Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Gresik, drg. Saifudin Ghozali mengatakan karena banyak nakes yang terpapar, Pemkab saat ini tengah menyelesaikan Peraturan Bupati (Perbup) tentang lowongan menjadi relawan kesehatan di Gresik. Ghozali memperkirakan Perbup itu dalam waktu dekat akan selesai. Sehingga bisa segera merekrut relawan kesehatan.
“Seperti kota lain, mungkin kami akan menawarkan kepada masyarakat yang ingin menjadi relawan,” jelasnya.
Sementara itu, banyaknya puskesmas yang bergantian tutup juga ditanggapi oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Gresik. Wakil Ketua IDI Gresik Dr. dr. Lestari Sudaryani, M.Kes mengatakan, pihak IDI kawatir terhadap para nakes yang saat ini menangani covid-19. Sebab satu persatu nakes gugur. Bahkan saat ini terdapat puluhan dokter dikonfirmasi positif.
“Dokter ini banyak yang re-infeksi atau pernah positif. Selain dokter para nakes juga banyak yang positif. Karena itu pihaknya meminta agar masyarakat bisa patuh prokes. Terutama untuk menunda ngopi di tempat. “Para nakes sudah kewalahan, mari bantu sama-sama,” katanya. (fir/rof) Editor : Hany Akasah