkembang di luar hari Senin sampai Jumat. Misalnya di sini ada atlet renang, panjat tebing. Disitu memberikan kesempatan, bahwa kesuksesan bisa diraih diluar akademik," tutur dia.

 Baca Juga: Upaya Isi Bangku Kosong, Dispendik Gresik Larang SMPN Terima Siswa yang Sudah Daftar di Swasta

Dalam hal ini, pihaknya terus melakukan berbagi inovasi dan tetap mengevaluasi secara berkala. Hal ini dilakukan demi mencetak Sumber Daya Manusia yang unggul di Kabupaten Gresik.

"Sekarang, mereka harus dikenalkan lingkungan sekolah. Ada banyak cara, bisa dengan festival musik, olahraga. Jadi, mengeksplor potensi, dan juga memberi motivasi. Dan kita sampaikan ke kakak kelas, mereka harus jaga adik-adik kelasnya karena mereka itu butuh sentuhan. Dan, terakhir, kami juga menyampaikan ke Kepala Dinas terus tingkatkan minat baca. Jangan berhenti baca, literasi harus kita dorong. Termasuk ketika waktunya sholat agar mereka diajak tepat waktu, salat jamaah," pungkas dia.

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab kepada peserta didik dengan tujuan dan harapan bisa mencetak mereka yang berakhlak dan berbudi pekerti.

 Baca Juga: UPT SMPN 1 Gresik Rayakan HUT ke-70 dengan Launching Kelas Tahfidz

Terpisah, Kepala Sekolah SMP Negeri Gresik Berry Avita Prasetya mengatakan penetapan lima hari sekolah setelah Dispendik melakukan verifikasi usulan berdasarkan sekolah yang mengusulkan.

"Kami akan memanfaatkan waktu di luar lima hari sekolah dengan mengadakan pembelajaran ekstra. Sehingga anak didik bisa mendapatkan wadah untuk pengembangan potensi sesuai harapan pak bupati," imbuhnya. (rof)

Editor : Hany Akasah
#berry #MPLS #gresik #Sekolah #SMPN #Hari