Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Rawan Bencana, Ning Lia Istifhama Minta BPBD Jatim Pantau Distribusi Logistik Pilkada 2024 Agar Tetap Aman

Hany Akasah • Rabu, 27 November 2024 | 01:45 WIB
Anggota Komite III DPD RI Lia Istifhama lakukan kunjungan kerja ke Kantor BPBD Jatim, Senin (25/11/24)
Anggota Komite III DPD RI Lia Istifhama lakukan kunjungan kerja ke Kantor BPBD Jatim, Senin (25/11/24)

RADAR GRESIK - Jelang Coblosan Pilkada Serentak 27 November 2024, Anggota Komite III DPD RI Lia Istifhama lakukan kunjungan kerja ke Kantor BPBD Jatim, Senin (25/11/24). Kehadiran senator cantik itu disambut secara langsung oleh Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto, dengan didampingi Sekretaris BPBD Jatim Andhika N Sudigda, Plt. Kabid PK Dadang Iqwandy, Plt. Kabid RR Dhani Aribowo dan Pengolah Data Bidang KL, Suprapto. 

Ning Lia melakukan pengawasan atas Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, Khususnya terkait lsu Penyalahgunaan Bantuan Sosial dalam Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024.

“Maksud kedatangan saya sebagai bentuk mengemban tugas DPD RI melakukan pengawasan terkait Pilkada Serentak, baik terkait netralitas maupun kesiapan distribusi logistik pada area rawan bencana,” terangnya.

Terlebih lagi, bencana yang mulai marak terjadi di berbagai daerah, menurutnya berpotensi menjadi kendala bagi pendistribusian logistik Pilkada yang akan berlangsung Rabu (27/11/2024). 


“Hasil pertemuan dengan BPBD Jatim, bahwa semua bantuan yang disalurkan oleh BPBD Jatim murni atas kemanusiaan dan kebutuhan atas tanggap darurat kebencanaan. Dengan kata lain lain tidak ada satupun afiliansi dengan paslon pilkada manapun,” tegasnya.

Legistator milenial tersebut juga mengapresiasi langkah BPBD Jatim terkait distribusi logistik Pilkada.

“BPBD Jatim juga menyampaikan bahwa mereka melakukan koordinasi multisektoral, diantaranya dengan penyelenggara pemilu berkaitan dengan distribusi ke area rawan bencana. Sebagai contoh ketersediaan perahu karet, tenda darurat, dan sebagainya. Jadi BPBS Jatim telah secara gamblang menunjukkan kerja aktif kesuksesan Pilkada serentak, terutama saat pencoblosan Rabu besok,” imbuhnya.

Sedangkan Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto, selain menyampaikan terima kasih atas kunjungan anggota DPD RI Lia Istifhama ke BPBD Jatim, juga menyampaikan ragam potensi bencana yang dimiliki Jatim saat ini.

“Ancaman di Jatim sebanyak 14 ancaman bencana, diantaranya likuifaksi, fenomena hilangnya kekuatan lapisan tanah yang terjadi akibat adanya beban siklis atau getaran, seperti gempa bumi. Jadi ada berbagai langkah yang telah dilakukan BPBD Jatim dalam upaya penanganannya, baik saat pra bencana, saat tanggap darurat maupun saat pasca bencana,” katanya.

Selain itu, juga ada bencana hidrometeorologi saat ini, ia memaparkan, bahwa sejumlah kejadian bencana saat ini telah terjadi di sejumlah daerah, mulai dari bencana banjir, angin kencang, hingga tanah longsor.

"Maka sesuai dengan arahan Bapak Mendagri, BPBD memang diminta untuk membantu pelaksanaan Pilkada serentak di daerah yang terdampak bencana, khususnya dalam pendistribusian logistik," ujarnya. 

Bukan hanya itu, Gatot pun menyampaikan potensi megathrust di wilayah pesisir selatan.

“Secara global, kita memiliki potensi bencana dunia yaitu megathrust di wilayah pesisir selatan. Ini menjadi perhatian kita semua karena kita masih memiliki kendala akses jalan kecil dan tidak rata sehingga tidak memungkinkan kelancaran evakuasi. Kita bicara potensi kepanikan dan sebagainya, sehingga perlunya infrastruktur yang optimal karena potensi bencana ini diantaranya munculnya tsunami.”

Di akhir kunjungan, Gatot juga meminta dukungan kepada Anggota DPD RI dan pemerintah pusat untuk membantu penanganan bencana di Jatim, khususnya penanganan normalisasi jalur sungai di kawasan Gunung Semeru yang saat ini sudah dipenuhi material batuan dan pasir.

Bantuan itu dibutuhkan karena sungai tersebut menjadi kewenangan banyak pihak, mulai dari BBWS, Pemerintah pusat, provinsi hingga daerah. 

"Untuk penyintas erupsi Gunung Semeru di Lumajang juga perlu dukungan terkait pemberdayaan sosial dan ekonominya," tambahnya. (han)

Editor : Hany Akasah
#BPBD #gresik #jawa timur #Bencana #Lia Istifhama #Ning Lia #pilkada