Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Peresmian Masjid Al-Fath Citra Sari Regency Gresik

Hany Akasah • Kamis, 8 Juni 2023 | 14:00 WIB
Foto 1 : FOTO BERSAMA : Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kapala BNNK Gresik AKBP Kartono, Adi Suprayitno, Admin and Relation Manager fasilitas produksi kakao Cargill di Gresik dan para tamu undangan foto bersma dengan para pemenang lomba video instag
Foto 1 : FOTO BERSAMA : Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kapala BNNK Gresik AKBP Kartono, Adi Suprayitno, Admin and Relation Manager fasilitas produksi kakao Cargill di Gresik dan para tamu undangan foto bersma dengan para pemenang lomba video instag
GRESIK - Jajaran Direksi PT Petrokimia Gresik meresmikan Masjid Al-Fath yang berada di dalam komplek perumahan Citra Sari Regency (CSR) Jalan Raya Banjarsari, Kecamatan Cerme. Masjid dengan luas 1.000 meter persegi yang dibangun oleh Koperasi Konsumen Karyawan Petrokimia Gresik (K3PG) itu menjadi rumah ibadah yang memadukan konsep Eco Friendly dan Green Building pertama di Kota Wali.

Kegiatan peresmian masjid dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo. Tidak ketinggalan, Direktur Operasi Produksi PG, Digna Jatingsih, seluruh pengurus K3PG, para pimpinan anak perusahaan dibawah grup Petrokimia Gresik serta tokoh masyarakat Perum Citra Sari Regency juga hadir dalam kesempatan itu.

Ketua Pengurus K3PG, Awang Djohan Bachtiar mengatakan, masjid yang diberinama Al Fath merupakan salah satu fasilitas yang dipersembahkan developer kepada para penghuni Perumahan Citra Sari Regency. Selain untuk ibadah, diharapkan keberadaan masjid akan mampu menjadi sarana bagi warga untuk berkumpul, berinteraksi agar menambah kekompakan dan keguyuban antara penghuni satu dengan yang lain.

Baca Juga : K3PG Sasar Pasar Premium, Perkenalkan Produk Air Mineral Baru

"Kami ingin para penghuni perumahan tidak hanya memiliki tempat ibadah yang representatif melainkan juga rumah ibadah modern dengan konsep ramah lingkungan," kata dia.

Diungkapkan, Masjid Al Fath yang berarti Kemenangan ini dibangun dengan 541 ton material Fly Ash Bottom Ash (FABA) atau limbah sisa pembakaran batubara yang selama ini jarang dimanfaatkan. Bahkan, sebelum tahun 2020, FABA sempat menjadi barang dengan status berbahaya dan beracun.



"FABA kami jadikan salah satu komponen dari material cor sehingga mengurangi penggunaan semen. Dengan inovasi ini kami berhasil melakukan konversi pengurangan emisi hingga 149 ton karbon serta efisiensi biaya pembangunan cukup signifikan," tuturnya.

Adapun inovasi lain yang dilakukan K3PG yakni dengan menanamkan beton porous sebagai lantai dasar halaman masjid. Menurut Awang, beton porous hasil kreasi K3PG memiliki beragam keunggulan salah satunya dapat secara cepat menyerap air hujan. Nah, air hujan yang masuk ke rongga beton akan dialirkan menuju Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan taman yang ada di sekeliling masjid.

"Kami memiliki semangat menghadirkan Green Building dengan konsep terbuka dari cahaya. Dengan bangunan yang terbuka, secara otomatis akan memudahkan angin masuk sehingga tidak memerlukan air conditioner. Hal ini bisa membuat masjid hemat listrik. Disamping itu, kami melibatkan Petrosida Gresik untuk mengaplikasikan insektisida agar bangunan terhindar dari rayap," tandasnya.

Baca Juga : K3PG Hadirkan Kembali New Cluster Untuk Bidik Pasar Milenial

Mendengarkan paparan Ketua K3PG, Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Dwi Satrio Annurogo mengaku bangga atas diresmikannya masjid Al-Fath. Diharapkan kehadiran Masjid Al Fath tidak hanya bisa memberikan keteduhan kepada setiap jamaahnya namun berkontribusi besar dalam menurunkan suhu panas bumi.

"Kehadiran masjid ini menjadi wujud dari komitmen Petrokimia Gresik yang tidak hanya ingin tumbuh berkembang sendiri melainkan juga tumbuh berkembang bersama masyarakat," ujar Dwi Satriyo.

Baca Juga : K3PG Luncurkan Klaster Amarilis, Hunian Berkualitas di Kota Santri

Harapan lain yang disampaikan Dwi yakni agar kelak Masjid Al-Fath tidak hanya menjadi pusat spiritual melainkan juga pusat pendidikan islami. Menurutnya, dengan hidupnya lingkungan pendidikan diarea msjid akan mendukung pembentukan karakter manusia yang baik serta memegang teguh nilai ajaran agama.

"Masjid ini cukup megah, semoga kedepan akan menjadi simbol kebersamaan, kedamaian dan persatuan. Untuk itu, Masjid Al Fath harus terbuka untuk semua jamaah agar fungsi masjid bisa selaras dengan namanya yakni siapapun yang datang beribadah kesini merupakan para pemenang," tandasnya. (*/fir) Editor : Hany Akasah
#Citra Sari Regency #Masjid Al-Fath #K3PG #Petrokimia Gresik #peresmian