RADAR GRESIK - Deru mesin kendaraan yang memadati jalur utara Kabupaten Gresik pada Senin (23/3) siang mendadak tersendat. Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 1447 H, tepat di kawasan Jembatan Sembayat, sebuah mobil pemudik tiba-tiba terhenti di tengah jalan.
Bukan karena antrean lampu merah, melainkan mesin kendaraan tersebut tak lagi sanggup melaju. Pemudik asal Pasuruan yang membawa serta keluarganya itu hanya bisa pasrah saat pedal kopling mobilnya "ceplos" atau mengalami kerusakan serius.
Kondisi ini menjadi krusial karena terjadi tepat di jalur contraflow yang sedang diberlakukan petugas untuk mengurai kemacetan dari arah Kota Gresik menuju Bungah.
Baca Juga: Persiapan Arus Balik: Ini 5 Oleh-Oleh Khas Gresik yang Wajib Dibawa Pulang Beserta Lokasi Berburunya
Melihat potensi kemacetan panjang akibat kendaraan mogok tersebut, anggota Satlantas Polres Gresik yang tengah berjibaku mengatur lalu lintas di Simpang Tiga Betoyo hingga Sembayat langsung bergerak cepat.
Tak sekadar mengatur arus, petugas segera mengambil tindakan taktis dengan menghubungi montir bengkel terdekat agar perbaikan bisa dilakukan di lokasi.
Langkah ini diambil guna menghindari proses evakuasi yang memakan waktu lama dan berisiko memperparah kepadatan arus.
Baca Juga: Bentrok Malam di Gresik, Dua Pemuda Luka, Kades Tegaskan Bukan Lempar Obor, Ini Faktanya
Namun, perhatian petugas tidak hanya terpaku pada mesin mobil. Menyadari ada seorang ibu dan anak yang tampak kelelahan dan syok di dalam kendaraan, polisi segera melakukan evakuasi.
Dengan bantuan personel keamanan kawasan JIIPE, ibu dan anak tersebut diantar menuju wilayah Bungah agar mendapatkan tempat istirahat yang lebih layak dan aman.
Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa personelnya disiagakan bukan hanya untuk meniup peluit, melainkan menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat yang mengalami kendala darurat.
Baca Juga: Wujud Kemanusiaan, Petugas Rutan Gresik Hadirkan Nuansa Lebaran Lewat Tradisi Kupat Sayur
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat merasa aman dan terbantu, khususnya dalam situasi darurat di jalan. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama kami,” ujar AKP Nur Arifin, Senin (23/3).
Berkat respons cepat tersebut, titik sumbatan di jalur contraflow berhasil teratasi dan arus lalu lintas di kawasan Sembayat berangsur normal kembali. AKP Arifin juga memberikan catatan penting bagi para pemudik yang masih berada di perjalanan.
"Kami mengimbau para pemudik untuk memastikan kondisi fisik kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat. Perjalanan yang aman bukan hanya tentang sampai di tujuan, tetapi juga tentang kesiapan teknis sejak awal keberangkatan," pungkasnya.
Baca Juga: Pererat Silaturahmi, Polres Gresik Gelar Sholat Idulfitri 1447 H Berjamaah Bersama Warga
Aksi sigap petugas di tengah hiruk-pikuk arus mudik ini menjadi oase penyejuk, membuktikan bahwa di tengah jutaan orang yang bergerak pulang, selalu ada aparat yang siap siaga memberikan pertolongan di setiap jengkal perjalanan. (yud/han)
Editor : Hany Akasah