Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Serap Aspirasi Konstituen, Fraksi Gerindra DPRD Gresik Soroti Infrastruktur hingga Kesejahteraan

Fajar Yuliyanto • Kamis, 5 Maret 2026 | 16:32 WIB

Lapor : Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Gresik Muhammad Kurdi saat memberikan hasil reses.
Lapor : Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Gresik Muhammad Kurdi saat memberikan hasil reses.

RADAR GRESIK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik menggelar rapat paripurna penyampaian laporan hasil reses masa persidangan II tahun sidang II 2026 pada Kamis (5/3).

Dalam kesempatan tersebut, anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Gresik, Muhammad Kurdi, memaparkan secara komprehensif berbagai aspirasi yang berhasil dihimpun dari sejumlah daerah pemilihan di seluruh penjuru Kabupaten Gresik.

Pria yang akrab disapa Gus Kurdi ini menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan kewajiban konstitusional setiap anggota dewan untuk menyerap dan menghimpun suara masyarakat. Langkah ini selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta peraturan tata tertib DPRD.

“Kegiatan reses ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat, menampung pengaduan, serta memberikan pertanggungjawaban moral dan politis kepada konstituen di daerah pemilihan masing-masing,” kata Gus Kurdi dalam rapat Paripurna tersebut.

Selama masa reses, para anggota DPRD melakukan dialog intensif dengan berbagai elemen, mulai dari perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga akademisi.

Berdasarkan laporan yang masuk dari wilayah daratan hingga Kepulauan Bawean—mencakup Kecamatan Gresik, Kebomas, hingga Sangkapura dan Tambak—Fraksi Gerindra merangkum sejumlah persoalan krusial yang mendesak untuk segera ditangani.

Di sektor pembangunan, persoalan infrastruktur seperti penanganan banjir, perbaikan jalan rusak, normalisasi sungai, hingga pemenuhan Penerangan Jalan Umum (PJU) masih menjadi keluhan utama warga.

Selain itu, bidang kesehatan juga menjadi sorotan, terutama terkait rehabilitasi fasilitas kesehatan, penambahan tenaga medis, serta optimalisasi program Universal Health Coverage (UHC) dan layanan BPJS.

Terkait bidang pendidikan dan ekonomi, masyarakat mengusulkan adanya peningkatan kesejahteraan guru dan perbaikan sarana sekolah.

Di sisi lain, isu ketenagakerjaan menjadi perhatian serius, di mana warga menuntut adanya penyerapan tenaga kerja lokal yang lebih optimal di industri-industri besar yang beroperasi di wilayah Gresik.

Dukungan terhadap UMKM, ketersediaan pupuk bagi petani, hingga modernisasi alat tangkap bagi nelayan juga masuk dalam poin-poin utama laporan tersebut.

Gus Kurdi menegaskan bahwa seluruh masukan ini merupakan potret nyata dari kebutuhan mendasar warga Gresik yang harus mendapatkan perhatian serius dari eksekutif.

“Secara umum, masyarakat berharap adanya peningkatan infrastruktur dasar, pelayanan kesehatan, serta penguatan sektor ekonomi masyarakat seperti UMKM, pertanian, dan ketenagakerjaan,” tegasnya.

Menutup laporannya, Fraksi Gerindra berharap Pemerintah Kabupaten Gresik menjadikan hasil reses ini sebagai acuan utama dalam merumuskan kebijakan dan program pembangunan di masa mendatang agar lebih tepat sasaran.

“Semoga aspirasi yang telah kami himpun dapat ditindaklanjuti dan direalisasikan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gresik,” tutup Gus Kurdi. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#Gerindra #gresik #Laporan #dprd #reses