Pelatih Gresik United (GU), Khusairi bersyukur timnya kembali meraih kemenangan setelah mengalahkan Perseden Denpasar pada laga kedua. "Kami bersyukur bisa diberi kemenangan dan tambahan tiga poin. Hasil yang maksimal berkat kerja keras pemain di lapangan dan patut diapresiasi,"kata Khusairi.
Lebih lanjut, Khusairi menjelaskan, meski lawan hanya membawa 14 pemain tetapi itu bukan sebuah alasan atau sebuah keuntungan bagi GU, karena di lapangan tetap pemain sebelas lawan 11."Salah satu keuntungannya lawan hanya 14 pemain, jika itu keuntungan, bisa juga tetapi di lapangan pemain tetap sebelas lawan sebelas. Tapi di luar beda, itu saja perbedaanya," kata Khusairi.
Sementara itu, asisten manajer Perseden Denpasar, Samsudin mengatakan, pertandingan hari ini berjalan dengan baik dan lancar meski ada banyak pemain yang cedera. "Alhamdulillah berjalan lancar laga tadi ada beberapa pemain cedera dan banyak pemain yang positif Omicron dan harus menjalani karantina di Surabaya,"ucapnya.
Selain itu, meski bermain dengan pemain pas-pasan yakni ada 14 pemain , namun pemain lain masih bisa mengimbangi permainan Gresik united meski kalah 2-1. "Iya ada 14 pemain yang positif Covid-19 dan melakukan karantina di Surabaya. Tapi 10 menit sebelum laga ada tambahan 2 pemain yang dinyatakan negatif jadi bisa main tadi,"terangnya.
Dalam pertandingan berikutnya berharap pada pertandingan terakhir nanti, pemain - pemain yang positif bisa kembali negatif, sehingga bisa menjalani pertandingan dan kembali lengkap tim. "Berharap hasil swab nanti bisa negatif pada laga terakhir, agar semua pemain bisa bermain semuanya. Mudah - mudahan saja cepat kembali negatif,"ungkapnya. (jar/han) Editor : Hany Akasah