GRESIK – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan Dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Kabupaten Gresik melakukan seleksi (teleskoting) sepakbola U-15 tahun 2022. Seleksi diikuti 22 sekolah sepak bola (SSB) yang mempunyai pembinaan usia dini di Gresik.
Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan dan Olahraga Disparekrafbudpora Gresik, Ari Gunawan mengatakan, bahwa bidang kepemudaan olahraga pembinaan sepakbola U-15 sudah melakukan tahap seleksi. Kemarin dari 75 pemain sudah mengerucut 25 pemain dan nantinya akan dilakukan pembinaan. "Kemarin sudah ada 25 pemain yang sudah dilakukan seleksi. Selanjutnya akan dilakukan pembinaan untuk U-15 sampai U-17,"kata Ari.
Lebih lanjut, Ari menjelaskan dalam seleksi kemarin juga dilakukan kompetisi sepakbola U-15 dari 22 SSB di Gresik. Dalam pertandingan tersebut dilakukan sistem gugur dan terdapat 4 tim yang memperebutkan juara 1 sampai 4. Empar tim yaitu SSB WCP, SSB Pasinan, SSB Sindogres, SSB Jurit FC. Untuk memperebutkan juara 1 dan 2 yaitu SSB WCP melawan SSB Pasinan, untuk memperebutkan juara 3 dan 4 yaitu SSB Sindogres melawan SSB Jurit FC.
"Namun dalam memperebutkan juara 1 sampai 4 masih menunggu selesai Liga 3 nasional. Karena di stadion Gjos masih ditempati Liga 3 nasional,"ujarnya.
Nah dari hasil kompetisi sepakbola U15 nantinya akan muncul bibit - bibit baru untuk pemain sepakbola di Gresik. Sehingga sepak bola bisa mewarnai sepak bola. "Semoga dengan adanya pembinaan untuk U-15 ini bisa berkelanjutan untuk tahun berikutnya,"terangnya.
Sementara itu, Exco Usia Muda Askab PSSI Gresik, Agita Desi Dwijaning Ayu menjelaskan, bahwa dengan adanya pembinaan U-15 bisa berlanjut untuk tahun - tahun berikutnya. Sehingga sepakbola di Gresik semakin berkembang dan maju. "Semoga adanya pembinaan usia dini U15, sepakbola di Gresik semakin berkembang dan maju,"ungkapnya. (jar/rof)