BAWEAN- Pemerintah Kabupaten Gresik (Pemkab) melakukan perbaikan secara merata di seluruh wilayahnya. Kali ini, giliran Pulau Bawean yang akan digarap infrastruktur dan sarana pendukungnya.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pengerjaan rekonstruksi jalan dan sarana pendukungnya ditargetkan dikerjakan tahun ini dengan memanfaatkan dana Inpres. Pengerjaan tersebut, di antaranya adalah preservasi Jalan Tanjung Ori — Paromaan sepanjang 3,34 km dan preservasi Jalan Tambak - Diponggo Kecamatan Tambak sepanjang 4,49 km.
Disamping itu, dilakukan juga pembangunan saluran drainase sepanjang 2,4 km pada ruas Jalan Sangkapura — Tambak, dan 738 meter pada ruas Jalan Sangkapura — Diponggo.
"Rekonstruksi jalan yang kita sasar ini punya arti penting bagi masyarakat Bawean. Kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik terus menggenjot potensi Bawean baik dalam sektor wisata, maupun Bawean sebagai pulau pendidikan yang kemarin (Rabu, 12/07) kami launching," terang Bupati Yani.
Ditambahkan, ruas Jalan Tanjung Ori — Paromaan merupakan ruas jalan yang "membelah" Pulau Bawean. Jalur ini memudahkan akses masyarakat, lantaran menjadi akses penghubung antara Pelabuhan Bawean di Kecamatan Sangkapura menuju ke Bandara Harun Thohir di Kecamatan Tambak.
"Sebelumnya, untuk mengakses 2 lokasi vital tersebut masyarakat menggunakan akses jalur lingkar Pulau Bawean. Jalur ini tentunya makan waktu yang lebih lama dibanding nanti jika jalur tengah (Jalan Tanjung Ori — Paromaan) sudah rampung," ungkapnya.
Baca Juga: Ratusan Data Ganda Ditemukan Disdukcapil di Bawean
Pulau Bawean merupakan satu-satunya pulau yang masuk dalam wilayah Kabupaten Gresik. Terletak di 120 km di utara Gresik. Pulau tersebut terdiri dari dua kecamatan (Kecamatan Sangkapura dan Kecamatan Tambak). Selain keindahan alam dan potensi hasil laut yang luar biasa, baru-baru ini Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menasbihkan Bawean sebagai Pulau Rintisan Pendidikan.
Program Bawean Rintisan Pulau Pendidikan merupakan realisasi program Nawakarsa "Gresik Cerdas" yang diusung oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati, Aminatun Habibah.
"Maka ini menjadi embrio awal dalam mengembangkan pendidikan di Bawean melalui kolaborasi dengan Universitas yang ada di Gresik," kata Bupati Yani saat melaunching Program Bawean Rintisan Pulau Pendidikan di Alun-alun Kecamatan Sangkapura.
Dijelaskan, program ini diawali dengan kegiatan English Camp di pondok pesantren (Ponpes) MBI Mambaul Falah, Desa Sukaoneng, Kecamatan Tambak. Pesertanya terdiri dari 42 siswa SMP Negeri dan Swasta dari Gresik daratan dan 42 siswa SMP dari Bawean. Mereka dibekali dengan pembelajaran Bahasa Inggris dan pendidikan karakter selama 14 hari, mulai tanggal 2-15 Juli 2023. (han)
Editor : Hany Akasah