Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

DPRD Jatim Dorong Pelaku Seni Budaya Lestarikan Warisan Lokal di Tengah Gempuran Budaya Asing

Fajar Yuliyanto • Rabu, 17 Desember 2025 | 04:32 WIB
MEMAPARKAN : Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur MH. Rofiq saat memaparkan seni dan budaya lokal.
MEMAPARKAN : Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur MH. Rofiq saat memaparkan seni dan budaya lokal.

RADAR GRESIK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur memberikan apresiasi tinggi kepada para pelaku dan pegiat budaya di Jawa Timur atas dedikasi mereka dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah.

Sebanyak 20 orang pelaku seni budaya dari Kabupaten Gresik dan Lamongan menerima apresiasi ini sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, MH. Rofiq, menyampaikan bahwa seni dan budaya memegang peran vital dalam membentuk jati diri bangsa. Ia menyoroti fenomena negara maju yang sukses mengekspor budayanya, seperti popularitas Drama Korea (Drakor) secara global.

"Di sisi lain, kita justru prihatin karena banyak anak-anak kita yang sudah tidak mengenal budayanya sendiri. Kalau ini dibiarkan, budaya kita bisa mati karena tidak ada generasi muda yang meneruskannya," kata Rofiq saat bertemu dengan para pelaku seni di kantor Disparekrafbudpora Kabupaten Gresik, Selasa (16/12).

Rofiq menekankan bahwa seni dan budaya Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan bahkan diekspor, namun hal itu harus dimulai dengan menghidupkan dan mengenalkannya kembali sejak dini kepada generasi muda.

"Terus terang, seni dan budaya ini sering dianggap sepele, padahal ini bagian dari problematika besar bangsa. Kalau seni dan budaya mati di negeri sendiri, itu sesuatu yang mengurangi kualitas kehidupan bangsa Indonesia," tegasnya.

Ia menyebutkan, hingga saat ini, sudah ada 500 pelaku dan pegiat seni dan budaya di Provinsi Jawa Timur yang tercatat telah menerima apresiasi serupa.

"Intinya seni dan budaya kita jangan sampai mati di negeri kita sendiri. Berharap seni dan budaya tetap dihidupkan dan dilestarikan," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Gresik, Muhammad Kurdi, turut mengungkapkan rasa bahagianya atas penghargaan yang diterima oleh rekan-rekan pelaku seni budaya tersebut.

"Saya ikut bungah melihat wajah-wajah para pelaku seni budaya yang tampak bahagia. Kerja dan pengabdian mereka akhirnya mendapat penghargaan," ujar politisi Fraksi Gerindra Gresik ini.

Kurdi berharap agar kegiatan apresiasi semacam ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dan menjadi inspirasi bagi Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Kabupaten Gresik untuk juga memberikan penghargaan kepada para pelaku seni budaya di tingkat daerah.

"Kami berharap kepada Disparekrafbudpora Gresik bisa memberikan apresiasi kepada pelaku seni dan budaya di Gresik," pungkasnya. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#Disparekrafbudpora #Gerindra #gresik #Rofiq #DPRD Jatim